Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Doctor men
Ditinjau oleh
DR VINA SETIAWAN

Kenali Keriput dari Penyebab,Gejala,dan Pengobatannya

Update terakhir: SEP 23, 2019 Tinjau pada SEP 23, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.167.429 orang

Berurusan dengan keriput tentu bukan suatu hal yang menyenangkan. Sebagai salah satu tanda-tanda penuaan, kondisi yang ditandai dengan lipatan, kerutan atau garis pada kulit tersebut memang terkadang membuat kita kurang percaya diri. 

Lalu, bagaimana kita bisa mengobati masalah kulit tersebut? Simak terus informasi berikut ini untuk mengetahui jawabannya.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat GRATIS Ongkir via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir minimal belanja Rp50.000.

Iklan obat

Penyebab dan Faktor Risiko

Sebelum kita membahas lebih lanjut soal bagaimana cara untuk mengobati kondisi kulit yang satu ini, tentu akan lebih baik jika kita tahu apa si sebenarnya yang menyebabkan kondisi tersebut terjadi. Ternyata ada banyak hal yang dapat mengakibatkan kondisi yang satu ini, berikut ini beberapa diantaranya.

  • Usia: Ya, tidak bisa dipungkiri lagi jika proses penuaan berjalan senada dengan usia yang semakin bertambah. Semakin bertambahnya usia, maka keriput pun mulai muncul diakibatkan elastisitas kulit yang semakin menurun
  • Paparan Sinar Matahari serta Ultraviolet: Selain usia, paparan sinar ultraviolet serta matahari yang terjadi bertahun-tahun juga menjadi penyebab keriput lainnya. Hal in dikarenakan sinar tersebut bisa merusak jaringan ikat di bawah kulit
  • Keturunan: Karena adanya faktor keturunan, seseorang bisa menjadi lebih mudah mengalami masalah kulit ini dibanding dengan orang lainnya.
  • Merokok: Bagi kalian yang merokok, rasanya hal ini bisa menjadi tanda bahwa sebaiknya segera berhenti untuk melakukannya karena merokok bisa mempercepat proses penuaan
  • Penurunan Berat Badan: Mereka yang memiliki banyak lemak terutama di bawah kulit lebih banyak diketahui memiliki keriput yang sedikit, dan masalah garis penuaan itu dapat muncul saat berat badan menurun

Pencegahan Keriput

Beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk mencegah keriput, antara lain adalah:

  • Menghindari paparan sinar matahari. Lindungi kulit dari paparan sinar UV, dengan mengenakan topi, kacamata, dan baju lengan panjang. Selain itu, selalu gunakan tabir surya tiap keluar rumah.
  • Gunakan pelembap. Selalu gunakan produk pelembap kulit untuk mencegah kulit kering yang dapat menyebabkan keriput muncul lebih cepat.
  • Berhenti merokok.
  • Pola diet sehat. Asupan nutrisi dan vitamin yang baik dalam makanan dapat melindungi kulit dari munculnya keriput dini.

Metode Pengobatan Keriput

Dalam hal pengobatan keriput, dokter biasanya akan menentukan suatu perawatan tertentu yang cocok dengan kulit kita. Penanganan tersebut pada umumnya akan dilakukan melalui prosedur medis tertentu atau obat-obatan. Obat-obatan tersebut biasanya berupa obat oles baik itu krim maupun gel. Dan berikut ini jenis-jenis obat yang biasanya dianjurkan.

  • Retinoid. Retinoid adalah turunan vitamin A yang diketahui berkhasiat untuk menangani penuaan kulit serta garis-garis halus di kulit. Krim ini mengandung tretinoin dan wajib dipakai secara rutin jika ingin terlihat hasilnya. Selama memakai obat krim ini, pasien biasanya dianjurkan untuk menghindari paparan cahaya matahari langsung.
  • Antioksidan. Produk yang memiliki vitamin seperti A, C dan juga E serta betakarotin biasanya dipercaya berkhasiat dalam mengurangi keriput. Sayangnya, masih diperlukan penelitian lebih lanjut terkait hal ini.
  • Asam Alfa hidroksi (AHA). Obat yang satu ini juga dikenal sebagai asam buah sebab berasal dari buah-buahan seperti anggur, tebu, apel, jeruk dan lain sebagianya. Secara umum, obat ini mengangkat sel kulit mati selagi melembapkan kulit. Obat dengan kandungan AHA ini sering dipakai sebab memiliki risiko yang kecil terhadap iritasi ringan.
    Selain itu, pelembap biasa juga disebut-sebut memiliki keefektifan dalam hal membuat tanda-tanda atau garis halus gejala keriput tersamarkan. Namun, pelembap ini umumnya hanya memberikan efek jangka pendek saja

Sementara itu, ada juga prosedur medis yang dapat dijalani untuk mereka yang ingin menyembuhkan masalah kulit yang satu ini. Berikut ini beberapa prosedur-prosedur medis yang bisa dilakukan:

  • Mikrodermabrasi. Prosedur ini dilakukan pada lapisan kulit dengan cara mengikisnya dengan aluminium atau kristal-kristal silica. Prosedur medis yang satu ini perlu melalui beberapa proses terlebih dahulu sampai bisa mendapatkan hasil yang maksimal.
  • Pengelupasan kulit menggunakan zat kimiaDalam prosedur ini biasanya digunakan zat kimia seperti asam salisilat, assam glikolat dan asam trikloroasetat.
  • Penanganan dengan sinar laserSelain itu, ada juga prosedur medis dengan menggunakan sinar laser. Pada prosedur tersebut biasanya diaplikasikan ke seluruh permukaan kulit. Namun bisa juga dilakukan pada bagian yang keriput saja. Prosedur ini dilakukan dengan tujuan untuk membuat memunculkan kulit yang kencang dan lebih halus.

Referensi

American Academy of Dermatology (2018). Botulinum Toxins Therapy.

Cherney, K. Healthline (2018). How to Use Retinoids for Wrinkles.

Ganceviciene, et al. (2012). Skin Anti-aging Strategies. Dermato-endocrinology, 4(3), pp. 308-319.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit