Kesehatan Fisik

Perlukah Menjalani Operasi Wasir?

Dipublish tanggal: Mar 15, 2019 Update terakhir: Mar 3, 2020 Tinjau pada Apr 10, 2019 Waktu baca: 3 menit
Perlukah Menjalani Operasi Wasir?

Pernahkah diantara kamu mengalami kondisi dimana cairan semen atau sperma mudah keluar? Kondisi ini dalam dunia medis disebut dengan kebocoran katup mani. Pada artikel berikut akan dibahas apa itu yang dimaksud dengan kebocoran katup mani, gejala, penyebab hingga cara mengatasinya.

Apa yang Dimaksud dengan Kebocoran Katup Mani?

Banyak diantara kamu yang masih asing mendengar istilah kebocoran katup mani. Kebocoran katup mani adalah perubahan kimiawi yang terjadi pada pria akibat terlalu sering melakukan masturbasi atau onani. 

Gejala Kebocoran Katup Mani

Akibat dari perubahan tersebut adalah terstimulasinya saraf parasimpatik untuk menghasilkan hormon seks. Selain itu penderita akan mudah terstimulasi untuk mengalami ejakulasi. Beberapa gejala bila kamu mengalami kebocoran katup mani adalah:

  • Sering mengalami sakit kepala, konstipasi, nyeri punggung;
  • Sulit berkonsentrasi, nafsu makan berkurang, merasa ingin sendiri sampai dengan depresi;
  • Cairan semen mudah menetes ketika memikirkan hal-hal tentang seks, mengejan ketika buang air, bahkan saat tidur;
  • Mudah mengalami ejakulasi atau bisa juga disebut ejakulasi dini.

Penyebab Kebocoran Katup Mani

Penyebab utama dari kebocoran katup mani adalah terlalu sering masturbasi. Terlalu seringnya merangsang alat kelamin dengan sengaja dapat mengakibatkan masalah psikologis misalnya ada keinginan untuk sering melakukan masturbasi. 

Keinginan tersebut membuat pola hidup seseorang menjadi tidak sehat. Penderita menjadi sulit berkonsentrasi mudah cemas, stres hingga pola tidur yang terganggu. 

Walaupun sering melakukan masturbasi tidak menyebabkan kematian namun frekuensi masturbasi yang terlalu sering dapat meningkatkan resiko lecet atau luka dan infeksi pada alat kelamin.

Penyebab lain

Kebocoran katup mani juga dapat disebabkan oleh beberapa hal yaitu:

  • Adanya infeksi pada saluran kemih.
  • Gangguan ketidakseimbangan hormon testosteron yang disebabkan oleh pola gaya hidup dan asupan nutrisi.
  • Konsumsi alkohol dan merokok.
  • Penyakit degeneratif seperti diabetes melitus atau stroke yang dapat mengganggu saraf parasimpatetik.
  • Pembesaran kelenjar prostat.
  • Gangguan kejiwaan akibat rasa cemas yang berlebihan, stress emosional, khawatir, dan depresi.

Cara Mengobati Kebocoran Katup Mani

Sebelum memberikan terapi pengobatan, dokter biasanya akan melakukan interview medis (anamnesis) untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai keluhan pasien. 

Apabila diperlukan, dokter juga akan menyarankan pemeriksaan penunjang seperti tes darah dan analisa sperma apabila dicurigai terjadi permasalahan kesehatan penyebab kebocoran katup mani. 

Untuk mengobati kebocoran pada katup mani kamu dapat melakukan hal-hal sebagai berikut:

Sunat

Permasalahan kebocoran katup mani telah dikenal sejak lama dalam ilmu pengobatan tradisional China, India, dan Barat pada abat ke 19.  Selain pengobatan dengan ramuan herbal, pasien disarankan untuk menjalani sirkumsisi (sunat) untuk menghilangkan preputium pada penis sehingga mencegah terjadinya infeksi saluran kemih, sebagai salah satu penyebab kebocoran katup mani.

Mengurangi melakukan masturbasi 

Bila terbiasa melakukan masturbasi, hal ini mungkin akan sulit. Hal yang bisa kamu lakukan adalah dengan menghindari hal-hal yang membuat kamu ingin melakukan masturbasi misalnya dengan melihat gambar atau video yang membuat kamu merangsang. 

Mengganti pola hidup menjadi lebih sehat. 

Beberapa caranya adalah dengan rajin berolahraga, berpuasa, mengurangi konsumsi alkohol dan rokok, meminum jus buah-buahan (disarankan buah lemon, nanas, plum, dan alpukat), menyibukkan diri dengan hal-hal positif yang menyenangkan, dan menghindari pemakaian baju yang ketat saat tidur.

Melakukan relaksasi

Relaksasi dapat dilakukan dengan cara yoga atau meditasi, atau melakukan pijat tubuh dengan aromaterapi yang menenangkan.

Mengosongkan kandung kemih atau kencing sebelum tidur

Kebocoran katup mani membuat penderitanya mudah mengeluarkan cairan semen tanpa bisa dicegah. Untuk menghindari hal ini terjadi, kamu dapat mengosongkan kandung kemih atau pipis terlebih dahulu sebelum tidur.

Konsultasi dengan dokter spesialis andrologi

Untuk mendapatkan penanganan dan pengobatan secara tepat sebaiknya kamu berkonsultasi dengan dokter spesialis andrologi.

Berlatih senam kegel 

Senam kegel dapat meningkatkan kapasitas kontraksi dan relaksasi otot panggul bawah. Meskipun senam kegel banyak disarankan untuk kaum wanita, tetapi kaum pria juga dapat merasakan manfaat yang sama dari senam ini karena tidak ada perbedaan pada otot panggul bawah pada pria dan wanita.

Melakukan konseling 

Apabila Anda mengalami stress emosional atau gangguan kejiwaan, Anda dapat melakukan konseling. Anda dapat juga melakukan konseling masalah seksual apabila kondisi kebocoran katup disebabkan oleh tingginya frekuensi masturbasi.

 

3 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Hemorrhoid surgery: Purpose, types, and recovery. Medical News Today. (https://www.medicalnewstoday.com/articles/324439.php)
Hemorrhoid Surgery: Symptoms, Types, and Aftercare. Healthline. (https://www.healthline.com/health/hemorrhoid-surgery)
Hemorrhoidectomy: Types of Surgeries To Remove Hemorrhoids. WebMD. (https://www.webmd.com/digestive-disorders/surgery-treat-hemorrhoids)

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit
Buka di app