GRACIA BELINDA
Ditulis oleh
GRACIA BELINDA
DR. KARTIKA MAYASARI
Ditinjau oleh
DR. KARTIKA MAYASARI

Memahami Caladine Lotion dan Cara Memilih Obat Topikal yang Tepat

Untuk mengatasi gatal-gatal pada kulit, obat topikal apa yang paling tepat? Cream, salep, atau lotion seperti Caladine Lotion?
Dipublish tanggal: Okt 16, 2020 Update terakhir: Nov 5, 2020 Waktu baca: 2 menit
Memahami Caladine Lotion dan Cara Memilih Obat Topikal yang Tepat

Ringkasan

Buka

Tutup

  • Caladine Lotion berguna untuk mengatasi gatal dan kemerahan kulit akibat biang keringat, alergi, iritasi, atau gigitan serangga;
  • Caladine Lotion termasuk obat bebas terbatas yang bisa dibeli di apotik dan tersedia dalam kemasan botol 60ml dan 95ml;
  • Caladine Lotion adalah obat topikal yang memiliki kandungan zinc oxide, calamine, dan diphenhydramine HCl;
  • Caladine Lotion cukup dioleskan pada kulit yang gatal atau bermasalah sebanyak 2-4 kali sehari setelah mandi;
  • Ada berbagai jenis obat topikal, yaitu lotion, krim (cream), salep, gel, busa, bubuk, dan spray yang digunakan pada kulit luar;
  • Klik untuk mendapatkan Caladine Lotion atau obat kulit lainnya ke rumah Anda di HDMall. *Gratis ongkos kirim ke seluruh Indonesia dan bisa COD;
  • Gunakan fitur chat untuk berbicara dengan apoteker kami seputar obat dan pemeriksaan kesehatan yang Anda butuhkan.

Untuk mengatasi rasa gatal dan kemerahan pada kulit akibat biang keringat, alergi, iritasi, maupun gigitan serangga, Anda bisa mencoba menggunakan Caladine Lotion. Produk ini merupakan obat bebas terbatas yang bisa dibeli di apotek, serta tersedia dalam kemasan botol 60ml dan 95ml.

Caladine Lotion memiliki kandungan Zinc Oxide, Calamine, Diphenhydramine HCl yang mampu memberikan rasa sejuk sekaligus mengurangi rasa gatal di kulit. Caladine Lotion termasuk obat antihistamin yang juga bersifat anti-alergi dan antiseptik.

Meski termasuk obat topikal yang hanya digunakan di kulit luar, Caladine Lotion tidak disarankan untuk digunakan jangka panjang. Hindari pula penggunaan Caladine Lotion pada anak-anak di bawah usia 3 tahun.

Selain bentuk lotion, Caladine juga tersedia dalam sediaan bubuk (powder). Akan tetapi, cara pemakaian Caladine Lotion lebih mudah dan praktis. Anda cukup mengoleskan Caladine Lotion pada kulit yang gatal atau bermasalah sebanyak 2-4 kali sehari setelah mandi.

Hindari penggunaan Caladine Lotion pada luka terbuka atau luka bakar. Jika setelah 7 hari penggunaan belum menunjukkan tanda perbaikan, coba berkonsultasi dan periksakan diri ke dokter. Risiko efek samping yang bisa saja muncul akibat penggunaan Caladine Lotion adalah ruam dan iritasi pada kulit.

Baca juga: Kenali Obat-Obat Paling Ampuh untuk Gatal Kulit 

Cara memilih obat topikal yang tepat

Dalam mengatasi sejumlah masalah kulit, umumnya dokter akan memberikan resep berupa obat topikal yang digunakan sebagai obat luar. Dengan mengoleskan ke area kulit yang bermasalah, obat topikal dapat langsung terserap ke dalam kulit dengan lebih baik. 

Meski demikian, bukan berarti Anda dapat menggunakan obat topikal dengan sembarangan. Pertimbangkan beberapa hal berikut sebelum memakai obat topikal untuk masalah kulit Anda:

  • Bahan kandungan di dalamnya;
  • Kondisi dan masalah kulit yang dialami;
  • Area kulit yang bermasalah;
  • Risiko efek samping atau iritasi.

Baca juga: Dari 5 Jenis Kulit, Jenis Kulit yang Manakah Anda? 

Mengenal perbedaan obat topikal sediaan lotion, krim, dan salem

Dari beberapa jenis sediaan obat topikal, tahukah apa yang membedakan lotion, krim (cream), dan salep (ointment)? Berikut adalah sejumlah perbedaan ketiga sediaan obat topikal tersebut.

Lotion

Obat topikal jenis lotion adalah emulsi cairan yang memiliki kadar air cukup tinggi dan bersifat cukup kental. Umumnya lotion digunakan untuk mengatasi gatal dan peradangan pada kulit. Obat jerawat dan pelembap kulit biasanya tersedia dalam bentuk lotion.

Krim

Krim atau cream merupakan jenis lain dari obat topikal yang sering digunakan untuk mengatasi berbagai masalah kulit, termasuk eksim dermatitis. Obat topikal sediaan krim yang mengandung kortikosteroid, asam salisilat, atau retinoid kerap digunakan untuk mengurangi pembengkakan dan kemerahan akibat alergi pada kulit.

Salep

Jenis obat topikal lainnya adalah ointment atau salep. Sediaan ini lebih berminyak karena tidak memiliki kandungan air. Obat salep umumnya lebih mudah digunakan pada kulit secara luas. Selain pada kulit, salep bisa dikondisikan untuk mengatasi penyakit mata seperti salep mata.

Selain 3 jenis obat topikal yang paling umum digunakan tersebut, ada pula sediaan gel, busa, bubuk, dan spray yang masing-masing memiliki ciri khas dan kegunaannya sendiri. Meski demikian, pada dasarnya cara penggunaan obat topikal hampir sama, yakni dioleskan di bagian kulit luar yang bermasalah.

Baca juga: 7 Jenis Eksim atau Dermatitis pada Kulit 


4 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Dermnet NZ. Topical formulations. (https://www.dermnetnz.org/topics/topical-formulations/)
Dermweb. Principles of SKin Therapy. (http://www.dermweb.com/therapy/common.htm)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app