Rekomendasi Obat untuk Penyakit Kulit Herpes

Dipublish tanggal: Agu 18, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Mar 6, 2020 Waktu baca: 3 menit
Rekomendasi Obat untuk Penyakit Kulit Herpes

Penyakit herpes merupakan penyakit kulit yang menimbulkan ruam menyakitkan dan terkadang juga menyebabkan nyeri. Salah satu jenis penyakit kulit ini disebabkan oleh virus varicella zoster di mana virus tersebut juga merupakan penyebab dari penyakit kulit cacar air. 

Nama lain dari herpes kulit adalah herpes zoster, di mana penyakit ini biasanya akan pulih dalam waktu 2-3 minggu jika ditangani dengan pengobatan yang benar. Herpes zoster atau cacar ular juga sangat mudah menular melalui sentuhan atau cairan yang terdapat pada luka.

Iklan dari HonestDocs
Beli IMBOOST FORCE 10TAB 1 STRIP via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Imboost force tablet 4

Gejala penyakit kulit herpes

Gejala herpes pada kulit umumnya ditandai dengan dengan munculnya tanda berikut:

  • Muncul ruam berwarna merah pada kulit
  • Ruam muncul berkelompok dan disertai rasa sakit, panas, perih, dan terbakar
  • Muncul lentingan berisi cairan yang mudah pecah yang terasa gatal dan nyeri
  • Demam
  • Sakit kepala
  • Mudah merasa lelah
  • Kesemutan pada area tubuh tertentu
  • Mati rasa
  • Permukaan kulit yang terkena sinar matahari terasa nyeri 

Baca juga: Penyebab, Gejala, dan Pengobatan Herpes

Faktor resiko terkena penyakit herpes

Penyakit kulit herpes bisa terjadi pada golongan-golongan tertentu, terutama pada orang yang tidak pernah mengalami cacar air sebelumnya saat masa kanak-kanak. Berikut ini adalah beberapa faktor lain yang beresiko menyebabkan terinfeksi herpes:

  • Sudah berusia 50 tahun atau lebih
  • Menderita penyakit yang dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh seperti HIV/AIDS dan kanker
  • Menjalani pengobatan radiasi dan kemoterapi
  • Mengonsumsi obat yang melemahkan sistem imun tubuh, seperti kortikosteroid

Pengobatan penyakit herpes

Pemberian obat adalah salah satu langkah yang dapat membantu mengurangi gejala herpes dan membantu kesembuhan penderita dengan memperpendek masa infeksi. Untuk pengobatan herpes, dokter akan memberikan obat antivirus seperti asiklovir, valasiklovir dan famsiklovir. Obat acyclovir juga tersedia dalam bentuk krim yang dapat dioleskan langsung pada luka bekas herpes.

Selain pemberian obat-obat tersebut, dokter juga akan memberikan obat pendamping untuk mengurangi rasa tidak nyaman yang dirasakan oleh penderita, di antaranya:

Obat anti radang

Obat antiradang adalah obat golongan ibuprofen atau NSAID yang berfungsi meringankan rasa sakit dan peradangan yang terjadi akibat herpes zoster.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Kulit via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 6

Obat-obatan analgesik

Pemberian obat analgesik atau obat pereda nyeri bertujuan untuk mengurangi rasa sakit dan rasa tidak nyaman akibat herpes kulit (cacar ular). 

Antikonvulsan

Biasanya, obat jenis ini diberikan untuk mengatasi kejang-kejang, namun pada penderita herpes kulit, obat antikonvulsan seperti gabapentin diberikan untuk pengobatan rasa nyeri yang tak kunjung hilang.

Antihistamin

Obat dalam golongan antihistamin juga termasuk obat diphenhydramine di mana penggunaan obat ini bertujuan untuk menangani alergi, namun pada herpes kulit, penggunaan obat ini bertujuan untuk mengurangi rasa gatal pada kulit. Karena kebiasaan menggaruk ruam dan luka herpes akan membuat penyakit semakin meluas.

Selain menggunakan daftar obat di atas, perawatan kulit di rumah juga dapat membantu mempercepat kesembuhan dari herpes kulit, di antaranya:

  • Mandi air dingin yang dicampur dengan antiseptik
  • Kompres air dingin pada area kulit dengan ruam
  • Mengoleskan losion calamine pada bagian yang gatal
  • Keringkan tubuh setelah mandi dengan menghindari gesekan antara ruam dengan handuk
  • Tepuk-tepuk ringan handuk pada tubuh saat mengeringkan tubuh setelah mandi
  • Jangan menggaruk ruam pada permukaan kulit karena akan menimbulkan komplikasi dan nyeri pada kulit
  • Jangan memecah lenting walau rasanya sangat gatal
  • Perbanyak istirahat untuk meredam keinginan menggaruk dan menjaga kondisi tubuh agar pemulihan berjalan cepat

Penyakit kulit herpes merupakan penyakit yang menyebabkan penderitanya merasa tidak nyaman dan menghambat total aktivitas harian. Karena penderita herpes disarankan untuk memperbanyak waktu istirahat demi menghindari pecahnya lenting-lenting pada permukaan kulit yang bisa menyebabkan komplikasi lebih serius.

Jika pengobatan di atas masih belum ampuh memperbaiki kondisi herpes seperti munculnya rasa tidak nyaman dan nyeri yang tak kunjung hilang segeralah berkonsultasi pada dokter.

Baca juga: Bahaya Penyakit Cacar Ular (Herpes Zoster) pada Manusia

4 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Treatment of Common Cutaneous Herpes Simplex Virus Infections. American Academy of Family Physicians (AAFP). (https://www.aafp.org/afp/2000/0315/p1697.html)
Effective Treatments for Herpes. Verywell Health. (https://www.verywellhealth.com/herpes-treatment-3133020)
Herpes: Symptoms, causes, and treatment. Medical News Today. (https://www.medicalnewstoday.com/articles/151739)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app