Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Anak Usia Sekolah

Tips Menghentikan Kebiasaan Menggigit Kuku Pada Anak

Update terakhir: SEP 23, 2019 Waktu baca: 2 menit
Telah dibaca 879.004 orang

Tips Menghentikan Kebiasaan Menggigit Kuku Pada Anak

Menggigiti kuku merupakan salah satu kebiasaan buruk yang diadaptasi oleh anak sejak kecil. Kebiasan ini bisa dipicu oleh rasa penasaran, bosan, pengalih stres, atau karena meniru seseorang. Kebanyakan anak menjadi mudah menggigiti kuku karena bisa menghilangkan perasaan gugup. 

Tindakan menggigiti kuku ini biasanya sampai melukai jarinya dan kerap terjadi secara tidak sadar atau karena dipicu oleh suatu situasi yang terjadi di sekelilingnya. Kebiasaan ini dapat berhenti dengan sendirinya, namun dapat juga berlangsung lebih lama hingga dia dewasa. Bila Anda tidak ingin kebiasaan ini terbawa hingga ia dewasa, Anda perlu menghentikannya dengan 5 cara ini. 

1.Cari tahu dan bantu anak untuk mengatasi penyebab rasa cemasnya.
Bukan tanpa alasan si kecil menggigit kukunya. Biasanya menggigiti kuku merupakan respons anak terhadap perasaan tertekan yang dialaminya. Karena itu, Anda tidak boleh mengabaikan keadaan ini, Anda harus turun tangan untuk mencari tahu dan  solusi dari hal-hal yang menjadi penyebab anak merasa tertekan. Jika orang tua memiliki kecurigaan mengenai masalah yang menyebabkan anak tertekan, seperti pindah rumah, pindah sekolah atau ujian yang akan datang, ajak anak berbicara mengenai kecemasan yang dirasakannya. Anda dapat memancing anak dengan menebak alasannya menggigit kuku, alasan yang terdengar tidak masuk akal, agar anak mau membuka diri pada Anda.

2.Jangan mengomel, apalagi menghukum anak atas kebiasaannya ini.
Jika Anda ingin anak bisa menghentikan kebiasaannya ini, Anda tidak bisa begitu saja mengomeli anak dan menyuruhnya berhenti. Jika anak melakukannya secara tidak sadar, hukuman tidak akan membuat kebiasaan ini berhenti. Tindakan tegas yang dapat dilakukan adalah membatasi waktu-waktu di mana anak tidak Anda perkenankan untuk menggigiti kuku, seperti saat sedang makan bersama keluarga. Jangan merasa frustrasi jika anak tetap tidak berhenti dari kebiasaan ini, dan jangan bosan untuk memberikan kesempatan pada anak untuk mencoba lagi sampai berhasil. Bantulah anak dengan selalu memastikan kukunya terpotong rapi dan pendek. Ingatkan anak untuk sering mencuci tangan. Perlu Anda ingat bahwa semakin anak merasa dihukum, malah akan semakin sulit bagi dirinya untuk melepaskan diri dari kebiasaannya ini.

3.Bantulah anak, terutama saat anak ingin menghentikan kebiasaan menggigit kuku ini namun tidak mampu mengontrol dirinya.
Ajak anak berdiskusi mengenai kebiasaannya ini dan berikan pengertian pada anak mengenai apa yang mungkin menyebabkan kebiasaannya ini. Jelaskan bahwa kebiasaan buruk anak ini sangat mungkin dihentikan jika anak mau berusaha. Tunjukkan bahwa Anda siap membantu anak dan mengingatkan anak untuk berhenti menggigiti kukunya. Mintalah persetujuan anak, apakah Anda boleh menegur saat dirinya kambuh lagi, kembali menggigiti kuku. Biasanya, anak yang berusia lebih dewasa tidak ingin diingatkan terus-menerus karena tidak suka merasa malu. 

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit