GRACIA BELINDA
Ditulis oleh
GRACIA BELINDA
DR. KARTIKA MAYASARI
Ditinjau oleh
DR. KARTIKA MAYASARI

Minyak Kayu Putih (Eucalyptus Oil)​: Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

Dipublish tanggal: Jan 22, 2021 Update terakhir: Jan 22, 2021 Waktu baca: 4 menit

Ringkasan

Buka

Tutup

  • Minyak Kayu Putih (Eucalyptus Oil) memiliki banyak manfaat yang baik bagi kesehatan, termasuk memberikan rasa hangat di tubuh
  • Minyak kayu putih umumnya tersedia dalam bentuk aromaterapi, spray, maupun bentuk topikal lain seperti krim, salep, dan minyak urut
  • Minyak kayu putih (Eucalyptus Oil) tidak aman dikonsumsi secara oral sehingga tidak disarankan karena dapat menimbulkan keracunan
  • Penggunaan minyak kayu putih (Eucalyptus Oil) dapat mempengaruhi organ hati (liver) dan mempengaruhi kadar gula darah
  • Ibu hamil dan ibu menyusui tidak boleh menggunakan minyak kayu putih (Eucalyptus Oil) karena belum terbukti keamanannya
  • Beberapa merk produk yang mengandung minyak kayu putih adalah Minyak Kayu Putih Lang, GPU Cream, Baljitot Minyak Gosok, hingga Eagle Eucalyptus
  • Klik untuk mendapatkan Minyak Kayu Putih (Eucalyptus Oil) atau produk konsumen lainnya ke rumah Anda di HDmall. *Gratis ongkos kirim ke seluruh Indonesia dan bisa COD

Minyak kayu putih atau Eucalyptus Oil adalah salah satu jenis minyak esensial terbaik yang berasal dari pohon Eucalyptus (Eucalyptus globulus) asal Australia yang tumbuh dengan cepat dan biasa digunakan dalam pengobatan tradisional di China, India, Yunani, bahkan Eropa.

Cara mengolah minyak kayu putih atau Eucalyptus Oil adalah dengan menyuling daun Eukaliptus dengan uap demi mendapatkan ekstrak minyaknya berupa cairan tidak berwarna tetapi memiliki ciri aroma kayu yang kuat dan manis serta mengandung senyawa eucalyptol. Daun Eukaliptus sendiri mengandung antioksidan flavonoid dan tanin yang dapat membantu mengurangi peradangan (anti inflamasi).

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Minyak kayu putih atau Eucalyptus Oil banyak digunakan untuk berbagai hal terutama dalam membantu memberikan rasa hangat di tubuh serta mengurangi gejala batuk, pilek, dan hidung tersumbat. Produk minyak kayu putih atau Eucalyptus Oil juga dapat memberikan aroma menenangkan pada ruangan.

Minyak kayu putih umumnya tersedia dalam bentuk minyak kayu putih aromaterapi, spray, maupun bentuk topikal lain seperti krim, salep, dan minyak urut. 

Beberapa merk produk yang mengandung minyak kayu putih atau Eucalyptus Oil adalah Minyak Kayu Putih Lang, Minyak Angin Kapak, GPU Cream, Baljitot Minyak Gosok, Balsem Telon Tresnojoyo, Vicks Vaporub, dan Eagle Eucalyptus. 

Mengenai Minyak Kayu Putih (Eucalyptus Oil)

Golongan

Produk konsumen

Kemasan

  • Aromaterapi
  • Topikal: salep, krim
  • Minyak urut
  • Spray disinfektan

Kandungan

  • Eucalyptol
  • Flavonoid 
  • Tanin

Manfaat Minyak Kayu Putih (Eucalyptus Oil)

Manfaat minyak kayu putih (Eucalyptus Oil) biasa digunakan untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan, di antaranya:

  • Menghangatkan tubuh
  • Mengurangi gejala batuk, pilek, hidung tersumbat
  • Melegakan saluran pernapasan pada asma dan bronkitis
  • Meredakan pegal linu dan nyeri sendi
  • Mengurangi efek keseleo dan memar
  • Memperlancar peredaran darah
  • Mengurangi rasa gatal pada kulit
  • Mengobati infeksi jamur dan luka
  • Sebagai obat pereda nyeri punggung
  • Meredakan gejala sakit perut ataupun sakit kepala

Selain itu, minyak kayu putih (Eucalyptus Oil) yang memiliki sifat anti inflamasi, analgesik, dan antimikroba yang juga diperkirakan efektif dalam membunuh kuman, jamur, virus dan bakteri, mengusir nyamuk dan serangga, serta mengatasi masalah gangguan pencernaan dan pernapasan, hingga membantu meningkatkan sistem imun tubuh.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Tetapi hingga saat ini belum ada bukti ilmiah yang cukup kuat untuk mendukung penggunaan minyak kayu putih (Eucalyptus Oil) dan masih dibutuhkan penelitian mendalam terkait keefektifan dan manfaat eucalyptus oil.

Dosis Minyak Kayu Putih (Eucalyptus Oil)

Aturan penggunaan minyak kayu putih (Eucalyptus Oil) pada masing-masing orang bisa berbeda. Hal tersebut bisa bergantung dari usia, kondisi kesehatan, dan kebutuhan tiap orang. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan komposisi produk dan mengetahui keaslian produk serta selalu mengikuti petunjuk penggunaan yang tertera pada label kemasan. 

Penggunaan minyak kayu putih atau Eucalyptus essential oil sendiri tergolong aman digunakan pada kulit selama minyak telah diencerkan dengan minyak pembawa seperti minyak zaitun (Olive Oil). Pengenceran bisa dilakukan di antara 1-5% minyak kayu putih dengan 95-99% minyak pembawa, atau 1-5 tetes minyak kayu putih dalam 1 ons minyak pembawa. 

Perlu diketahui bahwa penggunaan minyak kayu putih (Eucalyptus Oil) tidak boleh digunakan oleh ibu hamil dan ibu menyusui. Anak anak pun umumnya lebih sensitif terhadap minyak esensial, termasuk minyak kayu putih sehingga penggunaannya harus hati-hati. 

Jika memiliki pertanyaan terkait penggunaan minyak kayu putih atau Eucalyptus Oil yang aman terutama untuk anak anak, ibu hamil, maupun ibu menyusui mungkin bisa dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau apoteker.

Efek samping Minyak Kayu Putih (Eucalyptus Oil)

Meski penggunaan Eucalyptus umumnya aman digunakan, tetapi minyak kayu putih atau Eucalyptus Oil mungkin saja menimbulkan sejumlah efek samping yang perlu diperhatikan, seperti menyebabkan iritasi dan sensasi terbakar pada kulit.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Efek samping lain penggunaan minyak kayu putih atau Eucalyptus Oil adalah:

  • Diare
  • Mual atau muntah
  • Sakit perut
  • Reaksi alergi, seperti ruam, gatal, sulit bernapas, batuk, sesak nafas, sulit menelan

Untuk menghindari risiko efek samping yang mungkin terjadi dari penggunaan minyak kayu putih atau Eucalyptus Oil, bisa dilakukan tes alergi terlebih dahulu. Jika tidak ada reaksi alergi dalam waktu 24 jam, maka produk minyak kayu putih tersebut aman digunakan. Meskipun begitu, risiko alergi mungkin saja bisa terjadi di kemudian hari. 

Minyak kayu putih (Eucalyptus Oil) juga tidak aman dikonsumsi secara oral sehingga tidak disarankan karena dapat menimbulkan keracunan. Tanda tanda keracunan minyak kayu putih meliputi pusing, perasaan tercekik, dan pupil mata mengecil. Maka dari itu, silakan ikuti petunjuk pemakaian dan sesuaikan dengan indikasi penggunaan.

Interaksi Minyak Kayu Putih (Eucalyptus Oil)

Potensi interaksi obat dapat terjadi ketika minyak kayu putih (Eucalyptus Oil) digunakan secara bersamaan dengan obat lain sehingga manfaat minyak kayu putih tidak dapat dimaksimalkan dengan baik atau justru menimbulkan racun yang berbahaya bagi tubuh.

Penggunaan minyak kayu putih (Eucalyptus Oil) dapat mempengaruhi organ hati (liver) dan mempengaruhi kadar gula darah. Beberapa obat yang dapat menimbulkan interaksi dengan minyak kayu putih (Eucalyptus Oil) antara lain:

  • Aminopyrine
  • Amphetamine
  • Pentobarbital
  • Obat diabetes: Insulin, Glyburide, Glimepiride, Tolbutamide, Chlorpropamide

Selain daftar obat di atas, masih ada dimungkinankan adanya obat lain yang juga dapat berinteraksi dengan Eucalyptus, tetapi belum tercantum karena masih dalam proses penelitian. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui obat apa saja yang sedang dikonsumsi (terutama obat diabetes) dan beritahukan kepada dokter sehingga risiko interaksi obat selama menggunakan minyak kayu putih (Eucalyptus Oil) dapat dicegah.

Perhatian

Hal-hal yang harus diperhatikan sebelum menggunakan minyak kayu putih atau Eucalyptus Oil adalah:

  • Penderita gangguan fungsi hati dan ginjal harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum menggunakan minyak kayu putih
  • Minyak kayu putih (Eucalyptus Oil) dapat mempengaruhi kadar gula darah sehingga pemantauan cek kadar gula darah harus rutin dilakukan
  • Hentikan penggunaan Eucalyptus setidaknya dua minggu sebelum menjalani operasi atau tindakan pembedahan
  • Hindari penggunaan minyak kayu putih pada orang yang memiliki alergi terhadap eucalyptus, tea tree oil ataupun essential oil lainnya
  • Penggunaan minyak kayu putih (Eucalyptus Oil) harus digunakan secara hati hati pada anak anak
  • Ibu hamil dan ibu menyusui tidak boleh menggunakan minyak kayu putih (Eucalyptus Oil) karena belum terbukti keamanannya

Artikel terkait:


5 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Verywellhealth. The Health Benefits of Eucalyptus Oil. (https://www.verywellhealth.com/steam-inhalation-with-eucalyptus-essential-oil-88169)
Healthline. 9 Unexpected Benefits of Eucalyptus Oil. (https://www.healthline.com/health/9-ways-eucalyptus-oil-can-help#breath-freshener)
DrAxe. Top 10 Eucalyptus Oil Uses and Benefits. (https://draxe.com/essential-oils/eucalyptus-oil-uses-benefits/)

Artikel ini hanya sebagai informasi obat, bukan anjuran medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter atau apoteker mengenai informasi akurat seputar obat.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Ingin beli obat ini? Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dengan pembayaran via bank transfer, kartu kredit, COD (di sebagian besar kota), Alfamart, dan OVO. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum.

Chat di WhatsApp
Buka di app