ADELIA MARISTA SAFITRI, S.K.M
Ditulis oleh
ADELIA MARISTA SAFITRI, S.K.M
DR. KARTIKA MAYASARI
Ditinjau oleh
DR. KARTIKA MAYASARI

Selain Bikin Hangat, Ini 3 Manfaat Jahe Merah untuk Kesehatan

Dipublish tanggal: Jul 8, 2020 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 3 menit
Selain Bikin Hangat, Ini 3 Manfaat Jahe Merah untuk Kesehatan

Ringkasan

Buka

Tutup

  • Jahe merah, dengan nama latin Zingiber officinale var. rubrum, memiliki kulit kemerahan dengan warna umbinya merah muda kekuningan.
  • Jahe merah memiliki senyawa antibakteri yang mampu melawan beragam bakteri jahat pada sistem pencernaan. Bisa untuk mencegah sakit perut hingga mengobati masuk angin.
  • Konsumsi ekstrak jahe merah dapat membantu mengatasi nyeri otot. Ini berkat komponen aktifnya yang terdiri dari gingerol, gingerdione, dan zingeron.
  • Manfaat jahe merah bisa membantu meningkatkan kesuburan pria, sebab kandungan antioksidan dan aktivitas androgeniknya mampu meningkatkan jumlah testosteron.
  • Sekarang ini tersedia beragam makanan dan minuman sehat berbahan dasar jahe yang praktis dikonsumsi untuk menjaga kesehatan tubuh.

Minuman jahe paling nikmat disantap saat hujan, cuaca dingin, atau badan semriwing. Ya, rimpang yang satu ini memang mampu memberikan sensasi hangat nan menenangkan, sehingga banyak diandalkan untuk menghangatkan tubuh. Begitu pula dengan jahe merah. Sudah tahu apa saja manfaat jahe merah untuk kesehatan? Berikut ulasan lengkapnya.

Mengenal jahe merah

Jahe merah masih satu keluarga dengan jahe pada umumnya, tapi karakteristiknya cukup berbeda. Jenis jahe dengan nama latin Zingiber officinale var. rubrum ini memiliki kulit kemerahan dengan warna umbinya merah muda kekuningan.

Dilihat dari ukurannya, jahe merah lebih kecil daripada jahe biasa. Rasanya pun cenderung lebih pahit dan pedas. Berdasarkan Data Komposisi Pangan Indonesia, setiap 100 gram jahe mengandung:

  • 51 kalori
  • 5,1 gram protein
  • 1 gram lemak
  • 10,1 gram karbohidrat
  • 12 gram serat
  • 21 mg kalsium
  • 1,6 mg zat besi
  • 4 mg vitamin C

Berkat kandungan nutrisinya yang melimpah, maka tak heran jika khasiat jahe merah begitu banyak. 

Beragam manfaat jahe merah bagi tubuh

Bukan cuma menghangatkan tubuh, berikut manfaat jahe merah untuk kesehatan:

1. Mencegah gangguan pencernaan

Jahe merah memiliki senyawa antibakteri yang mampu melawan beragam bakteri jahat, terutama pada pencernaan. Mulai dari Escherichia coliSalmonella enteriditis, hingga Staphylococcus aureus.

Kandungan bahan aktif pada jahe merah mampu melindungi sistem pencernaan dari bakteri, sehingga Anda terhindar dari masalah pencernaan. Salah satu contohnya sakit perut.

Begitu juga ketika ditambahkan ke makanan, jahe bahkan bisa digunakan sebagai pengawet alami sekaligus mencegah risiko keracunan makanan akibat bakteri. Sensasi hangat dari jahe merah juga cocok untuk mengobati masuk angin.

Baca Selengkapnya: Jahe, Si Obat Anti Mual

2. Mengatasi nyeri otot dan peradangan

Setelah olahraga atau seharian beraktivitas, pulihkan energi Anda dengan minum seduhan jahe merah. Pasalnya, manfaat jahe merah ampuh meredakan nyeri otot dan pegal-pegal.

Menurut sebuah penelitian pada atlet sepak takraw di Indonesia pada tahun 2011, pemberian ekstrak jahe merah sebanyak 3 x 2 kapsul sehari mampu menurunkan tingkat nyeri otot hingga ke kategori ringan. Hasil ini didapatkan setelah studi dilakukan selama 10 hari, dimulai sejak menjelang pertandingan, ketika pertandingan, dan setelah pertandingan selesai.

Efek antiradang jahe disebabkan oleh komponen aktifnya, yaitu gingerol, gingerdione, dan zingeron yang menghambat enzim sikooksigenasi. Hal ini menyebabkan kadar leukotrien dan prostaglandin selaku mediator radang jadi menurun, sehingga reaksi peradangan pun terhambat. 

Baca Juga: Tips Memanfaatkan Jahe untuk Berhenti Merokok

3. Membantu meningkatkan kesuburan pria

Manfaat jahe merah diyakini bisa membantu meningkatkan kesuburan pria. Akibatnya, tidak sedikit pria yang mengandalkan jahe merah untuk menambah stamina dan kejantanan. 

Jahe mengandung antioksidan dan memiliki aktivitas androgenik. Dalam beberapa penelitian juga menemukan bahwa jahe dapat meningkatkan jumlah testosteron, sehingga berakibat pada meningkatnya kesuburan pria.

Mulanya, khasiat jahe merah ini berasal dari studi terhadap tikus percobaan yang dimuat dalam jurnal Journal of Food and Nutrition Research tahun 2016. Kandungan antioksidan jahe merah terbukti memberikan efek perlindungan terhadap kerusakan asam nukleat yang diinduksi oleh hidrogen peroksida (H2O2). Pada akhirnya, terjadi peningkatan kualitas parameter sperma.

Setelah dikombinasikan dengan mineral seng, jumlah testosteron, sperma, dan kualitas sperma pada tikus ikut meningkat. Para ahli menyimpulkan bahwa hal inilah yang membuat fungsi testis pada tikus jadi meningkat.

Cara menikmati khasiat jahe merah

Anda bisa mengolah jahe merah ke dalam banyak jenis makanan atau minuman. Kini bahkan sudah banyak tersedia bubuk jahe yang tinggal diseduh dan diminum hangat-hangat.

Selain itu, Anda juga bisa membuat wedang jahe merah dan mencampurkannya dengan sedikit madu. Madu memiliki sifat antioksidan, antibakteri, dan antimikrobial yang dapat membantu meredakan gejala flu, pilek, atau sakit tenggorokan.

Bagaimana pun cara Anda menikmati jahe merah, konsumsilah sewajarnya supaya tetap aman bagi tubuh. Anda pun bisa merasakan manfaat jahe merah dengan maksimal.


8 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Nutrient Journal. Ginger health benefits; effective as testosterone booster. (https://nutrientjournal.com/ginger-health-benefits-effective-testosterone-booster/). 2014.
Pharmacology Online. Red ginger (Zingiber officinale Roscoe war rubrum): a review. (https://pharmacologyonline.silae.it/files/archives/2017/vol2/PhOL_2017_2_A006_Suciyati_60_65.pdf). 2017.
Experimental and Toxicologic Pathology. Antioxidant and Inhibitory Effect of Red Ginger (Zingiber officinale var. rubra) and White Ginger (Zingiber officinale roscoe) on Fe(2+) Induced Lipid Peroxidation in Rat Brain in Vitro. (https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/20598871/). 2012.

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app