ADELIA MARISTA SAFITRI, S.K.M
Ditulis oleh
ADELIA MARISTA SAFITRI, S.K.M
DR.VINA SETIAWAN
Ditinjau oleh
DR.VINA SETIAWAN

Pertolongan Pertama untuk Menyelamatkan Korban Luka Tusuk

Dipublish tanggal: Okt 10, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Feb 21, 2020 Waktu baca: 2 menit
Pertolongan Pertama untuk Menyelamatkan Korban Luka Tusuk

Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto menjadi korban luka tusuk oleh orang yang tak dikenal pada Kamis (10/10) di Pandeglang, Banten. Kejadian ini terjadi begitu cepat pada saat Wiranto hendak masuk ke dalam mobil untuk kembali ke Jakarta. Lantas, bagaimana langkah pertolongan pertama untuk luka tusuk seperti yang dialami Wiranto? Berikut selengkapnya.

Luka tusuk bisa picu infeksi dan perdarahan

Luka tusuk adalah luka gores yang kedalamannya lebih besar daripada luas di permukaan kulit. Jenis luka ini disebabkan oleh tusukan benda-benda tajam yang merobek permukaan kulit dengan kedalaman luka yang berbeda-beda.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Saraf & Otak via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 5

Bentuk luka tusuk bisa berupa garis, bentuk huruf "V", hingga lubang. Semakin tajam benda yang menusuk, maka semakin mudah pula menembus kulit dan luka yang ditimbulkan pun semakin parah. 

Luka terbuka akibat tusukan seperti yang dialami oleh Wiranto dapat memicu infeksi bila tak segera diobati. Luka tersebut bisa menyebabkan perdarahan, baik perdarahan luar maupun perdarahan dalam.

Pada kasus perdarahan dalam, darah dapat menumpuk di beberapa area maupun organ tubuh. Jika ini terjadi di bagian paru-paru, maka korban dapat mengalami hemothorax, salah satu penyebab kematian tertinggi akibat luka tusukan.

Tingkat keparahan luka tusuk juga bisa ditentukan oleh bagian tubuh mana yang terkena. Biasanya, risiko terbesar terjadi jika korban mengalami luka anterior di bagian dada atau perut bagian atas. Bila tidak cepat-cepat ditangani, kondisi ini bisa sangat berbahaya dan mengancam jiwa korban.

Langkah-langkah pertolongan pertama pada luka tusuk

Kestabilan kondisi pasien tergantung dari seberapa cepat luka itu ditangani. Berikut pertolongan pertama yang bisa Anda lakukan untuk menyelamatkan korban luka tusuk, yaitu:

  • Bantu korban untuk duduk atau berbaring dengan posisi yang paling tepat. Jika korban merasa pusing atau menunjukkan gejala syok, segera angkat kedua kakinya.
  • Periksa luka dan lakukan penilaian secara cepat mengenai kondisi luka. Perhatikan jenis dan luasnya perdarahan serta sumber perdarahan.
  • Lihat juga apakah ada benda asing yang tertanam di dalam luka atau tidak. Jika ada benda asing pada luka, biarkan tetap pada posisinya. Jangan sekali-kali mengambil benda asing tersebut karena hal ini bisa memicu perdarahan lebih lanjut.
  • Berikan tekanan pada kedua sisi objek untuk mengendalikan perdarahan. Jika perdarahan cukup terkendali, terus tahan selama 10 menit.
  • Setelah perdarahan bisa dikendalikan, balut luka dengan perban. Jika tidak ada, bisa menggunakan baju atau kain lain yang ada.
  • Kalau masih terjadi perdarahan dan melewati balutan pertama, tambahkan balutan di atasnya. Sedangkan jika perdarahan masih juga tak berhenti, segera bawa korban ke klinik atau rumah sakit terdekat.

Baca Selengkapnya: Cara Melindungi Luka dari Infeksi Dengan Penanganan yang Benar

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Saraf & Otak via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 5

Segera bawa korban ke klinik atau rumah sakit terdekat

Setelah memberikan pertolongan pertama untuk luka tusuk, Anda tetap perlu segera membawa korban ke klinik atau rumah sakit terdekat. Terlebih jika perdarahan yang dialami korban tak juga berhenti atau korban mulai pucat, kulitnya terasa dingin, atau korban mengeluh pusing.

Kondisi ini menandakan bahwa aliran darah dalam tubuh korban mulai tidak lancar. Dalam istilah medis, korban mengalami syok yang memerlukan penanganan segera sebab ini bisa membahayakan nyawanya.

Ketika korban mengalami syok, berikut yang harus Anda lakukan:

  • Terus berikan tekanan pada area sekitar luka untuk menghentikan perdarahan.
  • Telepon ambulans atau tim medis, jika belum dilakukan
  • Baringkan tubuh korban, lalu angkat kakinya lebih tinggi dari posisi jantung. Hal ini dapat membantu meningkatkan aliran darah ke otak dan jantung korban.
  • Tetap temani korban dan tunggu sampai tim medis datang memberikan bantuan.

Baca Juga: Cara Ampuh Menghilangkan Bekas Luka

6 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
First aid for stabbing victims to give them the best chance of survival.. Online First Aid. (https://onlinefirstaid.com/stabbings-victim/)
Initial evaluation and management of abdominal stab wounds in adults. UpToDate. (https://www.uptodate.com/contents/initial-evaluation-and-management-of-abdominal-stab-wounds-in-adults)
Traumatic Stab Wounds and Long Term Wound Care. Advanced Tissue. (https://advancedtissue.com/2014/09/traumatic-stab-wounds-long-term-wound-care/)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app