Rambut Rontok: Jenis-Jenis Rambut Rontok

Dipublish tanggal: Feb 22, 2019 Update terakhir: Nov 10, 2020 Tinjau pada Mei 6, 2019 Waktu baca: 2 menit
Rambut Rontok: Jenis-Jenis Rambut Rontok

Setiap orang pasti pernah mengalami rambut rontok, ada yang rontoknya sedikit-sedikit ada juga yang rontoknya banyak-banyak sampai rambutnya hampir habis bahkan sampai botak. Jika seseorang mengalami rambut rontok, ia harus mengetahui apakah itu normal ataukah suatu penyakit serius yang memerlukan pengobatan khusus. Oleh karena itu disini saya tuliskan artikel yang bertema Jenis-jenis Rambut Rontok.

Sebelum kita membahas lebih lanjut mengenai jenis-jenis rambut rontok, perlu diketahui pertumbuhan normal rambut itu sendiri, agar mudah difahami nantinya.

Iklan dari HonestDocs
Booking Klinik Perawatan Rambut via HonestDocs

Dapatkan diskon hingga 70% paket perawatan rambut hanya dari HonestDocs. Klik dan booking sekarang!

Rambut dalam tubuh kita memiliki akar atau folikel rambut yang terletak pada kulit, folikel rambut ini memiliki siklus yang dipengaruhi oleh umur, penyakit dan banyak faktor lainnya. Siklus hidup folikel rambut ini memiliki 3 fase :

Anagen - pertumbuhan rambut aktif. Catagen -  fase transisi atau regresi . Telogen - Fase istirahat. siklus pertumbuhan dimulai lagi untuk membuat rambut baru.

Jenis-Jenis Rambut Rontok

Rambut Rontok dalam istilah kedokteran disebut dengan Alopecia, Jenis rambut rontok (alopecia) ada banyak, diantaranya :

1. Rambut rontok normal

Kerontokan rambut yang menyebabkan penipisan rambut secara bertahap seiring dengan bertambahnya usia adalah suatu kondisi alami yang dikenal sebagai alopecia involusional. Hal ini terajadi, karena folikel rambut semakin banyak masuk pada fase telogen (istirahat sehingga  rambut menjadi lebih pendek dan berkurang jumlahnya.

2. Alopecia Androgenik

Alopecia Androgenik merupakan rambut rontok yang dipengaruhi oleh kondisi genetik yang dapat mempengaruhi baik pria maupun wanita. Pria dengan kondisi ini dapat mulai menderita kerontokan rambut pada usia remaja atau awal 20-an, sedangkan kebanyakan wanita tidak mulai mengalami kerontokan rambut pada usia 40-an atau lebih tua.

3. Alopecia Areata

Rambut rontok pada area tertentu pada anak-anak dan dewasa muda, rambut rontok berupa patch pada daerah tertentu. Kondisi ini dapat menyebabkan kebotakan lengkap, namun sekitar 90% kasus rambut dapat tumbuh kembali, biasanya dalam beberapa tahun.

Iklan dari HonestDocs
Booking Klinik Perawatan Rambut via HonestDocs

Dapatkan diskon hingga 70% paket perawatan rambut hanya dari HonestDocs. Klik dan booking sekarang!

Alopecia areata - Kerontokan rambut pada area tertentu

4. Alopecia Universalis

Pada alopecia universalis, semua rambut tubuh rontok.

5. Trikotilomania

Rambut rontok pada trikotilmania ini terjadi karena disengaja akibat penderita mencabuti rambutnya sendiri, penyakit ini merupakan gangguan psikologis yang terlihat paling sering pada anak-anak.

6. Telogen effluvium

Rambut menipis di atas kulit kepala yang terjadi karena perubahan dalam siklus pertumbuhan rambut.  Telogen effluvium merupakan pelepasan rambut telogen dalam jumlah yang berlebihan yang disebabkan oleh kelainan siklus rambut, tanpa disertai peradangan.

 

24 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Phillips T, et al. Hair loss: Common causes and treatment. American Family Physician. 2017;96:371.
Safety announcement. U.S. Food and Drug Administration. http://www.fda.gov/Drugs/DrugSafety/ucm258314.htm.
McMichael A. Female pattern hair loss (androgenetic alopecia in women): Pathogenesis, clinical features and diagnosis. https://www.uptodate.com/contents/search.

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app