Penyebab Tubuh Terasa Lemas

Dipublish tanggal: Agu 18, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Mar 6, 2020 Waktu baca: 2 menit
Penyebab Tubuh Terasa Lemas

Tubuh yang lemas pasti akan mengganggu aktivitas sehari-hari. Kondisi ini dalam istilah medis disebut sebagai asthenia, di mana rasa lemas merupakan tanda berkurangnya kekuatan tubuh yang mengharuskan tubuh harus mengeluarkan tenaga ekstra hanya untuk bergerak dan melakukan aktivitas tertentu.

Rasa lemas dapat terjadi pada area tubuh tertentu, seperti lengan dan kaki. Biasanya rasa lemas akan disertai juga dengan gejala tremor atau bergetar karena sulitnya menggerakkan bagian tubuh tersebut. Selain itu, terkadang disertai pula dengan rasa kedutan di area tubuh yang lemas dan bisa menjalar ke seluruh tubuh sehingga aktivitas harian akan terhambat secara keseluruhan.

Iklan dari HonestDocs
Beli Pendukung Gizi & Nutrisi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 8

Penyebab tubuh terasa lemas

Tubuh yang terasa lemas bisa disebabkan oleh 2 kondisi, yaitu:

1. Tubuh lemas akibat kondisi psikis

Ketika tubuh lemas karena kondisi psikis, Anda akan merasakan lemas bukan terjadi pada tubuh fisik, melainkan pada kondisi psikologis atau kejiwaan. Hal ini membuat Anda akan merasa lemas dan tak bertenaga untuk melakukan apapun, padahal tubuh Anda segar bugar dan siap untuk beraktivitas. 

Penyebab dari rasa lemas secara psikis adalah:

  • Depresi
  • Gangguan kecemasan (anxiety)
  • Stress
  • Sedang bersedih atau merasakan duka yang sangat mendalam
  • Gangguan mood atau menderita penyakit bipolar

Baca juga: Ciri-ciri dan Cara Mengatasi Rasa Cemas Berlebih

2. Tubuh lemas akibat kondisi fisik 

Penyebab dari lemasnya kondisi tubuh bisa terjadi akibat adanya gangguan pada kesehatan fisik seperti:

  • Dehidrasi
  • Kehamilan
  • Gangguan tidur seperti insomnia, sleep apnea, dan tidur terlalu lama
  • Flu (pilek)
  • Kehilangan banyak darah saat menstruasi
  • Kurang gizi
  • Kadar gula darah rendah (hipolikemia)
  • Anemia (kekurangan sel darah merah)
  • Hipotiroidisme (gangguan tiroid atau kadar hormon tiroid rendah)
  • Fibromyalgia (penyakit yang menyebabkan rasa nyeri di seluruh tubuh yang disertai dengan rasa lelah berlebihan dan gangguan tidur)
  • Rheumatoid arthiritis (peradangan sendi kronis jangka panjang di mana sistem kekebalan tubuh menyerang jaringannya sendiri)
  • Diabetes tipe 2 atau penyakit kencing manis di mana kadar gula dalam darah melebihi batas normal  
  • Stroke karena terganggunya pasokan darah ke otak akibat penyumbatan (stroke iskemik) atau pecahnya pembuluh darah (stroke hemoragik)
  • Gangguan jantung
  • Kanker
  • Rhinitis alergi atau peradangan pada rongga hidung karena reaksi alergi
  • Terlalu banyak mengonsumsi alkohol
  • Efek samping dari konsumsi obat-obatan

Cara mengatasi tubuh lemas agar kembali berenergi

Pemulihan atau penanganan tubuh yang sering terasa lemas dapat dilakukan dengan beberapa cara berikut:

  • Istirahat cukup dengan tidak kurang tidur atau tidak tidur terlalu lama
  • Olahraga secara rutin
  • Minum air putih yang cukup
  • Mempertahankan berat badan ideal agar tidak terlalu kurus ataupun obesitas
  • Mengonsumsi makanan dengan asupan nutrisi dan gizi yang baik
  • Periksakan diri pada dokter atau psikiater jika ada gangguan fisik ataupun psikis 

Baca juga: 10 Manfaat Olahraga Rutin Bagi Tubuh

Penyebab lain tubuh lemas yang perlu diwaspadai

Jika tubuh terasa lemas dengan disertai gejala berikut, maka Anda harus segera menemui dokter untuk mendapatkan penanganan. Berikut gejala yang perlu diwaspadai:

  • Pusing
  • Sering lelah secara mendadak dan dalam waktu yang lama
  • Tubuh lemas yang tak kunjung pulih walau sudah beristirahat
  • Mengalami mati rasa pada bagian tubuh tertentu
  • Mengalami kesulitan berbicara
  • Kebingungan
  • Penglihatan terganggu
  • Sulit bernafas
  • Penurunan kesadaran (pingsan)

Ketika terjadi gejala di atas, dokter akan segera melakukan pemeriksaan melalui tes pemeriksaan fisik dan juga tes urine, tes darah serta CT-scan atau MRI jika diperlukan. Jika penyebab pasti rasa lemas pada tubuh sudah diketahui, maka penanganan akan segera dilakukan. Jika penderita mengalami anemia, maka akan diberikan suplemen zat besi. Jika ditemukan sel kanker sebagai penyebab rasa lemas, maka akan segera dilakukan kemoterapi. Beberapa penanganan akan disesuaikan dengan penyebab yang memicu terjadinya rasa lemas pada tubuh.

14 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Weakness and Fatigue. HealthLink BC. (https://www.healthlinkbc.ca/health-topics/wkfat)
Overview of fatigue, weakness, and asthenia in palliative care. UpToDate. (https://www.uptodate.com/contents/overview-of-fatigue-weakness-and-asthenia-in-palliative-care)
Depression, anxiety, and asthenia in advanced illness. Journal of the American College of Surgeons. (https://www.journalacs.org/article/S1072-7515(02)01191-2/fulltext)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app