Cara Mengatasi Buta Warna yang Perlu Anda Ketahui

Menggunakan kacamata berwarna khusus atau mengenakan lensa kontak berwarna merah pada satu mata dapat meningkatkan kemampuan beberapa orang untuk membedakan antara warna, meskipun tidak ada metode yang dapat membuat penglihatan mereka menjadi sempurna.
Dipublish tanggal: Agu 22, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Mar 12, 2020 Waktu baca: 3 menit
Cara Mengatasi Buta Warna yang Perlu Anda Ketahui

Buta warna terjadi ketika Anda tidak dapat melihat warna secara normal. Kondisi ini juga dikenal sebagai kekurangan warna. Buta warna sering terjadi ketika seseorang tidak dapat membedakan antara warna-warna tertentu. Biasanya terjadi antara hijau dan merah, dan terkadang biru.

Di  retina, terdapat dua jenis sel yang dapat mendeteksi cahaya. Kedua sel ini disebut sel batang dan sel kerucut. Sel batang hanya mendeteksi cahaya dan gelap dan sangat sensitif terhadap tingkat cahaya rendah. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Mata via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 12

Sel kerucut mendeteksi warna dan terkonsentrasi di dekat pusat penglihatan Anda. Ada tiga jenis sel kerucut yang dapat melihat warna: merah, hijau dan biru. Otak menggunakan input dari sel kerucut ini untuk menentukan persepsi warna yang nampak pada penglihatan.

Buta warna dapat terjadi ketika tidak adanya satu jenis atau lebih sel kerucut. Kondisi ini menyebabkan sel kerucut tidak berfungsi, atau mendeteksi warna yang berbeda dari warna yang normal. 

Buta warna yang parah terjadi ketika ketiga sel kerucut tidak ada. Buta warna ringan terjadi ketika ketiga sel kerucut ada tetapi satu sel kerucut tidak berfungsi dengan baik.

Ada beberapa tingkat buta warna. Beberapa orang dengan kekurangan warna ringan dapat melihat warna secara normal dalam cahaya yang baik tetapi mengalami kesulitan dalam cahaya redup. Yang lain tidak bisa membedakan warna tertentu dalam kondisi cahaya apa pun. Bentuk buta warna yang paling parah, adalah kondisi dimana semuanya terlihat dalam nuansa abu-abu, jarang terjadi. Buta warna biasanya mempengaruhi kedua mata secara bersamaan dan biasanya kondisi ini tidak bertambah parah.

Bagaimana Penanganan Pada Kasus Buta Warna ?

Tidak ada obat yang dapat digunakan untuk kekurangan warna bawaan. Tetapi jika penyebabnya adalah penyakit atau cedera mata, mengobati kondisi yang mendasarinya dapat meningkatkan kualitas penglihatan.

Menggunakan kacamata berwarna khusus atau mengenakan lensa kontak berwarna merah pada satu mata dapat meningkatkan kemampuan beberapa orang untuk membedakan antara warna, meskipun tidak ada metode yang dapat membuat penglihatan mereka menjadi sempurna.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Mata via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 12

Kebanyakan orang yang mengalami kekurangan penglihatan warna menemukan cara untuk mengatasi ketidakmampuan untuk melihat warna tertentu dengan:

  • Mengatur dan memberi label pakaian, furnitur atau benda berwarna lainnya (dengan bantuan teman atau keluarga) untuk memudahkan pengenalan.
  • Mengingat urutan sesuatu hal daripada mengenali warna mereka. Misalnya, lampu lalu lintas berwarna merah di atas, kuning di tengah dan hijau di bawah.

Apa Itu kacamata buta warna?

Kacamata buta warna adalah kacamata dengan lensa berwarna khusus yang membantu seseorang dengan kekurangan penglihatan warna untuk melihat warna dengan lebih akurat. 

Meskipun kacamata buta warna tidak akan "menyembuhkan" kebutaan warna, kacamata ini memberi kesempatan bagi seseorang yang mengalami buta warna untuk melihat dunia dengan spektrum warna yang lebih akurat saat mengenakan kacamata.

1. Kacamata EnChroma

Saat ini, merek kacamata buta warna yang paling populer dibuat oleh EnChroma, sebuah perusahaan teknologi yang berbasis di California. 

Kacamata EnChroma dikembangkan oleh Andrew Schmeder, ahli matematika dan peneliti UC Berkeley yang terlatih dalam bidang psikofisika perseptual, dan Don McPherson, PhD, seorang peneliti kaca yang, sebelum ikut mendirikan EnChroma, menemukan kacamata keselamatan laser untuk ahli bedah.

Menurut EnChroma, penyebab paling mendasar dari kekurangan penglihatan warna adalah respon tumpang tindih yang abnormal terhadap cahaya oleh sel-sel khusus di retina yang disebut sel kerucut fotoreseptor. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Mata via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 12

Masalah ini paling sering mempengaruhi sel kerucut yang biasanya sensitif terhadap panjang gelombang cahaya merah atau hijau, menyebabkan "kebutaan warna merah-hijau."

Untuk mengimbangi respons tumpang tindih yang abnormal ini, lensa EnChroma memiliki bahan optik yang secara selektif menghilangkan panjang gelombang cahaya tertentu persis di tempat terjadinya tumpang tindih.

 Hasilnya: persepsi warna yang lebih akurat karena otak sekarang dapat lebih membedakan panjang gelombang merah dari panjang gelombang hijau.

2. Kacamata colorcorrection system

Pilihan lain untuk kacamata buta warna adalah ColorCorrection System, yang dikembangkan oleh Dr. Thomas Azman, seorang ahli kacamata di Maryland.  Kacamata ini adalah sistem filter khusus yang mengubah panjang gelombang setiap warna yang masuk ke mata Anda. 

Filter ColorCorrection dirancang secara unik untuk setiap individu yang buta warna dan dapat diterapkan pada lensa kontak serta kacamata.

Kekurangan penglihatan warna bisa membuat frustasi dan dapat menghambat seseorang dalam melakukan beberapa pekerjaan. Dengan waktu, kesabaran dan latihan, seseorang yang mengalami kondisi ini, bisa beradaptasi dengan baik. 

Meskipun pada tahap yang sangat awal, beberapa terapi gen yang telah mengembalikan penglihatan warna pada model hewan sedang dikembangkan untuk manusia.

5 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Erdoğan, Kemal & Yılmaz, Nihat. (2014). Shifting Colors to Overcome not Realizing Objects Problem due to Color Vision Deficiency. 10.15224/978-1-63248-034-7-27. ResearchGate. (https://www.researchgate.net/publication/284698928_Shifting_Colors_to_Overcome_not_Realizing_Objects_Problem_due_to_Color_Vision_Deficiency)
Tips for Dealing With Colorblindness In Every Day Tasks. WebMD. (https://www.webmd.com/eye-health/living-with-color-blindness#1)
What Is Color Blindness?. American Academy of Ophthalmology. (https://www.aao.org/eye-health/diseases/what-is-color-blindness)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app