Bahaya Saling Pinjam Maskara dan Eyeliner

Dipublish tanggal: Agu 9, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 3 menit
Bahaya Saling Pinjam Maskara dan Eyeliner

Para kaum haea biasanya ketika sedang berkumpul bersama sekelompok geng nya atau teman-teman dekatnya, akan biasa jika mereka saling bertukar alat dan produk kosmetik atau make up yang mereka gunakan sehari-hari.

Hal ini dianggap sebagai kegiatan yang seru dan menambah kedekatan antar teman karena asyik membicarakan perihal kelemahan dan kelebihan masing-masing produk atau alat kosmetik mereka.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Mata via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 12

Tak jarang mereka juga akan saling menyarankan berbagai penggunaan produk baru atau produk yang sudah lama mereka gunakan, misalnya saja produk kosmetik berupa lipstik, eyeshadow, maskara, dan juga eyeliner.

Para wanita biasa saling meminjam alat atau produk kosmetik mereka biasanya karena yang ia punya telah habis atau pun karena mereka menyukai alat makeup kepunyaan teman lainnya dan hampir semua alat tau produk kosmetik tersebut bisa dipakai dengan bergantian.

Akan tetapi, tahukah Anda bahwa sebenarnya kebiasaan saling pinjam-meminjam alat atai pun produk kosmetik atau make up tersebut (maskara, eyeliner) bukannya akan mempercantik mata Anda, justru akan membahayakan kesehatan mata Anda.

Namun, bagaimana hal tersebut bisa terjadi ? Mari simak penjelasannya berikut ini.

Inilah alasan tidak boleh saling pinjam maskara dan eyeliner

Bagian tubuh kita termasuk semua permukaan kulit kita memiliki banyak jenis organisme mikroskopik atau pun kuman dan juga bakteri. Bakteri-bakteri tersebut dapat beroindah dari bagian satu ke bagian lain.

Termasuk saat Anda menggunakan alat make up, bakteri bisa berpindah dari alat make up ke kulit wajah Anda, apalagi jika Anda memiliki kebiasaan saling meminjam alat make up dengan teman Anda. Hal tersebut akan meningkatkan potensi penyebaran bakteri.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Antiseptik via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 31

Daerah mata adalah bagian tubuh paling sensitif, jika sampai kontak dengan berbagai alat riasan mata akan beresiko infeksi.

Dr. Jessica Weiser, seorang dermatologis, mengatakan, lingkungan yang kering dan gelap dari tabung maskara/eyeliner merupakan tempat sempurna untuk pertumbuhan bakteri, jamur maupun virus.

Ketika menggunakannya, Anda akan mencelupkan maskara ke tabungnya lagi dan berarti Anda memasukkan udara dalam tabung, bakteri aerobik di dalamnya tetap hidup karena mendapat pasokan oksigen.

Jika alat rias mata ini dipinjamkan, bakteri di dalamnya lebih mudah berpindah dan menyebabkan orang lain terinfeksi (konjungtivitis/mata merah).

Infeksi tersebut mengakibatkan mata memerah, terasa gatal dan berair. Selain mudah menular, infeksi mata bisa bertahan selama 2 minggu. Jika Anda memakai lensa kontak, bakteri akan terjebak di balik lensa dan meningkatkan resiko infeksi 2 kali lipat.

Penyebab lain infeksi mata adalah ketika Anda mencoba tester produk di toko. Untuk itu, hindarilah kebiasaan tersebut agar kesehatan mata tetap terhaga.

Iklan dari HonestDocs
Beli obat CEFSPAN 100MG CAP via HonestDocs

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Cefspan 100mg cap 1

Inilah bahaya menggunakan maskara tiap hari

Yang harus Anda lakukan jika mata terinfeksi :

  • Periksakanlah mata Anda ke dokter, biasanya akan diresepkan obat tetes mata untuk menyembuhkannya.
  • Gantilah riasan mata Anda tiap 3 bulan, perhatikan tanggal kadaluarsanya juga, termasuk maskara&eyeliner. Untuk menghindari jamur, dan virus yang ada di dalamnya kembali menginfeksi jika Anda pakai lagi.

Meminjam sesekali maskara&eyeliner

Dr. Vivian Bucay, dermatologis asal San Antonio mengatakan, kulit dan selaput lendir di tubuh Anda adalah media yang sangat mudah untuk terjadinya potensi tersebarnya bakteri. Maka dari itulah, Anda sebaiknya tidak melakukan kegiatan yang namanya barang apapun.

Atau saling pinjam-meminjam segala sesuatu yang akan berkaitan langsung dengan kulit atau selaput lendir tubuh Anda, termasuk salah satunya  adalah produk dan alat kosmetik atau make up.

Sangat disaranian bagi Anda untuk sebisa mungkin hindarilah kegiatan saling pinjam-meminjam alat kosmetik, baik itu eyeliner atau pun maskara. Sebaiknya, pakailah alat atau produk milik Anda sendiri. Hal tersebut bertujuan untuk menghindari terjadinya potensi infeksi pada area mata Anda.

Akan tetapi, apabila Anda memang harus dan terpaksa untuk berbagi atau pinjam-meminjamkan eyeliner atau maskara, maka sebaiknya Anda memilih jenis eyeliner yang dalam bentuk pensil.

Sebelum menggunakannya, Anda pastikan pula untuk mempertajam eyeliner pensil tersebut terlebih dahulu sebelum Anda gunakan di area mata Anda. Mempertajam eyeliner pensil ini juga ada tujuannya, yaitu untuk membuang bakteri yang kemungkinan masih ada di lapisan eyeliner pensil yang paling ujung.

Maka dengan demikian, Anda akan terhindar dari penyebaran bakteri atau pun infeksi penyakit mata yang beresiko menyerang Anda oleh alat make up, terutama jika bukan milik sendiri atau dari pinjam-meminjam tadi.

4 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
The Dangers of Sharing Eye Makeup. InStyle. (Accessed via: https://www.instyle.com/news/dangers-sharing-makeup-eye-infections-mascara)
Dirty Secret: Do You Share Makeup?. WebMD. (Accessed via: https://www.webmd.com/beauty/features/dirty-secret-do-you-share-makeup)
7 Scary Reasons You Shouldn't Be Sharing Your Makeup With Anyone Ever. Bustle. (Accessed via: https://www.bustle.com/articles/138919-7-scary-reasons-you-shouldnt-be-sharing-your-makeup-with-anyone-ever)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app