Jari Mati Rasa - Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Update terakhir: Apr 10, 2019 Waktu baca: 4 menit
Telah dibaca 874.157 orang

Jari mati rasa menyebabkan rasa geli dan menusuk seolah-olah seseorang menyentuh dengan lembut jari Anda dengan jarum. Terkadang sensasi dapat terasa seperti terbakar.Jari mati rasa mungkin mempengaruhi kemampuan Anda untuk mengambil sesuatu. Dan Anda mungkin merasa kikuk, atau Anda seperti kehilangan kekuatan pada tangan Anda.

Jari mati rasa dapat beragam mulai dari gejala yang terjadi sekali-kali hingga sesuatu yang mengganggu kemampuan Anda untuk mengerjakan tugas sehari-hari. Namun apapun gejala Anda, perawatan noninvasif selalu tersedia.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Penyebab Potensial Jari Mati Rasa

Saraf pada tubuh Anda bertanggungjawab untuk mengirimkan pesan ke dan dari otak. Jika saraf terjepit, rusak atau teriritasi, mati rasa mungkin akan terjadi. Beberapa contoh yang diketahui menyebabkan jari mati rasa yaitu:

Sindrom Carpal Tunnel

Sindrom Carpal Tunnel terjadi ketika saraf yang menyediakan rasa pada tangan Anda menjadi terjepit atau terhalang. Kondisi ini sering menyebabkan mati rasa pada ibu jari, telunjuk dan jari tengah.

Cervical Radiculopathy

Hal ini terjadi ketika saraf yang berada pada leher Anda mengalami peradangan atau terjepit. Kondisi ini dapat menyebabkan mati rasa seperti sindrom Carpal Tunnel. Hal ini juga disebut dengan saraf terjepit.

Diabetes

Kondisi yang disebut diabetic neuropathy, dapat mengarah pada kerusakan saraf pada kaki dan tangan. Anda biasanya akan mengalami mati rasa pada kaki awalnya.

Penyakit Raynaud

Penyakit ini menyebabkan arteri kecil pada jari Anda mengalami spasma, atau membuka dan menutup dengan sangat cepat. Hal ini dapat menyebabkan mati rasa dan mempengaruhi sirkulasi darah Anda.

Rheumatoid arthritis

Hal ini merupakan salah satu gangguan autoimun yang mengakibatkan pembengkakan pelunakan dan nyeri pada sendi. Kondisi ini dapat juga mengarah pada rasa tergelitik, mati rasa dan terbakar pada tangan Anda.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Ulnar Nerve Entrapment

Sindrom Carpal Tunnel mempengaruhi titik tengah saraf pada lengan, namun Ulnar Nerve Entrapment mempengaruhi saraf Ulnar yang berada pada sisi jari kecil pada lengan. Hal ini paling sering menyebabkan mati rasa pada jari kelingking dan jari manis.

Penyebab yang jarang dari jari mati rasa dapat berupa:

  1. Amyloidosis
  2. Kista Ganglion
  3. Sindrom Guillain-Barre
  4. HIV
  5. AiDS
  6. Penyakit Lyme
  7. Multiple Sclerosis
  8. Efek samping obat seperti obat kemoterapi
  9. Sindrom Sjogren
  10. Stroke
  11. Sifilis
  12. Vasculitis
  13. Kekurangan vitamin B12
  14. Penyakit Hansen atau Leprosy
  15. Keretakan pada pergelangan tangan atau tangan.

Kapan sebaiknya memeriksakan diri ke dokter

Terkadang kegelian dan mati rasa dapat menjadi gejala dari darurat medis. Hal ini benar ketika seseorang mengalami stroke, yang mana ketika gumpalan darah atau pendarahan mempengaruhi otak. Jika Anda memiliki beberapa gejala berikut segera dapatkan pertolongan medis:

  1. Pusing
  2. Susah bernafas
  3. Linglung
  4. Tangan atau jari mati rasa
  5. Sakit kepala berat
  6. Berbicara kurang jelas
  7. Astenia (tiba-tiba merasa lemah) atau paralisis

Jika gejala mulai muncul secara teratur, mengganggu aktivitas harian Anda, atau mengakibatkan sakit dalam jumlah signifikan dan rasa tidak nyaman segera periksakan diri ke dokter.

