Berhenti Lakukan Ini Sesaat setelah Makan!

Dipublish tanggal: Jun 29, 2021 Update terakhir: Jul 21, 2021 Waktu baca: 3 menit
Berhenti Lakukan Ini Sesaat setelah Makan!

Ringkasan

Buka

Tutup

  • Untuk mencegah gangguan pencernaan atau tidak nyaman pada perut, ada baiknya untuk menghindari beberapa kebiasaan buruk setelah makan;
  • Kebiasaan buruk seperti olahraga setelah makan atau tidur setelah makan sebaiknya tidak dilakukan. Beri jeda waktu antar keduanya;
  • Kandungan yang bersifat asam pada kopi atau teh dapat mempengaruhi proses pencernaan sehingga ada baiknya untuk minum air putih saja setelah makan;
  • Kebiasaan merokok dan makan buah setelah makan ternyata dapat meningkatkan risiko naiknya asam lambung bahkan menyebabkan rasa tidak nyaman pada perut;
  • Klik untuk membeli obat pencernaan atau suplemen dan vitamin yang dikirim ke rumah Anda melalui HDmall. *Gratis ongkir ke seluruh Indonesia & bisa COD.

Penerapan pola makan sehat atau diet sehat tak hanya mengacu pada menu makanan sehat yang dikonsumsi, melainkan berkaitan juga dengan kebiasaan makan sehari-hari. Hal ini juga dapat membantu mencegah sejumlah masalah kesehatan yang dapat terjadi akibat tata cara makan yang salah. 

Jangan lakukan ini sesaat setelah makan

Kebiasaan setelah makan adalah salah satu hal yang juga harus diperhatikan termasuk memberi jarak antara waktu makan dengan aktivitas lain karena dapat menimbulkan rasa tidak nyaman di perut atau bahkan mempengaruhi kesehatan sistem pencernaan. Apa saja kebiasaan buruk setelah makan yang harus dihindari?

Iklan dari HonestDocs
Paket Vaksin Hepatitis B Di NK Health Klinik

Cegah Penyakit Hepatitis B dengan Vaksin. Paket ini termasuk 3x suntik vaksin Hepatitis B, biaya registrasi, konsultasi dengan dokter, dan pemeriksaan tanda-tanda vital.

Paket vaksin hepatitis b di nk health klinik

1. Olahraga

Setelah perut kenyang, Anda sebaiknya tidak langsung terburu-buru melakukan aktivitas atau olahraga berat. Memang tidak disarankan berolahraga dengan perut kosong karena dapat mempengaruhi energi tubuh selama olahraga serta pembakaran lemak dalam tubuh tidak maksimal. Jika ingin olahraga setelah makan, Anda dapat memberi jeda sekitar 3-4 jam sebelumnya.

Namun, Anda bisa mengatasinya dengan berjalan kaki santai sekitar 10 menit setelah makan. Hal itu dapat membantu mengurangi gejala gangguan pencernaan atau sakit pada perut, seperti perut kembung, mual, atau muntah serta membantu melancarkan fungsi kerja sistem pencernaan. 

Baca juga: Lebih Baik Makan Sebelum Olahraga atau Setelah Olahraga?

2. Tidur

Meski rasa ngantuk seringkali menghampiri sesaat setelah makan kenyang, tetapi kebiasaan tidur setelah makan harus dihindari. Kebiasaan buruk ini umumnya terjadi akibat sejumlah faktor, seperti porsi makan, jenis makanan yang dikonsumsi, pola tidur yang tidak teratur, hingga risiko penyakit tertentu misalnya anemia, sleep apnea, hingga diabetes.

Efek mengantuk dan keinginan untuk tidur setelah makan sendiri sebenarnya adalah suatu bentuk respon normal tubuh terhadap proses pencernaan yang sedang berjalan. Ketika makanan masuk ke dalam tubuh, sistem pencernaan akan mengubahnya menjadi energi bagi tubuh. Hal ini juga didasari oleh produksi melatonin pada otak serta pelepasan serotonin yang menyebabkan rasa kantuk setelah makan.

3. Mandi

Selain olahraga dan tidur, ternyata mandi juga termasuk kebiasaan buruk yang sebaiknya tidak dilakukan tepat sehabis makan. Jika ingin mandi, Anda dapat memberi jeda terlebih dahulu sekitar 30-45 menit setelah makan. Hal itu dikarenakan dapat mengganggu serta memperlambat proses pencernaan di mana aliran darah yang seharusnya membantu saluran pencernaan justru mengalir ke bagian tubuh lainnya saat mandi.

Iklan dari HonestDocs
Paket Vaksin Hepatitis B Di NK Health Klinik

Cegah Penyakit Hepatitis B dengan Vaksin. Paket ini termasuk 3x suntik vaksin Hepatitis B, biaya registrasi, konsultasi dengan dokter, dan pemeriksaan tanda-tanda vital.

Paket vaksin hepatitis b di nk health klinik

Tak hanya mandi, tetapi Anda tidak dianjurkan untuk langsung menggosok gigi. Meskipun dapat membantu membersihkan serta mengangkat bekas makanan yang mungkin menempel di sela-sela gigi, tetapi ada baiknya untuk memberikan waktu tunggu sekitar 30 menit terlebih dahulu. Hal ini berfungsi untuk mempertahankan email gigi agar tidak rusak.

4. Minum kopi atau teh

Selain makanan yang dikonsumsi, minuman seperti kopi dan teh juga dapat mempengaruhi proses pencernaan pada saluran cerna. Hal ini dikarenakan kopi dan teh cenderung memiliki sifat asam di dalamnya sehingga dapat membuat makanan menjadi sulit dicerna. Selain itu, minum teh sesaat setelah makan juga dapat mengganggu penyerapan zat besi dalam tubuh. Ada baiknya untuk menghindari kopi serta teh sekitar 1 jam sebelum dan sesudah makan. 

Untuk mengatasinya, Anda bisa mengganti kopi atau teh dengan minum air putih hangat. Tujuannya untuk membantu memperlancar proses pencernaan sehingga nutrisi dapat terserap oleh tubuh dengan lebih baik serta membantu mencegah sembelit. Namun, minum air putih sebaiknya dilakukan secara bertahap dan jangan terlalu berlebihan dalam satu waktu.

Baca juga: Benarkah Minum Air Putih 8 Gelas Sehari Sudah Cukup?

5. Merokok

Merokok sudah dikenal lama sebagai salah satu kebiasaan buruk yang dapat merusak kesehatan tubuh. Merokok pun sebaiknya tidak dilakukan setelah makan karena hal itu dapat meningkatkan risiko kenaikan asam lambung, bahkan dapat menyebabkan iritasi maupun peradangan pada saluran pencernaan.

Kebiasaan buruk lain yang sebaiknya dihindari adalah mengonsumsi buah sehabis makan. Karena buah termasuk makanan yang mudah dicerna sehingga buah dapat mengendap bahkan membusuk lebih cepat pada usus. Jika itu terjadi, maka kandungan nutrisi pada buah mungkin tidak dapat terserap dengan baik oleh tubuh. Selain itu, berbagai macam buah juga menghasilkan gas yang bisa menyebabkan perut kembung dan rasa tidak nyaman di perut. Jika ingin mengonsumsi buah bisa dilakukan pada 1-2 jam sebelum makan.

Itulah 5 kebiasaan buruk setelah makan yang sebaiknya dihindari agar tidak mengganggu kesehatan sistem pencernaan. Terapkan pola makan yang sehat dengan memperhatikan kebiasaan sehari-hari agar makanan dapat dicerna dengan baik dan memberikan energi yang cukup bagi tubuh dalam beraktivitas.


5 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app