Pizza Teflon Rumahan yang Enak dan Sehat

Tidak semua pizza yang lezat itu sehat lho. Nah bagi Anda penggemar pizza sebaiknya anda membuatnya sendiri dengan bahan-bahan yang lebih sehat. Yuk coba beberapa resep pizza sehat berikut ini.
Dipublish tanggal: Jun 19, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 3 menit

Sepotong pizza hangat pasti akan membuat Anda tergiur untuk menikmatinya. Sekalipun pizza makanan italia, tapi sekarang sudah menjadi makanan global yang digemari banyak orang. Tapi ingat ya tidak semua pizza yang lezat itu sehat lho. 

Nah bagi Anda penggemar pizza sebaiknya anda membuatnya sendiri dengan bahan-bahan yang lebih sehat. 

Yuk coba beberapa resep pizza sehat berikut ini.     

Pizza Keju Vegan

Bahan keju vegan:

  • ½  cangkir susu kedelai
  • 1 ½ cangkir kacang mete, rendam dalam air semalaman
  • 1/4 cangkir ragi bernutrisi (nutritional yeast)
  • 2 siung bawang putih, cincang halus
  • 1 sdm perasan lemon

Bahan adonan:

  • 1 cangkir tepung almond
  • 2 butir telur, kocok lepas
  • 250 gr kembang kol
  • sdt bawang putih bubuk (garlic powder)
  • 1 sdm minyak zaitun
  • garam secukupnya
  • lada secukupnya

Bahan saus pizza:

  • 200 gram daun kemangi
  • 1/4 cangkir isi kuaci
  • 2 sdm ragi nutrisi tinggi
  • 2 sdm perasan air lemon
  • 1 siung bawang putih, cincang halus
  • minyak zaitun secukupnya

Bahan topping

  • 50 gram kacang polong
  • 5 buah buncis, potong serong
  • 200 grbayam
  • 4 buah tomat ceri, potong melingkar
  • oregano secukupnya

Cara membuat pizza keju vegan

Keju vegan                                                         

1.Rendam kacang mete semalaman, lalu tubuk kasar.

2.Blender kacang mete dengan vmenggunakan food processor atau blender.

3.Tambahkan ragi bernutrisi, air lemon, bawang puih, dan susu kedeleai. Proses dan pastikan semua bahan tercampur rata.

4.Masukkan susu kedelai dan campur semua bahan lagi sampai merata. Susu kedelai digunakan agar konsistensi keju lebih creamy.

Saus pizza:

  1. Masukkan semua bahan saaus ke dalam blender atau food processor.
  2. Tambahkan minyak zaitun sedikit-sedikit, dan pastikan semua bahan tercampurr rata

Adonan pizza:

  1. Haluskan kembang kol dengan menggunakan blender atau food processor.
  2. Kukus kembang kol kurang lebih 5 menit, angkat lalu peras menggunakan kain bersih sampai tidak ada airnya. Kemudian sisihkan.
  3. Campu tepung almond dan telur. Aduk sampai rata.
  4. Masukkan kembang kol, aduk lagi sampai rata.
  5. Tambahkan garam, lada, bawang putih bubuk, dan minyak zaitun.
  6. Aduk dan uleni sampai kalis.
  7. Panaskan wajan teflon hingga panasnya merata.
  8. Kecilkan api, olesi wajan dengan minyak zaitun.
  9. Tata adonan pizza di atas wajah dengan hati-hati. Tusuk-tusuk permukaan adonan dengan garpu.
  10. Oleskan keju vegan di atas adonan pizza. Tambahkan lapisan saus pizza. Lalu taburi bayam, tomat, kacang polong dan buncis.
  11. Percikkan minyak zaitun sedikit, kemudian taburkan oregano.
  12. Panggang lagi pizza di teflon dengan api kecil selama 25 menit atau hingga sayuran matang dan renyah.
  13. Resep pizza teflon sehat siap nikmati. Sajikan pizza selagi hangat.

