GRACIA BELINDA
Ditulis oleh
GRACIA BELINDA
DR. KARTIKA MAYASARI
Ditinjau oleh
DR. KARTIKA MAYASARI

Diflucortolone Valerate​: Manfaat, Dosis, & Efek Samping

Dipublish tanggal: Sep 29, 2020 Update terakhir: Okt 26, 2020 Waktu baca: 3 menit

Ringkasan

Buka

Tutup

  • Diflucortolone Valerate adalah obat golongan kortikosteroid sediaan topikal yang digunakan untuk mengobati masalah kulit akibat peradangan
  • Beberapa masalah kulit yang bisa diatasi dengan Diflucortolone Valerate antara lain eksim/dermatitis, alergi, psoriasis, maupun lichen planus
  • Diflucortolone Valerate tersedia dalam bentuk krim yang dijual dalam kemasan tube 10 gram dan memerlukan resep dokter
  • Diflucortolone Valerate hanya untuk penggunaan luar dan bisa dioleskan pada kulit yang terinfeksi 2-3 kali sehari secara perlahan
  • Klik untuk mendapatkan Diflucortolone Valerate atau obat kulit lainnya ke rumah Anda di HDmall. *Gratis ongkir ke seluruh Indonesia & bisa COD

Diflucortolone Valerate adalah obat golongan kortikosteroid sediaan topikal yang seringkali digunakan untuk mengobati masalah kulit akibat peradangan (inflamasi), seperti eksim/dermatitis, alergi, psoriasis, maupun lichen planus. Salah satu merk obat yang dikenal mengandung Diflucortolone Valerate adalah Nerilon.

Mengenai Diflucortolone Valerate

Golongan

Obat resep

Kemasan

Krim tube 10 gram

Kandungan

Diflucortolone Valerate

Manfaat Diflucortolone Valerate

Diflucortolone Valerate adalah obat steroid antiinflamasi yang digunakan untuk mengatasi masalah kulit terutama eksim/dermatitis yang tidak disertai dengan infeksi. Sejumlah peradangan pada kulit sendiri umumnya menimbulkan gejala atau ciri-ciri umum yang berupa gatal, ruam kemerahan, pembengkakan, hingga kulit bersisik.

Obat kulit Diflucortolone Valerate ini berfungsi menurunkan pelepasan zat inflamasi atau peradangan sehingga mampu menghasilkan efek menenangkan pada kulit dan mengurangi gejala pada kulit.

Dosis Diflucortolone Valerate

Diflucortolone Valerate hanya boleh digunakan pada kulit karena merupakan obat topikal (obat luar). Hindari penggunaan Diflucortolone Valerate pada area wajah, selangkangan, dan ketiak (kecuali disarankan dokter). Setelah menggunakan Diflucortolone Valerate, area pengobatan tidak perlu ditutup atau dibalut dengan apapun.

Diflucortolone Valerate bisa diberikan dengan dosis sebagai berikut:

  • Oleskan pada kulit yang terinfeksi 2-3 kali sehari secara perlahan

Lakukan evaluasi terhadap manfaat Diflucortolone Valerate setelah 1 minggu pemakaian, tetapi sebaiknya tidak digunakan untuk jangka panjang (tidak lebih dari 4 minggu). Gunakan Diflucortolone Valerate sesuai aturan dan petunjuk dokter, termasuk dalam menghentikan penggunaannya. Hindari pula pemakaian obat dalam dosis yang lebih besar atau lebih kecil atau lebih lama dari yang dianjurkan.

Efek Samping Diflucortolone Valerate

Efek samping Diflucortolone Valerate yang bisa terjadi di antaranya:

  • Munculnya stretch marks
  • Perubahan warna kulit
  • Terjadinya infeksi pada kulit 
  • Munculnya jerawat

Selain itu, ada kemungkinan munculnya reaksi alergi akibat pemakaian Diflucortolone Valerate yang berupa ruam kemerahan, gatal pada kulit, pembengkakan pada bibir dan wajah (angioedema), pusing, serta sulit bernapas.

Efek samping dari penggunaan Diflucortolone Valerate bisa berbeda-beda pada setiap orang dan ada pula beberapa efek samping lain yang mungkin tidak tercantum di atas. Oleh karena itu, apabila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping Diflucortolone Valerate, silakan konsultasikan dengan dokter Anda.

Interaksi obat

Diflucortolone Valerate dapat menimbulkan interaksi obat jika digunakan bersamaan dengan beberapa jenis obat lainnya, seperti obat kortikosteroid lain, misalnya Prednison. Oleh karena itu, gunakan Diflucortolone Valerate sesuai aturan dan petunjuk dokter. Beritahukan juga seluruh obat yang sedang digunakan, termasuk obat herbal maupun suplemen vitamin untuk menghindari terjadinya interaksi obat.

Perhatian

Hal-hal yang harus diperhatikan selama menggunakan obat Diflucortolone Valerate antara lain:

  • Obat ini hanya boleh digunakan untuk mengobati masalah kulit. Hindari kontak dengan mata
  • Diflucortolone Valerate tidak bisa mengobati infeksi akibat virus, bakteri, maupun jamur
  • Beritahu dokter jika Anda memiliki riwayat alergi terhadap kandungan obat tertentu terutama obat kortikosteroid
  • Ibu hamil atau ibu menyusui harus berhati-hati dalam menggunakan Diflucortolone Valerate. Diskusikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum penggunaan
  • Penderita infeksi kulit seperti herpes simplex maupun cacar air sebaiknya berkonsultasi dulu dengan dokter sebelum menggunakan Diflucortolone Valerate
  • Pemakaian Diflucortolone Valerate harus dihentikan jika muncul ruam pada kulit atau tanda lain yang menunjukkan adanya reaksi alergi
  • Penggunaan Diflucortolone Valerate dapat memperlambat pertumbuhan anak jika digunakan dalam jangka waktu yang lama. Konsultasikan dengan dokter

Artikel terkait:

Dalam pemilihan obat, manfaat yang diperoleh harus dipastikan lebih besar daripada risiko yang mungkin dialami pasien. Oleh karena itu, penggunaan obat Diflucortolone Valerate harus sesuai dengan yang dianjurkan.


3 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Drugbank. Diflucortolone Valerate. (https://go.drugbank.com/drugs/DB09095)
HealthLinkBC. Diflucortolone Valerate - Topical. (https://www.healthlinkbc.ca/medications/fdb0870)

Artikel ini hanya sebagai informasi obat, bukan anjuran medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter atau apoteker mengenai informasi akurat seputar obat.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app