Polusi Udara Jakarta Sempat Menurun, Apakah Itu Efek Listrik Mati?

Dipublish tanggal: Agu 5, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 2 menit
Polusi Udara Jakarta Sempat Menurun, Apakah Itu Efek Listrik Mati?

Seperti yang diketahui, hari Minggu (4/8) kemarin, pemadaman listrik terjadi di hampir sebagian Pulau Jawa, terutama wilayah DKI Jakarta hingga Jawa Barat. Hal tersebut tentunya berdampak pada berbagai aktivitas masyarakat termasuk pelayanan berbagai fasilitas umum.

Pemadaman listrik secara massal tersebut mulai terjadi dari siang hingga malam hari dan berlangsung sekitar 7-10 jam hingga akhirnya pulih secara bertahap. Dampak pemadaman listrik tersebut ternyata cukup berpengaruh pada aktivitas fasilitas kesehatan seperti rumah sakit dan terhambatnya layanan transportasi umum seperti MRT dan KRL.

Iklan dari HonestDocs
Beli MASKER N95 3M 8210 via HonestDocs

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Tetapi ada fakta yang menarik ketika mati lampu berlangsung, di mana tingkat polusi udara di Jakarta yang sebelumnya hampir selalu berada di posisi teratas, secara mengejutkan mengalami perbaikan walau hanya sesaat sehingga kualitas udara dirasa cukup baik pada Minggu malam hingga Senin pagi.

Apakah ada hubungannya antara listrik mati dan polusi udara?

Pembahasan mengenai polusi udara di Jakarta yang terus menerus berada dalam kondisi tidak sehat (unhealthy) sudah berlangsung cukup lama. Hal ini pun terjadi dalam kondisi yang naik turun, kadang membaik, lalu memburuk lagi. Tentunya kualitas udara yang buruk tidak baik untuk kondisi kesehatan. Baca selengkapnya: Bahaya Polusi Udara Bagi Kesehatan

Tetapi berdasarkan data Air Visual yang diakses Senin pagi, kualitas udara Jakarta berada di posisi 21 dengan indeks kualitas udara di angka 75 dan termasuk dalam kategori moderat. Posisi tersebut jauh lebih baik dibandingkan data beberapa hari sebelumnya di mana Jakarta terus berada di posisi teratas dengan kualitas udara terburuk. 

Bahkan, Pemprov DKI Jakarta beserta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sedang mengupayakan sebuah proyek untuk mengatasi pencemaran udara di Ibukota melalui penanaman tanaman lidah mertua di berbagai titik di Jakarta. Baca juga: Tanaman Lidah Mertua untuk Mengurangi Polusi Udara

Mengenai hubungan antara mati lampu dan polusi udara, salah satu perwakilan BMKG mengatakan bahwa mungkin saja ada hubungan antara mati lampu dengan kondisi kualitas udara yang membaik. Tetapi hal ini harus dikaji lebih jauh karena ada banyak sumber penyebab pencemaran udara. 

Selain asap kendaraan, penurunan tingkat polusi udara bisa saja disebabkan oleh berhentinya aktivitas bisnis dan industri yang menggunakan listrik tetapi karena terjadi pemadaman listrik sehingga menyebabkan berkurangnya emisi karbon di udara.

Bagaimana cara mengatasi polusi udara yang terjadi?

Tak hanya menggunakan masker untuk mengurangi dampak langsung pencemaran udara ketika berada di luar ruangan, tetapi perihal mengatasi polusi udara, tubuh membutuhkan cara untuk membersihkan dan mengeluarkan racun dalam tubuh akibat kondisi udara yang tidak baik, salah satunya dengan melakukan detoksifikasi atau detox. Baca selengkapnya: Tips Menjaga Kesehatan Tubuh Akibat Terpapar Polusi Udara

Oleh karena itu, mungkin salah satu efek positif dari peristiwa listrik mati tersebut adalah kualitas udara yang kita hirup menjadi sedikit lebih baik. Tak hanya berdampak pada penurunan polusi udara, ternyata listrik mati juga memberikan satu dampak positif lainnya, yaitu digital detox, yang terjadi akibat terputusnya jaringan komunikasi. Tetapi jangan sering-sering ya, PLN!

8 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Effect of Exposure to 2.5 μm Indoor Particulate Matter on Adult Lung Function in Jakarta. National Center for Biotechnology Information. (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6481574/)
Kusumaningtyas, Sheila & Aldrian, Edvin & Wati, Trinah & Atmoko, Dwi. (2018). The Recent State of Ambient Air Quality in Jakarta. Aerosol and Air Quality Research. 18. 2343–2354. 10.4209/aaqr.2017.10.0391. ResearchGate. (https://www.researchgate.net/publication/324166663_The_Recent_State_of_Ambient_Air_Quality_in_Jakarta)
Jakarta needs tough air pollution control; are we ready?. The Jakarta Post. (https://www.thejakartapost.com/academia/2019/09/14/jakarta-needs-tough-air-pollution-control-are-we-ready.html)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app