Pizza saus alpukat

Bahan Adonan pizza:

  • 1 buah ubi ukuran sedang, direbus lalu ditumbuk halus
  • 200 gr oat
  • 1/2 sdm bawang putih bubuk
  • Garam secukupnya
  • 2 sdm minyak zaitun

Bahan saus alpukat:

  • 1 buah alpukat
  • 2 sdm perasan lemon
  • 100 gr bayam
  • 100 gr daun kemangi
  • 1 cangkir kacang mete, tumbuk kasar
  • Minyak zaitun secukupnya
  • Garam secukupnya
  • Lada secukupnya
  • Oregano secukupnya

Cara membuat Pizza Saus Alpukat

Saos alpukat:

  1. Haluskan kacang mete degan blender atau food processor.
  2. Tambahkan alpukat, perasan lemon, bayam, daun kemangi, minyak zaitun, garam, dan lada.
  3. Blender semua bahan sampai tercampur merata

Adonan pizza:

  1. Masukkan ubi tumbuk, oat, minyak zaitun, garam, dan bawang putih bubuk ke dalam blender atau food processor.
  2. Blender hingga semua bahan tercampur rata dan halus. Lalu uleni hingga kalis.
  3. Panaskan wajan teflon hingga panasnya merata.
  4. Kecilkan api, lalu olesi wajan dengan minyak zaitun.
  5. Ratakan adonan pizza di atas teflon dengan hati-hati. Tusuk-tusuk permukaan adonan dengan garpu. Olesi adonan denan saus alpukat.
  6. Tambahkan irisan alpukat dan tomat ceri di atas adonan, lalu tabukanbbuk cabe dan organo.
  7. Panggan pizza di teflon dengan api kecil selama 10-15 menit atau hingga adonan berwarna kecoklatan.
  8. Resep pizza teflon sehat siap nikmati.

Pizza jamur jagung

Bahan adonan:

  • 250 gram kentang, kupas lalu kukus.
  • 50 gram tepung jagung
  • 2 sdm minyak zaitun
  • 1 sdt bawang putih bubuk
  • Garam secukupnya

Bahan topping:

  • 4 buah tomat ceri, potong melingkar
  • 1 buah alpukat
  • Bubuk cabai secukupnya

Bahan saus:

  • 1 cangkir kacang tanah sangrai, haluskan
  • 3 sdt tepung tapioka
  • 3 siung bawang putih, cincang halus
  • 1/2 sdt ragi bernutrisi
  • 2 sdm mentega tawar
  • Garam secukupnya
  • Lada secukupnya
  • Air secukupnya

Cara membuat Pizza Jamur Jagung

Saus:

  1. Blender kacang tanah, garam, air, bawangputih, dan ragi bernutrisi , hingga semua bahan halus dan creamy.
  2. panaskan mentega tawar dengan api kecil. Setelah meleleh masukkan tepung tapioca perlahan-lahan, terus aduk supaya tepung tidak menggumpal.
  3. Tambakan saus kacang , lalu aduk.
  4. Setelah sudah meletup letup, matikan kompor lal dinginkan.

Adonan pizza:

  1. Haluskan kentang yang sudah direbus tadi`
  2. Tambahkan tepung jagung, minyak zaitun, garam, dan lada. Blender semua bahan hingga halus.
  3. Uleni adonan dalam wadah hingga kalis.
  4. Panaskan teflon hingga panasnya merata.
  5. Letakkan adonan pizza di atas teflon dan ratakan, lalu usuk-tusuk permukaan adonan dengan garpu.
  6. Oleskan saus kacang di atas adonan pizza, keudian tambahkan jamur, jagung, daun bawang, dan bawan Bombay.
  7. Percikkan sedikit minyak zaitun di atasnya.
  8. Panaskan lagi pizza dengan api kecil.
  9. Tunggu sampai adonan berwarna kecoklatan dan pizza sip dihidangkan.

Ehmm yummy, keep life healthy dan seamat mencoba.


Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app