Cara Mudah Mengatasi Susah Buang Air Besar

Dipublish tanggal: Feb 22, 2019 Update terakhir: Mei 19, 2021 Tinjau pada Mei 26, 2019 Waktu baca: 3 menit
Cara Mudah Mengatasi Susah Buang Air Besar

Ringkasan

Buka

Tutup

  • Masalah susah buang air besar atau sembelit merupakan salah satu kondisi gangguan pencernaan yang cukup sering terjadi 
  • Penyebab susah BAB antara lain kurang makanan berserat, malas berolahraga, suka menunda buang air besar, hingga menderita penyakit tertentu
  • Ada beberapa cara mengatasi susah buang air besar di antaranya minum air putih lebih banyak, rutin olahraga, serta memperhatikan konsumsi obat rutin
  • Makanan tinggi serat seperti pepaya, jambu, pisang, apel, wortel, bayam, ataupun minuman probiotik dapat membantu melancarkan sistem pencernaan
  • Penggunaan obat tertentu juga dapat menimbulkan efek samping sehingga menyebabkan susah buang air besar dan perlu dikonsultasikan ke dokter
  • Saat ini juga terdapat beragam merk obat pencahar (laksatif) yang banyak tersedia di pasaran untuk mengatasi masalah susah BAB
  • Klik untuk membeli obat pencernaan yang dikirim ke rumah Anda di HDmall. *Gratis ongkir ke seluruh Indonesia & bisa COD

Susah buang air besar adalah masalah yang tidak boleh dianggap remeh, memang hal ini biasanya tidak berbahaya jika mengalami gangguan yang ringan. 

Namun pada beberapa kasus, hal ini dapat menyebabkan BAB berdarah dan kompilkasi penyakit lainnya. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk melakukan buang air besar secara teratur.

Iklan dari HonestDocs
Beli L-BIO 30 SACH via HonestDocs

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Seseorang dikatakan susah buang air besar atau sembelit/konstipasi jika dalam waktu satu minggu hanya buang air besar sebanyak 1-2 kali atau kurang, BAB dengan feses yang keras, maupun membutuhkan waktu yang lebih lama untuk buang air besar. 

Jika mengalami susah BAB sebaiknya Anda segera mengatasinya dengan cara alami dan sederhana namun dipercaya mampu mengatasi dan mencegah sembelit atau susah buang air besar.

Baca juga: Buang Air Besar Berdarah: Apa Yang Harus Anda Lakukan?

Penyebab susah buang air besar (BAB)

Untuk mengatasi susah buang air besar, perlu diketahui terlebih dahulu apa yang menjadi penyebabnya. Oleh karena itu, berikut ini beberapa penyebab susah buang air besar:

  • Pengaruh gaya hidup yang tidak sehat seperti kurang olahraga
  • Pola makan yang tidak seimbang seperti kurang serat
  • Faktor kehamilan dan menyebabkan otot usus sulit berkontraksi
  • Suka menunda buang air besar
  • Pengaruh penggunaan obat-obatan
  • Terjadi perubahan hormon pada tubuh
  • Menderita penyakit tertentu, seperti diabetes, kanker usus, hingga penyakit kelainan saraf
  • Faktor psikologis, seperti cemas, stress, maupun depresi

Cara mengatasi susah buang air besar (BAB)

Secara umum, susah buang air besar dapat diatasi dengan cara mengubah pola makan dan gaya hidup. Berikut cara untuk mengatasi susah buang air besar:

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Diabetes via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 36

1. Tingkatkan asupan tinggi serat

Salah satu cara mengatasi susah buang air besar adalah dengan menambah asupan makanan yang tinggi serat, seperti sayur dan buah dengan jumlah yang lebih banyak seperti pepaya, brokoli, jambu, pisang, jeruk, apel, mangga, wortel, dan bayam. Anda juga dapat mengonsumsi probiotik atau obat sembelit untuk melancarkan sistem pencernaan.

Serat atau fiber adalah jenis karbohidrat yang tidak bisa dicerna oleh tubuh. Berbagai jenis serat bisa didapatkan pada buah, sayur, biji-bijian, roti gandum, sereal, dan kacang-kacangan. Serat terbagi menjadi serat larut dan serat tidak larut yang dapat membantu mengatasi sembelit. Serat sendiri dapat mengikat air dan menjaga jumlah air dalam usus sehingga menjaga feses tetap lunak dan mudah dikeluarkan.

Baca juga: Jenis Makanan Tinggi Serat yang Baik Dikonsumsi Rutin 

2. Minum air putih

Selain menghindari dehidrasi, minum air putih yang banyak juga dapat membantu melancarkan buang air besar. Cairan dalam tubuh yang cukup dapat membuat konsistensi feses menjadi lebih lunak dan melancarkan pencernaan. 

Anda dapat memperbanyak minum air putih sekitar 2-4 gelas dibandingkan biasanya terutama minum air putih di pagi hari akan mempermudah buang air besar. Selain itu, untuk mencukupi kebutuhan cairan dalam tubuh, Anda juga bisa mengonsumsi minuman elektrolit untuk mempercepat penyerapan cairan.

3. Melakukan olahraga dan aktif bergerak

Olahraga atau aktivitas fisik tidak hanya membantu menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, tetapi menjadi salah satu cara mengatasi susah buang air besar. Dengan beraktivitas, tubuh dapat merangsang pergerakan usus dan meningkatkan aliran darah sehingga feses dapat bergerak keluar secara mudah dan lancar. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Anda boleh berolahraga untuk mengatasi susah buang air besar, tetapi hindari melakukannya sesaat setelah makan karena aliran darah akan naik menuju jantung sehingga dapat menimbulkan perut kembung dan konstipasi. Berikan jeda antara waktu makan dan berolahraga.

Baca juga: Cara Alami Atasi Susah Buang Air Besar

4. Perhatikan penggunaan obat tertentu

Jika Anda merasakan susah buang air besar setelah beberapa kali menggunakan obat tertentu, ada baiknya untuk menghentikan sementara penggunaan obat tersebut untuk memeriksa kembali apakah susah buang air besar disebabkan oleh efek samping obat atau tidak.

Untuk memastikan kondisi Anda, konsultasikan dengan dokter mengenai obat pengganti atau pengurangan dosis yang mungkin dilakukan. Jika beberapa cara di atas belum berhasil untuk mengatasi susah BAB, maka Anda dapat menggunakan obat pencahar (laksatif) yang banyak tersedia di pasaran.

26 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Crockett SD, et al. American Gastroenterological Association Institute guideline on medical management of opioid-induced constipation. Gastroenterology. 2019;156:218.
Ohkusa T, et al. Gut microbiota and chronic constipation: A review and update. Frontiers in Medicine. 2019;6:1. https://www.frontiersin.org/articles/10.3389/fmed.2019.00019/full.
Constipation. American Gastroenterological Association. https://www.gastro.org/practice-guidance/gi-patient-center/topic/constipation.

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app