Kebutuhan Mineral Selama Mengandung

Dipublish tanggal: Feb 14, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 1 menit
Kebutuhan Mineral Selama Mengandung

Air putih adalah jenis minuman yang paling baik untuk semua orang dengan segala kondisi, tak terkecuali bagi ibu hamil dan yang tengah menyusui. Dr Budi Iman Santoso, SpOG(K), Ketua Departemen Obstetri dan Ginekologi FKUI-RSCM, bercerita, di masa kehamilan, khususnya di trimester tiga, ibu membutuhkan lebih banyak konsumsi cairan.

Kurang minum akan menyebabkan dehidrasi ringan akut yang dapat mempersulit proses persalinan, dan janin bisa mengalami gangguan. Jika dehidrasi terus berlanjut, ibu bisa mengalami dehidrasi ringan kronik yang bisa menyebabkan infeksi saluran kemih, konstipasi, hingga hipertensi.

Sementara di saat menyusui, Anda perlu konsumsi air yang lebih banyak untuk mencukupi kebutuhan gizi anak. Frekuensi menyusui yang sering atau keadaan banyak berkeringat dapat berakibat pada perubahan hormonal yang mengganggu produksi ASI selama menyusui.

Untuk memenuhi kebutuhan cairan, air putih lebih baik daripada minuman lain, seperti teh, kopi, atau minuman bersoda. Pilihlah air yang berkualitas baik. Bila Anda memutuskan untuk mengonsumsi air tanah, pastikan air tersebut telah dimasak hingga terbebas dari kuman. Tetapi, apabila mengonsumsi air kemasan, pastikan juga sumber dan proses pemurniannya telah dilakukan dengan baik.

Lalu bagaimana dengan air kemasan yang diberi zat tambahan? Apakah ini bisa menjadi pilihan minuman bagi ibu yang tengah hamil dan menyusui?

Umumnya, zat yang ditambahkan ke dalam air kemasan tersebut adalah vitamin B, C, D, mineral (kalsium dan magnesium), gula, serta perasa buatan. Ada air kemasan yang ditambah dengan asam folat, Vitamin B6, B12, D, dan kalsium yang diklaim bisa memperbaiki kadar asam folat pada ibu hamil. Ini juga masih akan dilengkapi dengan klaim, penambahan florida yang dapat membantu perkembangan tulang dan gigi pada janin.

Namun, American Pregnancy Association tidak terlalu menyarankan ibu hamil dan menyusui mengonsumsi jenis air tersebut sebagai minuman utama. Minuman-minuman itu hanya direkomendasikan sebagai suplemen karena sebenarnya vitamin prenatal sudah tercukupi pada vitamin yang diberikan pada ibu hamil.

Kuncinya adalah ibu mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang dengan asupan gizi dan kalori yang sudah dianjurkan. Dan, air putih tetap lebih baik.


10 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app