Mesothelioma - Penyebab, Gejala dan, Pengobatan

Update terakhir: Jul 6, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.422.526 orang

Di artikel kali ini, topik yang akan kita bahas tidak jauh jauh dari seputar topik kesehatan yang tentunya jarang kamu ketahui. Ya, memang beberapa topik yang dipilih oleh tim editor kami merupakan topik yang jarang kamu ketahui dengan tujuan setelah kamu membaca artikel kami, 

ilmu pengetahuanmu akan berbagai informasi medis yang jarang didengar pun akan meningkat sehingga dapat menambah kamus informasimu mengenai berbagai macam penyakit yang jarang didengar namun bisa saja terjadi pada orang orang di sekitarmu. 

Kali ini kita akan membahas mengenai suatu penyakit bernama mesothelioma yang pastinya banyak dari kamu yang masih asing dengan nama penyakit satu ini.

Mesothelioma dan Serba Serbinya

Mesothelioma merupakan salah satu jenis penyakit kanker paru paru yang memang jarang terjadi namun begitu terjadi, penyakit Mesothelioma ini bisa sangat berbahaya dan menyebabkan kematian bagi para penderitanya. 

Mesothelioma ialah jenis dari penyakit kanker paru paru yang menyerang bagian mesothelium atau membran yang rupanya seperti lapisan jaringan tipis yang menyelimuti area organ bagian dalam di sekitar paru paru

Adapun organ organ bagian dalam yang memiliki lapisan jaringan tipis ialah organ pleura atau paru paru, organ abdomen atau perut, organ jantung atau pericardial, dan organ testikel atau tunica vaginalis. 

Penyakit Mesothelioma umumnya akan banyak menyerang area mesothelium paru paru atau mesothelioma pleural dan paling jarang menyerang organ perut atau organ abdomen yang bernama mesothelioma peritoneal.

Sebenarnya penyebab utama yang mengakibatkan seseorang terkena penyakit Mesothelioma belum dapat ditemukan spesifiknya oleh para ahli medis dan dokter, namun penyakit Mesothelioma diperkirakan berasal dari paparan debu asbes. 

Debu asbes merupakan salah satu mineral yang mengandung serat dan banyak dpakai sebagai bahan dasar dalam membuat atap, lantai, rem, dan penyekat. 

Debu asbes sendiri juga lebih banyak ditemukan di lokasi industri, kawasan konstruksi dan pertukangan serta di toko bahan bangunan dan material. Debu asbes sendiri kebanyakan masuk ke dalam tubuh manusia dengan cara tidak sengaja terhirup bersamaan dengan udara yang masuk ke dalam tubuh seseorang, 

dimana ketika seseorang tanpa sengaja menghirup debu asbes maka, serat dar debu debu asbes tersebut akan masuk melalui hidung dan berhenti di area paru paru orang tersebut.

Kegiatan menghirup debu asbes tanpa sengaja ini sebenarnya tidaklah berbahaya bila jarang dilakukan seperti misalnya hanya sekali kali ke toko material dan bangunan. 

Namun bila seseorang setiap hari menghirup paparan debu asbes ini, inilah yang sangat berbahaya karena serat yang tak sengaja terhirup dan masuk ke dalam paru paru orang tesebut lama kelamaan akan menumpuk dan bisa menyebabkan terjadinya kanker paru paru bernama mesotheolima. 

Hal ini juga dapat diperparah bila orang tersebut merupakan perokok aktif atau seseorang yang sudah pernah menderita kanker atau juga memiliki riwayat keturunan dan genetika akan penyakit kanker. Kebanyakan para penderita mesotheolima tidak akan langsung terkena penyakit ini dalam kurun waktu beberapa bulan menghirup paparan debu asbes, 

umumnya pasien mesotheolima baru akan menderita penyakit ini setelah paparan debu asbes tersebut sudah menumpuk di paru paru selama kurun waktu 20 hingga 50 tahun sehingga kebanyakan dari para pasien mesotheolima ialah mereka yang berusia lansia atau diatas usia 65 tahunan.

Penderita atau pasien kanker mesotheolima sendiri bila sudah positif divonis menderita kanker ini hanya akan memiliki waktu hidup sebanyak 4 hingga 18 bulan saja tergantung keadaan dan daya tahan tubuh si pasien itu sendiri, 

namun ada juga sekitar 10% dari pasien kanker mesotheolima yang akan bertahan hidup dalam waktu 5 tahun setelah dokter memvonis dirinya positif terkena kanker mesotheolima.

Untuk pengobatan penyakit kanker mesotheolima sendiri, sampai saat ini belum ada obat obatan yang dapat menyembuhkan penyakit kanker paru paru yang jarang terjadi ini.  

Ini disebabkan kebanyakan pasien penderita kanker mesotheolima ialah mereka yang berusia lansia dan sudah terdeteksi mengidap mesotheolima di stadium yang tinggi. 

Pengobatan dan perawatan yang diberikan kepada para penderita kanker mesotheolima hanya bertujuan untuk meredakan rasa sakit si penderita.

Oleh karena itu, jaga dirimu sendiri dengan tidak sering terkena paparan debu dan serat asbes agar bisa terbebas dari penyakit kanker langka mesotheolima. 

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit