Menjaga Otak Tetap Sehat dan Ingatan yang Tajam

Dipublish tanggal: Agu 12, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 3 menit
Menjaga Otak Tetap Sehat dan Ingatan yang Tajam

Otak merupakan bagian tubuh yang sangat penting dan menjadi pusat dari segala fungsi organ tubuh karena otak memiliki fungsi fundamental dalam menerima informasi, memproses, hingga mengatur pergerakan banyak organ yang otomatis bekerja secara tidak sadar dalam tubuh. Karena itu, sangat penting untuk menjaga agar otak tetap sehat dan dapat memproses informasi dengan cepat. Sayangnya beberapa faktor dapat menyebabkan penurunan fungsi otak seperti faktor penuaan dan penurunan fungsi kognitif otak.

6 Cara Menjaga Otak Tetap Sehat dan Ingatan yang Tajam

1. Hindari paparan asap rokok

Otak memiliki bagian yang disebut korteks dan paling rentan mengalami penipisan apabila terus menerus terpapar asap rokok. Karena ternyata asap rokok tidak hanya berdampak buruk bagi kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan otak. Padahal bagian korteks pada otak merupakan bagian yang sangat penting untuk proses berpikir, mengingat, persepsi hingga kemampuan bahasa. Oleh sebab itu, hindari paparan rokok dan hentikan kebiasaan merokok jika Anda merupakan seorang perokok aktif.

Baca juga: Bahaya Merokok terhadap Daya Tahan Tubuh

2. Istirahat yang cukup

Tidur sangat penting untuk mempertahankan kesehatan organ tubuh termasuk otak. Memiliki durasi tidur yang cukup akan membantu melindungi dan memperkuat memori otak sehingga membuat seseorang menjadi lebih fokus serta dapat meningkatkan kemampuan berpikir. Bahkan dengan mencukupi kebutuhan tidur selama 7-8 jam setiap hari dapat membantu mengembalikan kondisi tubuh yang lelah, meningkatkan daya tahan tubuh, serta menurunkan risiko penyakit alzheimer.

3. Rutin olahraga

Olahraga tidak hanya baik untuk menjaga kesehatan tubuh dari berbagai penyakit namun juga baik untuk mempertahankan fungsi otak agar tetap berfungsi secara optimal. Dengan berolahraga, pembuluh darah kecil yang berfungsi untuk mengalirkan darah kaya oksigen menuju otak akan terus terpelihara kinerjanya. Selain itu, dengan rutin berolahraga, Anda juga dapat mempertahankan kemampuan berpikir otak karena terbentuknya sel-sel baru dan saling terhubungnya saraf di dalam otak dengan optimal.

Baca juga: Manfaat Olahraga Rutin Bagi Tubuh

4. Duduk tegak

Duduk dalam posisi tegak tidak hanya baik untuk kesehatan tulang punggung namun juga baik untuk menjaga kesehatan otak. Hal ini dikarenakan ketika duduk dalam posisi bersandar, membungkuk, maupun posisi yang terkesan “malas”, maka dari sisi kognitif, otak akan cenderung merasakan respons tak berdaya yang dengan sendirinya dapat memunculkan pikiran-pikiran depresif.

Para peneliti menemukan bahwa fenomena ini dengan alami tertanam di dalam tubuh, oleh sebab itu pastikan posisi duduk Anda setiap satu jam sekali apakah berada dalam kondisi tegak atau tidak.

5. Hindari tidur dengan ponsel berada dekat dengan kepala

Meski efek negatif dari keberadaan ponsel di dekat kepala dalam waktu lama masih diselidiki, namun para peneliti menyarankan untuk menjauhkan ponsel ketika tidur. Layar ponsel maupun layar perangkat elektronik lainnya dapat memancarkan sinar biru yang dikhawatirkan dapat mengganggu kualitas tidur.

Menurut sebuah penelitian, otak memerlukan waktu setidaknya 6-8 jam untuk menjalankan proses pembersihan alami yang dapat terjadi ketika kualitas tidur terpenuhi. Ketika seseorang tidak mendapatkan proses pembersihan alami yang optimal, maka otak akan dipenuhi beta-amyloid yang merupakan neurotoksin yang sering ditemukan pada orang dengan kondisi gangguan saraf.

6. Mengonsumsi makanan yang kaya nutrisi dan baik untuk otak

Radikal bebas yang berasal dari lingkungan tidak sehat dapat menyebabkan kerusakan pada organ tubuh dan otak. Oleh sebab itu, mengonsumsi makanan yang mengandung antioksidan tinggi seperti buah-buahan, sayur, kacang-kacangan maupun ikan sangat penting untuk dilakukan.

Ikan yang mengandung asam lemak omega-3 memiliki manfaat untuk menurunkan risiko peradangan otak dan memperkuat fungsi otak. Asam lemak omega-3 dapat ditemukan pada beberapa jenis ikan seperti ikan salmon dan ikan sarden. Selain omega-3, penuhi nutrisi asam folat yang dapat membantu menurunkan tingkat homosistein yang diduga menjadi penyebab timbulnya demensia.

Baca juga: Pentingnya Mengonsumsi Asam Folat 


5 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
6 simple steps to keep your mind sharp at any age. Harvard Health. (https://www.health.harvard.edu/mind-and-mood/6-simple-steps-to-keep-your-mind-sharp-at-any-age)
7 ways to keep your memory sharp at any age. Harvard Health. (https://www.health.harvard.edu/healthbeat/7-ways-to-keep-your-memory-sharp-at-any-age)
5 Brain Exercises to Strengthen Your Mind. Verywell Mind. (https://www.verywellmind.com/brain-exercises-to-strengthen-your-mind-2795039)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app