Cara Mengatasi Wasir Setelah Kehamilan dan Persalinan

Dipublish tanggal: Mei 20, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 3 menit
Cara Mengatasi Wasir Setelah Kehamilan dan Persalinan

Wasir adalah suatu kondisi terjadinya pembengkakan pembuluh darah di dalam rektum atau di kulit sekitar anus. Kondisi ini biasanya akibat peningkatan tekanan pada dubur bawah dan menyebabkan rasa nyeri saat buang air besar.

Saat hamil, secara tidak langsung bayi juga akan memberi tekanan ekstra pada area ini. Akibatnya, wasir dapat berkembang selama dan setelah kehamilan atau melahirkan. Kondisi ini sangat umum terjadi setelah persalinan normal. Wasir sendiri dapat menyebabkan beberapa gejala, termasuk perdarahan, pembengkakan, dan rasa gatal saat buang air besar.

Iklan dari HonestDocs
Beli BLACKMORES CELERY 7000 via HonestDocs

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Blackmores celery 7000 120 1

Apakah wasir dapat menghilang dengan sendirinya?

Wasir biasanya akan hilang dengan sendirinya, tetapi bergantung pada ukuran, lokasi, dan tingkat keparahannya. Pengobatan wasir sendiri dapat memakan waktu mulai dari beberapa hari hingga beberapa minggu. Terkadang wasir membentuk gumpalan darah yang menyakitkan dan dikenal sebagai wasir trombosis. Meskipun kebanyakan dari gumpalan ini tidak berbahaya, tetapi bisa menimbulkan rasa yang sangat menyakitkan. Penanganan untuk jenis wasir trombosis adalah dengan melakukan tindakan invasif minimal untuk menghilangkannya.

Selain itu, beberapa jenis wasir juga dapat berkembang menjadi kondisi kronis karena berlangsung selama beberapa bulan atau lebih tanpa adanya pengobatan. Oleh karena itu, untuk menghindari kondisi yang lebih parah, berikut ini cara penanganan wasir alami yang dapat dilakukan.

Baca juga: Cara Alami Atasi Susah Buang Air Besar

Cara alami mengatasi wasir setelah kehamilan dan persalinan

Sebagian besar kasus wasir memang dapat sembuh sendiri, tetapi ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mempercepat waktu penyembuhan dan mengurangi rasa tidak nyaman. Berikut ini adalah beberapa solusi alami yang aman digunakan saat hamil dan menyusui:

  • Hindari mengejan. Mengejan saat buang air besar akan memberi tekanan lebih besar pada daerah dubur. Berhati-hatilah untuk tidak mendorong, mengejan, atau membungkuk ketika duduk di toilet
  • Tambahkan serat ke dalam menu makanan harian. Serat makanan membantu melunakkan tinja sekaligus memperlancar saluran cerna. Diet tinggi serat dapat membantu mengobati dan mencegah sembelit yang membuat wasir bertambah parah. Makanan berserat tinggi termasuk buah-buahan, sayur, dan biji-bijian
  • Minum air putih lebih banyak agar tubuh tetap terhidrasi dan juga membantu mencegah sembelit
  • Rendam area sekitar anus. Atasi rasa sakit dan iritasi dengan merendam area bokong ke dalam air mandi hangat selama 10-15 menit sebanyak 2-3 kali sehari di bathtub
  • Jaga kebersihan area anus. Menjaga area anal tetap bersih dengan membilasnya dengan air hangat dapat membantu mencegah iritasi tambahan yang mungkin menghalangi proses penyembuhan
  • Gunakan tisu basah. Tisu basah lebih lembut dari kertas toilet kering, tetapi pilihlah tisu yang bebas pewangi untuk menghindari iritasi
  • Oleskan kompres dingin. Gunakan kompres es air dingin untuk mengurangi pembengkakan dan rasa sakit. Pastikan untuk membungkusnya dengan handuk atau kain sebelum meletakkannya langsung di kulit

Baca juga: Makanan untuk Penderita Wasir (Ambeien)

Penggunaan obat untuk mengatasi wasir

Selain cara alami di atas, beberapa jenis obat dan suplemen topikal juga dapat membantu mengobati gejala wasir. Jika Anda sedang hamil atau menyusui, bicarakan dengan dokter sebelum menggunakan penggunaan obat jenis apapun, seperti:

  • Pelunak feses. Pelunak feses atau tinja dapat membantu melembabkan tinja sehingga dapat dengan mudah melewati usus dan keluar
  • Suplemen serat. Jika penyesuaian pola makan tidak cukup, Anda dapat mempertimbangkan untuk mengonsumsi suplemen serat termasuk campuran minuman. Jika Anda sedang hamil atau menyusui, pastikan untuk berbicara dengan dokter Anda terlebih dahulu.
  • Tisu obat. Tisu obat yang sering mengandung witch hazel, hydrocortisone, atau lidocaine dapat membantu menghilangkan rasa gatal, nyeri, dan peradangan
  • Krim dan supositoria wasir. Krim dan supositoria wasir membantu mengurangi rasa sakit dan peradangan baik secara eksternal maupun internal

Jika Anda merasakan benjolan keras di sekitar anus, segera periksakan diri ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut. Benjolan keras ini mungkin merupakan wasir yang tersumbat. Selain itu, segera cari pertolongan medis darurat jika Anda mengalami pendarahan anus yang tidak terkendali.

Baca juga: Penggunaan Minyak Kelapa Untuk Mengobati Wasir

9 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Tobah YB. (2017). Is it safe to take stool softeners to treat pregnancy constipation? (https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/pregnancy-week-by-week/expert-answers/pregnancy-constipation/faq-20058550)
Staroselsky A, et al. (2008). Hemorrhoids in pregnancy. (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2278306/)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app