Gejala dan Cara Pengobatan Anemia Defisiensi Vitamin B12 dan Folat

Dipublish tanggal: Agu 18, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Mar 6, 2020 Waktu baca: 3 menit
Gejala dan Cara Pengobatan Anemia Defisiensi Vitamin B12 dan Folat

Anemia defisiensi vitamin B12 dan folat (vitamin B9) adalah suatu kondisi di mana tubuh mengalami kekurangan sel darah merah yang disebabkan oleh kurangnya kadar vitamin B12 dan B9 dalam tubuh. Padahal vitamin B12 dan B9 memiliki fungsi penting yakni memproduksi sel darah merah yang bertugas mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Jika tubuh kekurangan kedua vitamin tersebut, maka peredaran oksigen ke seluruh tubuh pun mungkin akan mengalami masalah.

Anemia defisiensi vitamin B12 dan folat ini termasuk dalam kategori anemia megaloblastik, yaitu kondisi di mana sel darah merah tumbuh secara tidak normal dan berukuran sangat besar. Akibat dari kondisi ini, selain tubuh mudah merasa lemas dan lelah, penderita juga dapat mengalami gangguan kesehatan dan komplikasi penyakit lain.

Iklan dari HonestDocs
Beli Vitamin & Suplemen via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 13

Baca juga: Komplikasi Akibat Anemia Defisiensi Vitamin B12 dan Folat

Gejala anemia defisiensi vitamin B12 dan folat

Ketika tubuh mengalami gejala anemia defisiensi vitamin B12 dan folat, maka akan menimbulkan gejala yang muncul secara perlahan dalam rentang waktu beberapa bulan atau beberapa tahun sehingga seringkali telat disadari jika tidak melakukan pemeriksaan. Walaupun gejala dari anemia megaloblastik ini tidak terlalu terlihat saat awal munculnya gejala, namun keparahannya akan semakin bertambah seiring berjalannya waktu.

Berikut ini adalah tanda atau gejala dari anemia defisiensi vitamin B12 dan folat:

  • Wajah terlihat pucat
  • Merasa letih dan lesu sepanjang hari
  • Tubuh terasa lemas dan menghambat aktivitas karena merasa tidak bertenaga
  • Mudah pingsan atau kehilangan kesadaran
  • Sakit kepala 
  • Kehilangan nafsu makan yang akan menyebabkan penurunan berat badan secara berkala
  • Insomnia (sulit tidur)
  • Sulit berkonsentrasi
  • Kepribadian berubah secara perlahan
  • Jantung sering berdebar
  • Mudah bingung dan pikun
  • Tinnitus atau telinga berdenging
  • Lengan dan tungkai sering mengalami kesemutan dan bahkan mati rasa
  • Sesak nafas

Gejala di atas merupakan gejala yang biasanya muncul jika tubuh kekurangan dua vitamin penting penghasil sel darah merah, yaitu vitamin B12 dan folat (vitamin B9). Namun, ada kalanya tubuh hanya mengalami anemia defisiensi vitamin B12 tanpa kekurangan folat (vitamin B9) yang ditandai dengan gejala seperti:

  • Sulit berjalan
  • Kaki dan tangan sering kebas dan merasa kesemutan
  • Mual
  • Diare
  • Lidah menjadi halus dan lunak

Pengobatan anemia defisiensi vitamin B12 Dan folat (vitamin B9)

Anemia defisiensi B12 dan folat (vitamin B9) sebenarnya dapat ditangani dengan cara sederhana, yakni dengan meningkatkan jumlah asupan makanan yang kaya akan kedua vitamin tersebut. Tetapi hal ini tergantung dari penyebab terjadinya kondisi tersebut, apakah karena kekurangan asupan nutrisi vitamin B12 dan B9 atau ada penyakit tertentu yang menjadi penyebab tubuh mengalami anemia defisiensi B12 dan folat (vitamin B9).

Baca juga: Penyebab Anemia Defisiensi Vitamin B12 dan Folat

Jika anemia defisiensi besi atau kekurangan zat besi diatasi dengan mengonsumsi makanan dan serat yang mengandung banyak zat besi agar tubuh tidak kekurangan darah dan zat besi. Sedangkan untuk pengobatan dan penanganan anemia defisiensi vitamin B12 dan folat atau anemia megaloblastik dapat dilakukan dengan mengonsumsi makanan seperti:

  • Makanan yang mengandung vitamin B12 seperti daging ayam, daging sapi, telur, dan susu
  • Makanan yang mengandung vitamin B9 (folat) seperti buah terutama jeruk, alpukat, dan pisang, sayuran hijau terutama brokoli dan bayam, asparagus, kacang-kacangan, toge, dan asam lemak omega 3

Selain mengonsumsi makanan yang kaya kandungan vitamin tersebut, penderita anemia defisiensi B12 dan folat (vitamin B9) dapat mengonsumsi suplemen vitamin tetapi harus dengan resep dokter. Suplemen vitamin ini dapat berupa suntikan atau tablet. Jika dokter sudah memberikan suplemen ini melalui suntikan pada tahap pertama, maka tahap berikutnya, dokter akan memberikan suplemen vitamin B12 dalam bentuk tablet. 

Mengonsumsi suplemen folat atau biasa dikenal dengan asam folat sebenarnya hanya dilakukan hingga kadar folat dalam darah kembali normal dalam batas waktu selama 4 bulan. Tetapi jika kondisi anemia sudah cukup parah, maka penyuntikan vitamin B12 akan dilakukan setiap bulannya dan bahkan bisa berlanjut selama seumur hidup demi menjaga kadar sel darah merah cukup dalam tubuh.

12 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Vitamin deficiency anemia - Symptoms and causes. Mayo Clinic. (Accessed via: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/vitamin-deficiency-anemia/symptoms-causes/syc-20355025)
Vitamin B12 & folate anaemia - Illnesses & conditions. NHS inform. (Accessed via: https://www.nhsinform.scot/illnesses-and-conditions/nutritional/vitamin-b12-or-folate-deficiency-anaemia)
Folate-Deficiency Anemia. University of Rochester Medical Center. (Accessed via: https://www.urmc.rochester.edu/encyclopedia/content.aspx?ContentTypeID=85&ContentID=P00089)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app