Sisik Di Kulit Kepala Bayi Pada Anak: Penyebab, Gejala, dan Obat

Dipublish tanggal: Jul 10, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 2 menit

Gejala Sisik Di Kulit Kepala Bayi

  • Sisik dan kerak kuning menempel di kulit kepala
  • Timbul seperti tambalan
  • Sisik bisa berminyak atau kering
  • Tidak gatal atau menyakitkan
  • Muncul dalam 2 hingga 6 minggu pertama

Penyebab Sisik Di Kulit Kepala Bayi

  • Sisik di kulit kepala bayi dapat disebabkan oleh hormon dari ibu. Hormon-hormon ini melalui plasenta sebelum lahir. Hormon tersebut menyebabkan kelenjar minyak di kulit menjadi terlalu aktif. Kemudian melepaskan lebih banyak minyak dari biasanya.
  • Sel-sel kulit mati biasanya jatuh. Minyak tambahan ini menyebabkan sel-sel "menempel" pada kulit. Sel-sel ini membentuk kerak kuning dan sisik di kulit kepala.

Kapan Menghubungi Bantuan Medis Untuk Sisik Di Kulit Kepala Bayi

  • Bayi di bawah 1 bulan dengan lepuh air kecil atau jerawat 
  • Anak Anda tampak sakit

Saran Perawatan untuk Sisik Di Kulit Kepala Bayi

1. Yang Harus Anda Ketahui Tentang Sisik Di Kulit Kepala Bayi:

  • Sisik di kulit kepala bayi adalah kondisi kulit umum pada bayi baru lahir.
  • Disebabkan oleh kelenjar minyak yang terlalu aktif di kulit kepala.
  • Tidak berbahaya dan akan hilang dengan sendirinya. Namun butuh waktu.
  • Berikut adalah beberapa saran perawatan yang harus membantu.

2. Jadwal Shampoo Harian:

  • Cuci rambut dengan sampo anti ketombe (seperti Head and Shoulders). Lakukan ini dua kali seminggu. Tidak perlu resep. Catatan: Penggunaan sampo anti-ketombe setiap hari tidak diperbolehkan sampai usianya 2 tahun. Tapi, menggunakannya dua kali seminggu tidak masalah.
  • Di hari lain, cuci rambut dengan sampo bayi.

3. Pijat Kulit Kepala:

  • Sementara rambut disabuni, pijat kulit kepala dengan sikat lembut. Anda juga dapat menggunakan washlap kasar atau jari Anda selama 5 menit. Jangan khawatir Anda akan menyakiti titik lemah.

4. Baby Oil:

  • Jika kulit kepala memiliki kulit tebal (sisik), taruh sedikit baby oil di kulit kepala. Lakukan ini selama 15 menit sebelum keramas untuk melembutkan kulit.
  • Namun, bersihkan semua minyak, atau minyak tersebut dapat memperburuk Sisik di kulit kepala bayi. (Alasan: Minyak menghalangi kelenjar minyak di kulit kepala bayi.)
  • Jangan gunakan minyak zaitun. (Alasan: dapat meningkatkan pertumbuhan ragi)
  • Lotion untuk sisik di kulit kepala bayi juga tersedia tanpa resep dokter. Oleskan lotion 15 menit sebelum keramas.

5. Krim Steroid:

  • Jika ruam pada kulit kepala berwarna merah dan teriritasi, gunakan krim hidrokortison 1%. Contohnya adalah Cortaid. Tidak perlu resep.
  • Pakai ini sekali sehari.
  • Setelah 1 jam, cuci dengan sabun dan air.
  • Lakukan ini selama 7 hari atau kurang.

6. Hal-hal yang perlu diperhatikan:

  • Sisik di kulit kepala bayi akhirnya akan hilang dengan sendirinya antara usia 6 dan 12 bulan. Biasanya tidak menyebabkan gejala apa pun (seperti rasa sakit atau gatal).
  • Karena itu, perawatan adalah opsional. Biasanya dilakukan karena alasan penampilan.
  • Sampo, lotion dan menyikat akan mengurangi ketebalan sisik. Hal ini biasanya akan membuat sisik hilang lebih cepat.

7. Saat di Penitipan Anak:

  • Sisik di kulit kepala bayi tidak dapat menular ke orang lain.
  • Anak Anda tidak perlu absen dari penitipan anak.

8. Hubungi Dokter Jika:

  • Kondisinya semakin buruk setelah pengobatan
  • Berlangsung lebih dari 12 bulan

Iklan dari HonestDocs
Beli NIZORAL SS 1% SHAMPO 80ML via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Nizoral ss 1 shampo 80ml 1

13 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Sasseville D. Cradle cap and seborrheic dermatitis in infants. https://www.uptodate.com/contents/search.
Barbara Woodward Lips Patient Education Center. Caring for your newborn. Rochester, Minn.: Mayo Foundation for Medical Education and Research; 2014.
Understanding your child’s eczema. (n.d.). (https://nationaleczema.org/eczema/children/)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app