Diagnosis Jari Mati Rasa

Dokter akan mulai diagnosis jari mati rasa dengan mengambil riwayat medis dan memeriksa lengan, tangan dan jari Anda. Pada beberapa kasus, dokter Anda mungkin merekomendasikan Anda untuk memeriksakan diri ke dokter spesialis untuk merawat tangan atau ahli saraf yang dapat menguji fungsi saraf Anda.

Dokter biasanya melakukan MRI ketika seseorang mengalami jari mati rasa. Hasil pemindaian membantu dokter mencari daerah dimana tulang pada lokasi berikut mungkin berpindah dari tempatnya:

  1. Leher
  2. Pundak
  3. Lengan
  4. Pergelangan tangan
  5. Jari-jari

Tulang yang berpindah dari tempatnya dapat mengakibatkan tekanan pada saraf Anda. Tes darah mungkin juga membantu dokter mendiagnosis kondisi yang menyebabkan jari mati rasa seperti RA atau kekurangan vitamin B-12.

Perawatan Jari Mati Rasa

Dokter mungkin menyarankan obat yang dijual di apotek untuk meredakan peradangan. Beberapa contohnya yaitu obat anti peradangan non steroid seperti ibuprofen.

Pilihan lainnya yaitu menggunakan penjepit atau belat. Hal ini akan membantu Anda menjaga pergelangan tangan atau siku dalam posisi yang baik sehingga saraf memiliki kemungkinan kecil tertekan.

Dalam kasus yang jarang terjadi, dokter Anda mungkin menyarankan perawatan yang lebih invasif jika pilihan obat apotek tidak ampuh. Suntikan steroid dapat membantu meredakan peradangan.

Operasi mungkin mengurangi kerusakan saraf atau menghilangkan atau mengurangi tulang yang menekan saraf. Prosedur ini yaitu:

  1. Membuka cubital tunnel
  2. Transposisi Ulnar Nerve anterior
  3. medial epicondylectomy

Mengistirahatkan tangan dan pergelangan tangan biasanya menjadi salah satu cara terbaik untuk mengurangi peradangan ketika Anda berada di rumah. Anda juga dapat mengompres dengan es batu pada daerah yang sakit. Berlatih untuk meregangkan tangan dan pergelangan tangan dapat juga mengurangi rasa tidak nyaman. Beberapa contohnya yaitu:

  1. Meregangkan jari Anda selebar yang Anda bisa dan posisi menggenggam selama sekitar 10 detik
  2. Memutar tangan Anda searah jarum jam sebanyak 10 kali, kemudian membalikkan arah putaran untuk mengurangi tensi otot.
  3. Memutar pundak ke belakang lima kali kemudian ke depan lima kali agar menjaganya tetap santai.

Ulangi latihan ini dalam sehari untuk mengurangi tekanan pada otot Anda.

Pencegahan Jari Mati Rasa

Beberapa penyebab yang dikaitkan dengan jari mati rasa karena cedera akibat sering digunakan. Hal ini terjadi ketika seseorang melakukan gerakan yang berulang yang dapat melukai atau merusak saraf dan menyebabkan mati rasa.

Beberapa cara untuk menghindari cedera akibat gerakan berulang yaitu:

  1. Melatih bentuk dan postur yang tepat ketika menggunakan alat, keyboard, atau perangkat lain yang menyebabkan cedera akibat gerakan berulang.
  2. Beristirahat dari aktivitas selama 30 hingga 60 menit
  3. Meregangkan otot yang Anda gunakan untuk mengurangi tekanan
  4. Membeli perangkat ergonomis atau suportif seperti pelindung pergelangan tangan atau alat untuk mengistirahatkan pergelangan tangan untuk keyboard.

Harapan

Jari mati rasa biasanya dapat dirawat jika tidak disertai dengan gejala yang membutuhkan perhatian darurat medis. Beristirahat dapat membantu mengurangi cedera akibat terlalu sering digunakan. Dokter dapat juga menyarankan perawatan medis yang lebih spesifik tergantung pada penyebab utama kondisi Anda.

Biasanya semakin dini Anda merawat jari mati rasa, semakin kecil kemungkinan gejala menjadi permanen. Penting untuk tidak mengabaikan gejala Anda.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit