Kebiasaan Sehat

Trik Membangun Kebiasaan Baru dan Mempertahankannya

Dipublish tanggal: Feb 14, 2019 Update terakhir: Agu 4, 2020 Waktu baca: 2 menit
Trik Membangun Kebiasaan Baru dan Mempertahankannya

Melepaskan diri dari kebiasaan buruk yang begitu melekat lantaran dilakukan berulangkali ini memang tidak selalu mudah. Namun bukan berarti tidak mungkin untuk Anda lakukan. Mendisplinkan diri memang sulit, namun begitu Anda  berhasil memaksakan suatu kondisi yang tidak nyaman agar berlangsung selama beberapa lama, hal ini akan menjadi kebiasaan baru yang sulit dilepaskan. 

Bagaimana Cara Membangun Kebiasaan Positif Baru dan Mempertahankannya?

Trik-trik berikut ini dapat membantu Anda untuk membangun kebiasaan baru yang lebih positif, dan mempertahankannya.

Iklan dari HonestDocs
Beli Fungiderm CR 5G via HonestDocs

Berguna untuk mengatasi infeksi jamur kulit dan kuku, yang disebabkan dermatofit, candida dan jamur. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Fungiderm cr 5g 1

1. Motivasi diri Anda dengan tujuan besar yang benar-benar ingin Anda capai

Pasang target impian Anda yang besar dan saat ini mustahil untuk dicapai, terutama dengan adanya kebiasaan-kebiasaan kurang baik yang Anda pertahankan. Dengan adanya motivasi ini, tekad kuat   seharusnya dapat membantu Anda untuk berusaha lepas dari kebiasaan lama, demi mencapai impian Anda tersebut. Untuk membangun kebiasaan baik yang dapat membantu menggapai impian, Anda dapat menjalankan teknik macro goals micro quota, yaitu Anda hanya perlu melakukan tahap demi tahap dan langkah kecil setiap harinya, untuk mencapai tujuan yang lebih besar. 

2. Rencanakan rangkaian perilaku Anda

Penyebab sebuah kebiasaan menjadi sangat sulit diatasi adalah karena adanya hal-hal dari kebiasaan tersebut yang melekat dalam diri kita. Jangan berusaha melawan dan menghilangkan total kebiasaan yang sudah melekat ini, malah tambahkanlah kebiasaan baru sehubungan dengan kebiasaan lama yang Anda miliki ini, untuk membangun rangkaian kebiasaan dan rangkaian perilaku berulang. Jangan hanya bikin target makan makanan yang sehat, tapi buatlah yang lebih spesifik, misalnya Anda hanya akan makan sayuran saja saat makan siang. Cara ini lebih mudah dipraktikkan. .

3. Kurangilah opsi yang berlebihan

Banyaknya pilihan yang harus Anda buat setiap harinya berkontribusi pada terbuangnya waktu dan aktivitas, serta kebiasaan Anda yang menjadi kurang efektif. Anda dapat membuat keputusan untuk mengurangi opsi yang Anda miliki, misalnya hanya akan memakai tiga buah celana untuk dipakai bergantian, serta hanya akan makan sepuluh sendok nasi setiap kali makan. Jadikan ini hal paten yang tidak boleh diganggu gugat, dan Anda pun memiliki kebiasaan yang baru.

4. Proses rencana Anda

Saat sedang membayangkan diri Anda menjalani kebiasaan baru yang sehat dan positif, seringkali Anda tidak tahu alasan mengapa Anda menginginkan kebiasaan baru tersebut terjadi pada diri Anda. Saat Anda tahu alasan mengapa Anda ingin menjalani kebiasaan yang baru, hasilnya akan lebih efektif dengan kesempatan berhasil untuk menjalankannya secara maksimal dan konsisten yang lebih besar.

17 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Get Used to It! Building Habits that Stick. HealthHub. (https://www.healthhub.sg/live-healthy/1791/get-used-to-it-building-habits-that-stick)
How to Break a Habit: 15 Tips for Success. Healthline. (https://www.healthline.com/health/how-to-break-a-habit)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app