Kejang Tonik Klonik - Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Update terakhir: Apr 4, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 796.667 orang

Kejang tonik-klonik umum, yang kadang disebut grand mal seizure, adalah gangguan pada fungsi kedua sisi otak. Gangguan ini disebabkan oleh sinyal elektrik yang menyebar melalui otak secara tidak tepat. 

Kadang penyebaran sinyal elektrik yang tidak tepat menyebabkan sinyal elektrik tersebut disebarkan ke otot, saraf atau kelenjar. Penyebaran sinyal pada otak dapat menyebabkan kehilangan kesadaran dan mengalami kontraksi otot yang parah. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Kejang umum dihubungkan dengan kondisi yang disebut epilepsi. Berdasarkan Center for Disease Control and Prevention, adal sekitar 5,1 juta orang di Amerika Serikat yang memiliki riwayat penyakit Epilepsi. 

Namun, kejang yang terjadi dapat juga disebabkan oleh demam tinggi, cidera pada kepala atau kadar gula darah yang rendah. Kadang, orang yang mengalami kejang merupakan bagian dari penyembuhan dari kecanduan obat atau alkohol

Kejang tonik-klonik mendapatkan namanya dari dua tahap yang berbeda. Pada tahap kejang tonik, otot akan menegang, Anda akan kehilangan kesadaran dan Anda akan jatuh. Pada tahap kejang klonik terjadi kontraksi otot yang cepat, yang umum disebut konvulsi. 

Kejang tonik-klonik biasanya terjadi selama 1 hingga 3 menit. Jika kejang terjadi selama lebih dari lima menit, kejang merupakan kondisi medis yang darurat. 

Jika Anda menderita epilepsi, Anda akan mulai mengalami kejang tonik-klonik pada masa kanak-kanak atau remaja. Jenis kejang tonik-klonik jarang terjadi pada anak-anak dibawah umur 2 tahun. 

Kejang yang hanya terjadi sekali yang tidak berhubungan dengan epilepsi dapat terjadi pada jenjang kehidupan. Epilepsi sekali merupakan hal yang normal yang disebabkan kejadian pemicu yang secara sementara mengubah cara kerja otak. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Kejang tonik-klonik dapat menjadi kondisi medis yang darurat. Baik kejang yang disebabkan riwayat penyakit epilepsi atau kondisi kesehatan lainnya. 

Segera dapatkan bantuan medis jika kejang yang terjadi adalah kejang pertama Anda, jika Anda terluka selama kejang, atau jika Anda mengalami beberapa kali kejang.

Penyebab kejang tonik-klonik umum

Pada kejang tonik-klonik dapat disebabkan kondisi kesehatan yang bervariasi. Beberapa kondisi yang lebih parah termasuk tumor otak atau saluran darah yang terputus pada otak, yang dapat menyebabkan stroke. 

Cidera otak juga dapat memicu otak untuk menyebabkan kejang. Potensi lainnya yang dapat memicu kejang grand mal antara lain:

Kadang, dokter tidak dapat menentukan apa yang menjadi pemicu serangan kejang.

Siapakah yang berisiko mengalami kejang tonik-klonik umum?

Anda mungkin memilik risiko tinggi untuk mengalami kejang tonik-klonik jika Anda memiliki keluarga dengan riwayat penyakit epilepsi. Cidera pada otak yang berhubungan dengan trauma pada kepala infeksi atau stroke dapat membuat Anda memiliki risiko yang tinggi. 

Faktor lain yang dapat meningkatkan kemungkinan Anda mengalami kejang tonik-klonik antara lain:

  • Kekurangan tidur
  • Ketidakseimbangan elektrolit disebabkan kondisi medis lainnya
  • Penggunaan narkotika dan alkohol

Gejala yang terjadi pada kejang tonik-klonik

Jika Anda mengalami kejang tonik-klonik, beberapa atau semua gejala yang terjadi adalah sebagai berikut:

  • Perasaan atau sensasi yang aneh, yang umum disebut aura
  • Berteriak atau menjerit secara involunter
  • Kehilangan kontrol buang air kecil atau besar baik selama atau setelah terjadi kejang
  • Pingsan dan terbangun merasa bingung atau mengantuk
  • Sakit kepala yang parah setelah kejang

Umumnya, seseorang yang mengalami kejang tonik-klonik umum mengalami kaku otot dan terjatuh selama tahap tonik. Alat gerak dan wajah akan terlihat aneh secara cepat ketika otot mengalami konvulsi. 

Setelah Anda mengalami kejang tonik-klonik, Anda akan merasa bingung atau mengantuk untuk beberapa jam sebelum merasa baikan.

Bagaimana kejang tonik-klonik umum didiagnosa?

Ada beberapa cara untuk mendiagnosa epilepsi atau yang menjadi penyebab kejang

  • Riwayat medis
  • Pemeriksaan neurologis
  • Tes darah

Bagaimana cara mengobati kejang tonik-klonik umum?

Jika Anda menderita kejang tonik-klonik, Anda tidak memerlukan pengobatan khusus. Dokter akan memantau apabila Anda mengalami kejang kembali sebelum memulai pengobatan jangka panjang.

  • Obat antiepileptik
  • Operasi
  • Pengobatan berupa pemberian suplemen

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit