Lagi Sakit Cacar Air Apakah Boleh Mandi?

Dipublish tanggal: Feb 22, 2019 Update terakhir: Nov 10, 2020 Tinjau pada Jun 4, 2019 Waktu baca: 2 menit
Lagi Sakit Cacar Air Apakah Boleh Mandi?

Banyak pasien cacar air yang saat berobat mengajukan pertanyaan "Apakah boleh mandi Dok, sedangkan saya lagi terkena cacar air seperti ini?" Jawabannya adalah "boleh" mandi. Sengaja diberi tanda petik dua karena memang ada syarat dan ketentuan agar diperbolehkan mandi.

Banyak penderita cacar air yang takut mandi karena khawatir akan menjadi lebih parah, semakin menyebar luas, atau tak sembuh-sembuh. Itu tidaklah benar, mandi tidak menimbulkan efek yang demikian. Justru penting untuk mandi setiap hari agar kebersihan kulit tetap terjaga dan melindungi diri dari infeksi skunder.

Iklan dari HonestDocs
Beli Thiamycin via HonestDocs

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Thiamycin 500 mg kapsul 1

Apakah Boleh Mandi Saat Sakit Cacar Air?

Jadi kesimpulannya, penderita cacar air boleh mandi, namun perhatikan syarat dan ketentuannya berikut ini:

Gunakan Air Hangat

Jika masih mengalami demam, maka gunakanlah air hangat. Seperti halnya ketika seseorang sedang mengalami demam, air hangat bertujuan agar tubuh tidak menggigil karena perbedaan suhu tubuh dan suhu air yang tak jauh, karena perbedaan suhu yang tajam malah akan membahayakan kesehatan. Di samping itu, bagi beberapa orang, air hangat juga bermanfaat mengurangi rasa gatal yang biasanya menyertai cacar air.

Sebagai tambahan, untuk memberikan efek anti-gatal yang lebih paten, beberapa dokter mengajurkan menambahkan satu gelas baking soda ke dalam air di bak mandi, lalu digunakan untuk mandi.

Mandi Secara Perlahan

Salah satu prinsip perawatan cacar air yaitu menjaga gelembung cairan (lepuhan) cacar air pada kulit agar tidak pecah. Karena apabila pecah (bukan kempes dengan sendirinya) akan meninggalkan luka parut atau bekas yang tudak hilang saat sembuh. Selain itu, terdapat risiko tinggi terjadinya infeksi sekunder karena bakteri yang masuk melalui luka yang ditimbulkan. Oleh karena itu, pada saat mandi hindari menggunakan sponge bath, karena dikhawatirkan akan membuat lepuhan cacar air menjadi pecah. Gunakanlah tangan secara perlahan dan lembut saat memandikan badan, jangan sampai menggaruk kulit yang gatal apalagi secara kasar.

Gunakan Sabun Cair untuk Bayi

Penderita cacar air yang ingin mandi harus menggunakan sabun yang lembut. Contoh terbaik yaitu sabun cair yang biasanya digunakan untuk memandikan bayi. Hindari menggunakan sabun antiseptik yang biasanya bersifat keras terhadap kulit.

Gunakan Handuk yang Lembut

Setelah mandi, keringkan badan secara perlahan dengan menempelkan handuk lembut secara perlahan. Jangan sampai menggosok-gosok atau menekan kuat kulit. Namun tetap tidak diperbolehkan memakai handuk bersama-sama karena bisa menular ke orang lain. 

Mandi Minimal 2 Kali Sehari

Mandi minimal 2 kali sehari dapat menjaga kebersihan kulit. Seorang penderita cacar air dapat mengurangi risiko terjadinya infeksi sekunder.

3 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Chickenpox: Symptoms, treatment, stages, and causes. Medical News Today. (https://www.medicalnewstoday.com/articles/239450.php)
Chickenpox Prevention: How to Avoid the Varicella-Zoster Virus. Healthline. (https://www.healthline.com/health/chicken-pox-prevention)
Chicken Pox (Varicella): Symptoms, Treatment, & Prevention. WebMD. (https://www.webmd.com/children/what-is-chickenpox)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app