Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM

Gangguan Ereksi

Update terakhir: NOV 17, 2019 Waktu baca: 2 menit
Telah dibaca 1.431.353 orang

Proses ereksi erat kaitannya dengan aliran darah. Organ yang menjadi kunci utama untuk memompa darah adalah jantung. Agar aliran darah dapat berjalan dengan baik dan optimal maka jantung harus dapat keadaan sehat. 

Jantung yang sehat juga menjadikan kemampuannya dalam memompa darah dapat berjalan dengan maksimal sehingga proses ereksi dapat berjalan dengan baik.

Iklan dari HonestDocs
Beli Rozgra - Sildenafil Citrate 100MG via HonestDocs

Rozgra Tablet adalah obat yang digunakan untuk mengobati disfungsi ereksi. Rozgra Tablet mengandung zat aktif Sildenafil citrate (Obat yang termasuk inhibitor selektif cGMP). Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Rozgra sildenafil citrate 100mg

Adanya gangguan proses ereksi bisa disebabkan oleh memburuknya keadaan jantung. Hal ini bisa dipicu dengan rokok dan alkohol. Bila tidak segera ditangani, maka hal ini mampu menurunkan kinerja ereksi penis Anda. 

Selain dari jantung, organ testosteron juga merupakan salah satu organ krusial yang menentukan apakah ereksi dapat berjalan dengan baik. Sebagai informasi tambahan, berikut akan dijelaskan mengenai lima faktor yang menyebabkan kemampuan ereksi menjadi terganggu.

Mengkonsumsi Makanan Penutup

Makanan penutup umumnya berupa kue atau kudapan yang manis dan memiliki kandungan gula yang tinggi. Mengkonsumsinya dengan soda dapat menstimulasi kenaikan gula dalam darah dan juga melepaskan hormon insulin

Hal inilah yang akhirnya menyebabkan proses ereksi pada penis menjadi terganggu.

Tidur Bersama dengan Bayi

Dari beberapa hasil penelitian yang dilakukan oleh Northwestern University, menunjukkan bahwa tidur bersama dengan bayi terutama bagi bayi yang baru lahir dapat memicu gangguan pada proses ereksi

Hal ini dikarenakan aktivitas tidur dilakukan pada lingkungan dengan suara yang bising oleh tangisan bayi yang akhirnya dapat memicu penurunan hormon testosteron. Walaupun Anda terbangun atau tidak namun adanya suara bising ini tetap dapat memicu penurunan hormon testosteron.

Iklan dari HonestDocs
Beli Simvastatin via HonestDocs!

Simvastatin berfungsi untuk menurunkan kadar kolesterol yang tinggi pada pasien – pasien dislipidemia. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Minuman Keras

Beberapa jenis minuman keras seperti hops yang ada di dalam bi hingga congener yang ada dalam wine memiliki sifat-sifat seperti pada hormon estrogen yang bisa menurunkan kadar hormon testosteron. 

Penurunan kadar hormon testosteron inilah yang akhirnya menyebabkan proses ereksi menjadi terganggu. Walaupun minuman keras mampu mengganggu ereksi, namun hal ini dapat diatasi dengan mengkonsumsi dua gelas air putih. 

Dengan begitu kadar alkohol tinggi yang ada di dalam tubuh dapat dinetralkan dengan segera dan proses ereksi tidak terganggu lagi.

Mengkonsumsi Kedelai

Walaupun termasuk kedalam jenis kacang-kacangan yang memiliki kadar protein dalam jumlah yang tinggi dan dapat digunakan sebagai pengganti protein hewani. Namun kedelai memiliki sifat seperti hormon estrogen yang berfungsi sebagai hormon seks pada wanita.

Karena sifatnya yang seperti estrogen inilah yang menyebabkan pengkonsumsian kedelai dapat menurunkan hormon testosteron pada pria yang berakhir dengan terhambatnya proses ereksi. 

Namun dari hasil penelitian, mengkonsumsi kedelai dalam jumlah cukup tidak akan menurunkan libido. Proses ereksi akan terhambat jika konsumsi kedelai dilakukan dalam jumlah yang cukup besar.

Iklan dari HonestDocs
Beli Simvastatin via HonestDocs!

Simvastatin berfungsi untuk menurunkan kadar kolesterol yang tinggi pada pasien – pasien dislipidemia. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Kurangnya Jam Tidur

Waktu tidur yang kurang juga dilansir menjadi salah satu penyebab terganggunya proses ereksi pada tubuh pria. Menurut University of Chicago, tidur yang cukup untuk memenuhi syarat kesehatan sekurang-kurangnya adalah 5 jam. 

Porsi tidur ini mampu meningkatkan kadar testosteron pada remaja pria hingga mencapai 10%. Oleh karena itu, tidur yang cukup perlu dilakukan agar proses ereksi tidak terhambat. Jumlah waktu ideal yang digunakan untuk tidur adalah sekitar 8 jam tiap malamnya.

Demikianlah beberapa informasi yang dapat diberikan terkait faktor-faktor yang dapat menghambat proses ereksi yang terjadi pada tubuh. Semoga dapat menjadi inspirasi dan juga manfaat bagi anda semua untuk selalu menjaga kesehatan agar proses ereksi dapat berjalan dengan baik.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit