Propolis: Manfaat, Dosis, & Efek Samping

Dipublish tanggal: Mei 17, 2019 Update terakhir: Jan 21, 2020 Waktu baca: 3 menit

Tahukah Anda bahwa madu bukan satu-satunya yang dihasilkan lebah? Lebah juga menghasilkan senyawa yang disebut propolis dari getah pada pohon Ketika mereka menggabungkan getah dengan buangan dan lilin lebah mereka sendiri, mereka menciptakan produk lengket, berwarna coklat kehijauan yang digunakan sebagai lapisan untuk membangun sarang mereka. Ini lah yang disebut dengan propolis.

Ribuan tahun yang lalu, peradaban kuno menggunakan propolis untuk khasiat obatnya. Orang Yunani menggunakannya untuk mengobati abses. Orang-orang siria menaruhnya pada luka dan tumor untuk melawan infeksi dan membantu proses penyembuhan. Sedangkan orang Mesir menggunakannya untuk membalsem mumi.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Komposisi propolis dapat bervariasi tergantung pada lokasi dan jenis pohon tempat mereka bersarang. Misalnya, propolis dari Eropa tidak akan memiliki susunan kimiawi yang sama seperti propolis dari Brazil. Sehingga manfaat kesehatan dari propolis berbeda-beda di tiap-tiap negara.

Manfaat Propolis

Propolis tampaknya memiliki aktivitas melawan bakteri, virus, dan jamur. Mungkin juga memiliki efek anti-inflamasi dan membantu menyembuhkan kulit. Berikut beberapa penyakit yang diyakini dapat ditangani dengan penggunaan propolis :

Walaupun begitu banyak manfaat kesehatan yang dimiliki oleh propolis, namun penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk menilai tingkat efektivitas propolis.

Dosis Propolis

Propolis tersedia dalam berbagai bentuk, termasuk tablet, kapsul, bubuk, ekstrak, permen, salep, krim, lotion, dan produk perawatan pribadi lainnya.

  • Sariawan. Mengkonsumsi propolis setiap hari selama 6-13 bulan dapat mengendalikan sariawan berulang.
  • Cold sores. oleskan salep propolis 3% lima kali sehari dapat membantu mempercepat waktu penyembuhan dan mengurangi rasa sakit akibat cold sores.
  • Herpes genital. oleskan salep propolis 3% empat kali sehari selama. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa penggunaan propolis lebih baik daripada pengobatan konvensional menggunakan salep asiklovir 5%.
  • Suatu jenis infeksi usus yang disebut giardiasis. menggunakan ekstrak propolis 30% selama 5 hari dapat menyembuhkan giardiasis lebih baik daripada penggunaan obat tinidazole.
  • Luka bakar ringan. Mengoleskan propolis ke kulit setiap 3 hari dapat membantu mengobati luka bakar ringan dan mencegah infeksi.
  • Operasi mulut. menggunakan bilas mulut propolis lima kali sehari selama 1 minggu dapat meningkatkan penyembuhan dan mengurangi rasa sakit dan bengkak setelah operasi mulut.
  • Luka dan peradangan mulut yang menyakitkan (mukositis oral). membilas mulut dengan 30% propolis tiga kali sehari selama 7 hari dapat membantu mengurangi peradangan dan meningkatkan penyembuhan luka pada beberapa orang dengan luka mulut yang disebabkan oleh kemoterapi.
  • Infeksi jamur di mulut (kandidiasis orofaringeal). Penelitian awal menunjukkan bahwa menggunakan ekstrak propolis hijau Brazil empat kali sehari selama 7 hari dapat mencegah kandidiasis mulut pada orang dengan gigi palsu.
  • Pembengkakan vagina (vaginitis). menerapkan larutan propolis 5% ke dalam vagina selama 7 hari dapat mengurangi gejala dan meningkatkan kualitas hidup pada orang dengan pembengkakan vagina.
  • Kutil. Mengkonsumsi propolis setiap hari hingga 3 bulan dapat menyembuhkan kutil pada beberapa orang. Namun, propolis tampaknya tidak bisa mengobati kutil yang terdapat pada telapak kaki maupun telapak tangan.

Efek Samping Propolis

Propolis aman bila diminum atau dioleskan pada kulit dengan cara yang tepat. Propolis dapat menyebabkan reaksi alergi, terutama pada orang yang alergi terhadap lebah atau produk lebah. Obat pelega tenggorokan yang mengandung propolis dapat menyebabkan iritasi dan sariawan.

Interaksi Propolis

Hingga saat ini belum ada penelitian atau laporan yang mengatakan bahwa propolis memiliki interaksi dengan penggunaan bersama obat-obatan lainnya. Untuk informasi lebih lanjut, periksa pada label kemasan produk atau diskusikan dengan dokter Anda.

Perhatian

  • Kehamilan dan menyusui: Tidak ada informasi yang cukup mengenai keamanan penggunaan propolis jika Anda hamil atau menyusui. Hindari penggunaan obat apapun tanpa rekomendasi dari dokter.
  • Asma: Beberapa ahli percaya bahan kimia tertentu dalam propolis dapat memperburuk asma. Hindari menggunakan propolis jika Anda menderita asma.
  • Kondisi pendarahan: Zat kimia tertentu dalam propolis dapat memperlambat proses pembekuan darah. Mengkonsumsi propolis dapat meningkatkan risiko perdarahan pada orang dengan gangguan perdarahan.
  • Alergi: Jangan gunakan propolis jika Anda alergi terhadap produk-produk seperti madu, tumbuhan runjung, pohon poplar, Peru balsam, dan salisilat.
  • Pembedahan: Bahan kimia tertentu dalam propolis mungkin dapat memperlambat proses pembekuan darah. Penggunaan propolis dapat meningkatkan risiko perdarahan selama dan setelah operasi. Hindari penggunaan propolis 2 minggu sebelum operasi.

5 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Propolis: Side Effects, Dosages, Treatment, Interactions, Warnings. RxList. (https://www.rxlist.com/consumer_propolis_nivcrisol/drugs-condition.htm)
Propolis Uses, Benefits & Side Effects. Drugs.com. (https://www.drugs.com/npc/propolis.html)
Propolis Diterpenes as a Remarkable Bio-Source for Drug Discovery Development: A Review. National Center for Biotechnology Information. (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5486111/)

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Ingin beli obat ini? Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dengan pembayaran via bank transfer, kartu kredit, COD (di sebagian besar kota), Alfamart, dan OVO. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum.

Chat di WhatsApp
Buka di app