HEALTH SHOP

Penyakit

Obat

Cari Rumah Sakit

Tanya Dokter

Artikel

Hewan Peliharaan

Apotik

ติดต่อเรา

Temukan info penyakit, obat-obatan, rumah sakit, dan artikel kesehatan lainnya di sini

Dexamethasone Paracetamol Diazepam Cataflam
Seks dan Hubungan

Penyebab Telat Menstruasi dan Cara Mengatasinya

Update terakhir: Apr 21, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.080.144 orang

Telat atau terlambat haid merupakan suatu kondisi yang membuat sebagian para wanita merasa khawatir. Mungkin justru menjadi kabar baik bagi wanita yang merencanakan kehamilan. Namun sebaliknya, bagi mereka yang belum merencanakan kehamilan akan merasa khawatir, jangan-jangan telat menstruasi karena hamil.

Kemudian timbul pertanyaan, apakah penyebab telat menstruasi hanya karena mendapat kehamilan atau ada penyebab yang lain? Berikut penyebab terlambat menstruasi selain kehamilan.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Stress

Tidak dapat dipungkiri, bahwa stress dapat mempengaruhi banyak hal dalam hidup kita, termasuk siklus menstruasi. Stress dapat menurunkan jumlah hormon (GnRH), sehingga menyebabkan seorang wanita tidak berovulasi atau menstruasi.

Penyakit

Jika Anda sedang tidak sehat atau sakit yang tiba-tiba, itu juga dapat menyebabkan telat menstruasi. Tapi tenang saja, biasanya ini hanya bersifat sementara. Berobatlah ke dokter untuk mengobati penyakit yang Anda alami sekaligus berkonsultasi masalah menstruasi yang terlambat.

Berat badan turun drastis atau olahraga berat

Berat badan yang turun drastis apapun penyebabnya yang membuat indeks masa tubuh (IMT) di bawah 19 (Silakan cek di sini Kalkulator Berat Badan) akan menyebabkan telat menstruasi. Selain itu, latihan atau olahraga berlebihan juga dapat menyebabkan terlambatnya menstruasi.

Gangguan hormon Tiroid

Kelenjar tiroid, yang terletak di leher, mengatur metabolisme tubuh. Hal ini juga berinteraksi dengan banyak sistem lain dalam tubuh kita. Jika seseorang memiliki gangguan ketidakseimbangan hormon tiroid, baik hipo atau hipertiroidisme, maka dapat mengganggu siklus menstruasi.

PCOS

PCOS (Polycystic Ovary Symptom) merupakan penyakit kista yang menyebabkan ketidakseimbangan hormon sehingga memengaruhi ovulasi, hormon yang terpengaruh antara lain kadar estrogen, progesteron, dan testosteron. Gejala PCOS lainnya termasuk pertumbuhan rambut pada wanita di tempat-tempat yang tak semestinya seperti wajah dan dada, kesulitan menurunkan berat badan, dan masalah kesuburan.

Pengunaan Kontrasepsi

Jika Anda menggunakan KB susuk, suntik, atau pil yang merupakan jenis kontrasepsi hormonal maka sangat mungkin akan mengalami gangguan menstruasi dan yang tersering adalah telat haid atau amenore. Solusi untuk mengatasi hal ini yaitu dengan menggunakan KB non hormonal seperti KB alami, IUD (spiral) atau Kondom.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Menyusui

Banyak wanita yang mengalami terlambat menstruasi ketika masih menyusui. Siklus menstruasi akan normal kembali ketika sudah tidak menyusui lagi.

Kegemukan (obesitas)

Obesitas atau berat badan berlebih (kegemukan) memiliki risiko kesehatan yang buruk, termasuk mempengaruhi hormon tubuh yang menyebabkan telat menstruasi. Menstruasi normal akan kembali apabila berat badan sudah diturunkan.

Peri-Menopause

Peri-menopause adalah periode waktu di mana terjadi transisi dari usia reproduktif ke usia non-reproduktif. Menstruasi mungkin menjadi lebih ringan, lebih berat, lebih sering atau kurang sering - tapi kebanyakan tidak normal. Jika Anda tidak ingin hamil, pastikan untuk terus menggunakan alat kontrasepsi pada periode ini karena mungkin masih subur.

Menopause

Menopause adalah ketika telah mencapai titik di mana seorang wanita tidak akan lagi berovulasi atau menstruasi. Menopause dapat terjadi secara alami atau sebagai akibat dari pembedahan melalui Ooforektomi atau melalui zat  kimia seperti berbagai bentuk kemoterapi.

Apa tips yang harus dilakukan selanjutnya?

Jika sudah waktunya menstruasi namun tak kunjung dapat, lakukan pemeriksaan kehamilan atau tes pack yang sangat mudah didapat. Jika ternyata hasilnya positif, maka penyebab telat menstruasi adalah kehamilan, maka buatlah janji prenatal dengan bidan atau dokter.

Jika ternyata hasil tes kehamilannya negatif, maka tunggulah 1 minggu lagi lalu ulangi tes kehamilan. Jika tes kedua tetap negatif, maka segera konsultasikan dengan bidan atau dokter untuk mencari penyebab telat menstruasi tersebut lalu dicarikan solusi sesuai dengan penyebabnya.

Lakukan tips-tips berikut ini:

  • Olahraga secara teratur
  • Jaga berat badan tetap ideal
  • Makan dengan nutrisi yang cukup mengandung vitamin dan mineral. Beberapa menganjurkan untuk meminum jus wortel dan lemon
  • Kendalikan stress
  • Konsultasikan dengan dokter setiap penyakit atau gangguan pada tubuh yang dirasa tidak normal

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)