Alcaftadine : Manfaat, Efek Samping, dan Dosis

Update terakhir: May 9, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 703.626 orang

Apa itu obat Alcaftadine?

Alcaftadine merupakan anti-histamin golongan 1 atau obat yang dapat digunakan dalam menangani iritasi atau alergi yang terjadi pada mata kita. Obat ini merupakan obat yang harus diresepkan oleh dokter. Pengobatan menggunakan tetes mata Alcaftadine tidak diperuntukkan alergi yang disebabkan oleh kontak lensa mata.

Mengenai Alcaftadine

Golongan:

Obat resep

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Kemasan:

Tetes

Kandungan:

Obat antihistamine

Manfaat Alcaftadine

Alcaftadine sampai saat ini digunakan untuk mengobati keluhan keluhan yang diduga disebabkan oleh alergi pada mata kita. Keluhan yang dapat diatasi dengan penggunaan tetes mata Alcaftadine adalah mata berair, mata merah, dan gatal pada mata, salah satu penyakit yang paling sering diindikasikan untuk penggunaan 

Alcaftadine adalah konjungtivitis alergi atau mata merah yang disebabkan oleh karena proses alergi. Nyeri atau mata merah yang disebabkan karena iritasi oleh kontak lensa tidak dianjurkan menggunakan obat ini. 

Alcaftadine bekerja dengan cara menghambat reseptor histamin H-1 sehingga dapat meredakan gejala gejala yang terjadi akibat alergi. Obat ini dapat digunakan baik untuk anak diatas 2 tahun, dewasa sampai lanjut usia.

Dosis penggunaan Alcaftadine

Sediaan Alcaftadine sendiri adalah obat tetes mata. Pengobatan menggunakan Alcaftadine bergantung dari penyebab dan usia dari penggunanya. Sediaan Alcaftadine adalah solusio 0.25% (2.5mg/mL)

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01
  • Konjungtivitis alergi atau mata merah akibat alergi
    Anak > 2 tahun  : 1 tetes pada masing masing mata dalam satu hari.
    Dewasa  : 1 tetes pada masing masing mata dalam satu hari.

Penggunaan obat untuk anak dibawah 2 tahun masih belum dapat dikatakan aman dan efisien sehingga sebaiknya dihindari. Penggunaan obat ini untuk orang dewasa yang terkena penyakit seperti gangguan ginjal dan hati perlu lebih diperhatikan. 

Tentunya penggunaan Alcaftadine harus dikonsultasikan lebih lanjut kepada dokter yang telah memeriksa anda secara langsung sehingga mengetahui kondisi medis anda. 

Saran kami, bila memang memiliki keluhan keluhan medis seperti diatas ataupun hal lainnya, segera periksakan diri anda ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Efek samping Alcaftadine

Efek samping yang dapat ditimbulkan oleh Alcaftadine sendiri adalah:

  • Alergi seperti gatal, kesulitan bernafas, pembengkakan wajah, lidah dan tenggorokan atau bahkan sampai pingsan. Segera cari bantuan medis bila anda atau teman anda mengalami keluhan seperti ini.
  • Mata menjadi lebih merah dan gatal.
  • Sensasi terbakar pada mata
  • Edema pada kelopak mata
  • Nyeri kepala, demam, serta hidung berair.
  • Efek samping lainnya adalah penurunan napsu makan, mual dan muntah.

Penggunaan Alcaftadine pada ibu hamil dan menyusui

Perlu diketahui bahwa penggunaan Alcaftadine untuk ibu hamil dan menyusui termasuk dalam kagetori B, yaitu studi pada binatang tidak menunjukan ada kecacatan janin namun belum ada studi terkontrol pada manusia, saran kami tetap hubungi dan konsultasikan kembali kepada dokter anda bila anda ingin mengkonsumsi Alcaftadine dalam keadaan hamil atau menyusui.

Peringatan penggunaan Alcaftadine

Dalam menggunakan Alcaftadine, ada beberapa hal yang perlu di waspadai, seperti:

  • Tidak direkomendasikan untuk penderita yang memakai kontak lensa karena mengandung benzalkonium chloride dapat diserap oleh kontak lensa dan dapat menyebabkan efek samping yang membahayakan mata. Jika harus memakai obat ini pada penderita yang menggunakan kontak lensa, teteskan obat ini dan tunggu sampai sekitar lebih dari 10 menit baru memasang kontak lensa. Hindari pemakaian kontak lensa jika mata masih merah.
  • Jaga kebersihan dan cara pakai. Hindari memang bagian ujung atas preparat untuk mencegah infeksi dan kontaminasi.
  • Penggunaan obat tetes mata Alcaftadine pada penderita gangguan fungsi ginjal dan hati perlu diwaspadai secara khusus.
  • Hindari pemakaian obat-obatan tetes mata tanpa rekomendasi dari dokter.
  • Obat ini hanya digunakan sebagai tetes mata saja.
  • Taruh obat tetes mata Alcaftadine disuhu ruangan atau dibawah 30°c.
  • Segera buang obat ini jika sudah digunakkan lebih dari 4 minggu walaupun belum habis.

Overdosis akibat Alcaftadine

Belum ada laporan yang lengkap mengenai kejadian overdosis pada pemakaian Alcaftadine. Kejadian overdosis obat tetes mata memang sangat jarang sekali terjadi, namun bukan berarti tidak bisa terjadi. Jika dicurigai terdapat gejala overdosis Alcaftadine, segera cari bantuan medis. Diperlukan penanganan segera dalam satu jam pengonsumsian obat ini.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dalam waktu 3 hari atau lebih cepat dalam 24 jam di wilayah DKI Jakarta dengan pembayaran melalui transfer bank atau Go-Pay. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum

Chat di WhatsApp