HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
DR. SCIENTIA INUKIRANA
Ditinjau oleh
DR. SCIENTIA INUKIRANA

Kulit Keabuan - Tanda, Penyebab, Gejala, Cara Mengobati

Dipublish tanggal: Apr 6, 2019 Update terakhir: Nov 6, 2020 Tinjau pada Agu 6, 2019 Waktu baca: 3 menit

Apa itu Kulit Keabu-abuan

Kepucatan, atau kulit yang pucat, dan kulit yang berwarna keabu-abuan atau kebiruan disebabkan oleh kekurangan darah yang mengandung oksigen. Darah bertugas membawa oksigen ke seluruh tubuh, dan saat terganggu, akan terjadi perubahan warna kulit.

Gangguan dapat terjadi akibat aliran darah itu sendiri yang menyebabkan dihasilkannya warna kulit yang pucat atau berwarna keabu-abuan. Saat Anda mengalami kekurangan oksigen, darah Anda akan tetap mengalir tetapi berubah warna.

Kekurangan oksigen dapat menyebabkan kulit menjadi berwana kebiruan atau keabu-abuan. Warna kulit yang keabu-abuan, pucat atau kebiruan merupakan petunjuk terdapatnya masalah kesehatan baik satu atau banyak.

Secara umum, Kepucatan disebabkan karena oksigen yang kurang, yang dapat disebabkan karena hal-hal lain. Beberapa keadaan yang membuat kulit Anda menjadi pucat merupakan keadaan darurat medis seperti saat Anda tersedak atau tidak dapat bernapas.

Gejala pucat dapat juga menunjukkan keadaan yang tidak gawat darurat. Pada keadaan tertentu, kulit berwarna keabu-abuan merupakan karakteristik penyakit yang kronis atau stadium akhir seperti kanker. Pengobatan yang sesuai dan prediksi kesembuhan tergantung pada situasi dan apa yang menyebabkan pemudaran warna kulit.

Penyebab Warna Kulit Abu-abu yang Membengkak

Saat seseorang sedang di dalam stadium akhir penyakit atau kegagalan organ, darah mengalir secara perlahan dan memproduksi warna abu-abu. Kondisi yang termasuk antara lain:

  • Penyakit ginjal kronis stadium akhir atau gagal ginjal
  • Kanker terminal pada stadium akhir
  • Gagal hepar kongestif
  • Hemochromatosis, atau penyakit penyimpanan zat besi

Beberapa kondisi atau penyakit kronis dapat memproduksi kepucatan atau kulit berwarna kebiruan karena aliran darah yang kurang atau kekurangan oksigen di dalam tubuh.

Beberapa kondisi merupakan kondisi gawat darurat yang memerlukan perhatian medis segera, sedangkan yang lainnya dapat diatasi tapi tidak secara langsung membahayakan nyawa antara lain:

  • Tersedak benda asing, memerlukan perawatan medis
  • Anemia Anemia adalah kondisi saat tubuh tidak memproduksi sel darah merah yang cukup. Anemia merupakan penyebab pucat yang paling umum. Anemia dapat bersifat akut yang terjadi secara mendadak dan terjadi secara perlahan-lahan. Anemia akut biasanya disebabkan oleh kehilangan darah secara cepat akibat trauma, operasi atau pendarahan dalam, terutama pada daerah perut atau saluran pencernaan. Anemia kronis merupakan anemia yang umum. Anemia kronis disebabkan kekurangan zat besi, vitamin B12, atau folat pada makanan. Anemia juga memiliki tipe anemia turunan yaitu anemia sel bulan sabit dan talasemia. Pada anemia bulan sabit dan talasemia, tubuh akan memproduksi hemoglobin yang tidak efektif. Hemoglobin merupakan protein pada sel darah merah yang bertugas membawa oksigen. Anemia kronis dapat disebabkan oleh penyakit seperti gagal ginjal kronis atau hipotiroidisme. Beberapa kanker yang menjangkit pada tulang atau sumsum tulang dapat menyebabkan anemia karena dapat mencegah sumsum tulang belakang tidak dapat menghasilkan sel darah merah.
  • Pneumonia pernapasan
  • Infeksi kronis seperti tuberkulosis pulmonari
  • Penyakit jantung
  • Emfisema
  • Penyakit Paru Obstruktif Kronis

Tanda-tanda Gawat Darurat

Jika Anda melihat seseorang yang kulitnya berwarna pucat, kebiruan atau keabu-abuan yang terlihat tidak sehat, seseorang tersebut dapat mengalami gawat medis.

Tanda-tanda lain gawat darurat antara lain kesulitan bernapas, kesulitan berbicara, bibir dan kuku berubah menjadi warna biru, nyeri kepala hebat dan kehilangan kesadaran. Jika Anda merasa seseorang tersedak atau tidak bisa bernapas, segera panggil ambulan dan dapatkan bantuan medis secepatnya.

Kapan harus Memeriksakan Diri ke Dokter

Segera periksakan ke dokter jika Anda tiba-tiba terlihat pucat. Kepucatan merupakan kondisi medis gawat darurat jika terdapat gejala seperti:

  • Pingsan
  • Demam tinggi
  • adanya perdarahan aktif seperti Muntah darah, Bab berdarah, menstruasi dalam jumlah banyak
  • Nyeri  hebat pada perut

Beberapa gejala serius yang memerlukan perhatian medis secepatnya antara lain:

  • Nafas yang pendek atau sesak nafas
  • Nyeri dan kedinginan pada tangan dan kaki
  • Nyeri di dada dengan kepucatan yang langsung muncul
  • penurunan kesadaran mendadak

Jika anda mengalami kepucatan yang tiba-tiba beserta gejala yang parah seperti pingsan, demam, dan nyeri di perut, Anda harus segera menuju instalasi gawat darurat. Jika Anda menjadi pucat dan muncul gejala seperti kelelahan dan nafas yang pendek, Anda dapat memeriksakan diri ke dokter.

 


3 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Cynthia Cobb, DNP, APRN, Gray Skin (https://www.healthline.com/health/gray-skin), 15 November 2017
FARRUKH MERCHANT, Gray Skin (https://www.aafp.org/afp/2011/1001/p821.html), October 2011.

Artikel ini hanya sebagai informasi awal mengenai kondisi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini
Buka di app