Trik Cara Cepat Untuk Menumbuhkan Rambut

Dipublish tanggal: Okt 30, 2019 Update terakhir: Nov 10, 2020 Tinjau pada Des 30, 2019 Waktu baca: 4 menit
Trik Cara Cepat Untuk Menumbuhkan Rambut

Secara normal, manusia lahir dengan sekitar 5 juta folikel rambut dari ujung kaki hingga ujung kepala. Di kepala Anda sendiri terdapat sekitar 100.000 folikel rambut. Namun seiring bertambahnya usia, beberapa folikel rambut berhenti memproduksi rambut sehingga menyebabkan terjadinya kebotakan atau penipisan rambut.

Menurut American Academy of Dermatology, rambut Anda akan tumbuh sekitar 0,5 inch per bulan atau sekitar 6 inch per tahunnya. Tetapi kecepatan pertumbuhan rambut berbeda-beda setiap orang, tergantung pada jenis rambut, usia, dan kondisi kesehatan.

Iklan dari HonestDocs
Booking Klinik Perawatan Rambut via HonestDocs

Dapatkan diskon hingga 70% paket perawatan rambut hanya dari HonestDocs. Klik dan booking sekarang!

Pertumbuhan rambut pada wanita hamil sebenarnya lebih cepat. Namun wanita yang baru saja melahirkan akan merasa bahwa rambutnya lebih cepat rontok. Hal ini disebabkan karena selama masa kehamilan, hormon estrogen tinggi sehingga rasio folikel rambut juga lebih tinggi, akibatnya pertumbuhan rambut akan terlihat lebih cepat. Sedangkan setelah proses persalinan, folikel rambut kembali ke masa istirahat sehingga terlihat seperti rambut rontok. 

Tahapan Pertumbuhan Rambut

Terdapat 3 tahap pertumbuhan rambut, yaitu:

  • Anagen: fase pertumbuhan aktif rambut, berlangsung 2-8 tahun
  • Catagen: fase transisi, rambut berhenti tumbuh, berlangsung 4-6 minggu
  • Telogen: fase istirahat, rambut rontok, berlangsung 2-3 bulan

Sekitar 90-95% folikel rambut dalam kulit kepala akan berada dalam fase anagen sehingga sekitar 5-10% sisanya berada dalam fase telogen yang menyebabkan sekitar 100-150 helai rambut rontok setiap harinya.

Baca juga: Penyebab Rambut Rontok

Cara Membuat Rambut Tumbuh Lebih Kuat

Meskipun tidak ada metode langsung untuk membuat rambut untuk tumbuh lebih cepat dalam semalam, tetapi ada beberapa cara supaya rambut Anda tetap panjang dan sehat. Berikut beberapa cara untuk menjaga rambut tetap sehat dan kuat, di antaranya menggunakan vitamin atau suplemen untuk mempercepat pertumbuhan rambut, mengoleskan minyak esensial, menggunakan salep topikal apabila mengalami kerontokan rambut, menggunakan suplemen keratin dan protein, serta mencampur produk rambut dengan kafein.

 1. Menggunakan vitamin atau suplemen rambut

Vitamin atau suplemen rambut dapat menstimulasi pertumbuhan rambut, meskipun secara tidak langsung. Makan makanan bergizi  dengan nutrisi seimbang juga tidak kalah penting untuk membantu menumbuhkan rambut. Anda bisa mencoba berbagai suplemen rambut berikut, di antaranya: 

Iklan dari HonestDocs
Booking Klinik Perawatan Rambut via HonestDocs

Dapatkan diskon hingga 70% paket perawatan rambut hanya dari HonestDocs. Klik dan booking sekarang!

  •  Omega 3 dan omega 6

Studi menunjukkan bahwa 120 wanita sehat yang mengonsumsi suplemen omega 3 dan omega 6 terbukti lebih sedikit mengalami kerontokan rambut serta kepadatan rambutnya menjadi meningkat. Sumber makanan yang mengandung omega 3 dan omega 6 meliputi ikan sarden, salmon, kacang kedelai, kacang almond, maupun kacang mede.

  • Zinc atau seng

Mengonsumsi senyawa yang mengandung zinc atau seng hanya bisa berpengaruh jika Anda mengalami kekurangan zinc atau seng. Karena kekurangan zinc atau seng dapat menyebabkan kerontokan rambut. Zinc biasanya terdapat dalam suplemen multivitamin yang dapat Anda konsumsi, tetapi penggunaannya dapat berinteraksi dengan antibiotik maupun obat diuretik sehingga perlu berkonsultasi dulu dengan dokter.

  • Vitamin B5 dan B7

Vitamin B5 dan B7 terbukti mampu mengatasi rambut rontok serta meningkatkan kekuatan dan kualitas rambut. Vitamin B7 atau vitamin H juga dikenal dengan biotin. Biotin dapat ditemukan pada hati dan daging sapi, ikan salmon, ubi, susu, kacang-kacangan, dan alpukat. Biotin sendiri sering terdapat dalam kandungan obat rambut rontok.

  • Vitamin C

Vitamin C mengandung antioksidan sehingga dapat mencegah stress oksidatif yang menyebabkan rambut menipis dan berubah menjadi berwarna abu-abu. Namun hal tersebut masih memerlukan penelitian lebih lanjut. Anda dapat mengonsumsi jeruk, strawberry, cabai, brokoli, kiwi, dan kentang untuk memenuhi kebutuhan vitamin C tubuh. 

  • Vitamin D

Vitamin D hanya bisa bekerja apabila Anda mengalami rambut rontok. Sebuah studi menunjukkan bahwa penderita rambut rontok mengalami kekurangan vitamin D. Padahal vitamin D alami bisa didapatkan melalui paparan sinar matahari dan makanan yang mengandung vitamin D seperti ikan salmon dan tuna yang kaya nutrisi, termasuk magnesium, omega 3, dan potasium.

 2. Mengoleskan minyak esensial

Minyak esensial seperti jojoba oil dapat membantu mengatasi kerontokan rambut. Anda bisa meneteskan beberapa tetes jojoba oil ke dalam shampo ketika mandi, namun sebaiknya tidak mengoleskan minyak essential langsung ke kulit kepala. Anda bisa mengencerkan minyak esensial terlebih dahulu dengan minyak lainnya, seperti minyak biji bunga matahari, minyak kastor, minyak kelapa, dan minyak mineral. Selain jojoba oil, rosemary oil dan peppermint oil juga dapat berguna bagi pertumbuhan rambut.

Iklan dari HonestDocs
Booking Klinik Perawatan Rambut via HonestDocs

Dapatkan diskon hingga 70% paket perawatan rambut hanya dari HonestDocs. Klik dan booking sekarang!

Baca juga: Minyak Alami untuk Perawatan Rambut

 3. Menggunakan salep topikal

Salep topikal dapat Anda gunakan apabila Anda mengalami kerontokan rambut. Salep topikal sudah terbukti dapat meningkatkan pertumbuhan rambut dan mengobati rambut rontok. Salep topikal terdiri dari melatonin topikal, minoxidil topikal, propecia, dan shampoo ketoconazole, di mana melatonin topikal dapat mengurangi kerontokan rambut serta meningkatkan kepadatan rambut dan minoxidil topikal 5% dapat memperlambat kerontokan rambut.

 4. Menggunakan suplemen keratin dan protein

Sebuah studi menunjukkan bahwa dengan menggunakan suatu produk yang mengandung 500 mg keratin, vitamin, dan mineral terjadi penurunan rambut rontok sebanyak 12,5%, kekuatan rambut meningkat 5,9%, serta peningkatan kilau dan kecerahan rambut.

Sedangkan protein dapat membantu meningkatkan pertumbuhan rambut serta melindunginya dari kerusakan kimia dan faktor lingkungan. Apabila Anda sering keramas dengan air panas, menata, atau menerapkan panas pada rambut Anda dengan menggunakan hairdryer, maka Anda bisa mengoleskan minyak kelapa ke rambut karena minyak kelapa dapat mengurangi protein yang hilang sebelum dan sesudah mencuci rambut.

Anda bisa memperoleh asupan protein dari kacang-kacangan, sayuran, yoghurt, dan telur. Namun sebaiknya Anda tidak memenuhi kebutuhan protein Anda dari konsumsi suplemen karena suplemen dapat menyebabkan berlebihnya kadar protein dalam tubuh sehingga dapat mempengaruhi fungsi ginjal.

5. Mencampur produk rambut dengan kafein

Kafein terbukti dapat menstimulasi pertumbuhan rambut. Maka Anda bisa mencoba menggunakan produk rambut yang dicampur kafein untuk menstimulasi pertumbuhan rambut.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi pertumbuhan Rambut

Apabila kerontokan rambut Anda sudah parah, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter supaya dapat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Karena ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi pertumbuhan rambut, antara lain:

  • Perubahan hormon
  • Konsumsi obat-obatan tertentu
  • Kekurangan gizi
  • Faktor genetika atau keturunan
  • Stress

Baca juga: Cara Paling Efektif Mengatasi Rambut Rontok


18 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
What are omega-3 fatty acids from fish oil? (2016). (http://www.mayoclinic.org/what-are-omega-3-fatty-acids-from-fish-oil/art-20232583)
Sharquie KE, et al. (2002). Onion juice (Allium cepa L.), a new topical treatment for alopecia areata [Abstract]. (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/12126069)
Rele AS, et al. (2003). Effect of mineral oil, sunflower oil, and coconut oil on prevention of hair damage [Abstract]. (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/12715094)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app