Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Kebiasaan Sehat

6 Bagian Tubuh yang Paling Cepat Rusak Akibat Merokok

Update terakhir: NOV 13, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.506.746 orang

6 Bagian Tubuh yang Paling Cepat Rusak Akibat Merokok

Rokok dapat membunuh secara perlahan dengan menurunkan fungsi berbagai organ tubuh. Penurunan fungsi tersebut lama kelamaan berujung pada kerusakan. Parahnya, sebagian besar kerusakan yang terjadi, tidak bisa lagi diperbaiki. Tidak jarang kerusakannya berakibat fatal. Apa sajakah bagian tubuh yang cepat rusak akibat merokok?

Mulut dan Tenggorokan
Racun yang ada pada rokok bisa menyebabkan kerusakan serius di jaringan mulut dan tenggorokan. Gigi yang menguning, bau mulu, gusi yang menghitam, serta lidah yang tidak lagi peka adalah efeknya. Berbagai efek yang umumnya terjadi ini sangat mengganggu, bukan? Pada jangka panjang, merokok bisa meningkatkan risiko terkena berbagai macam kanker oral.

Iklan dari HonestDocs
Beli Simvastatin via HonestDocs!

Simvastatin berfungsi untuk menurunkan kadar kolesterol yang tinggi pada pasien – pasien dislipidemia. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Risiko kanker oral yang dimaksud adalah kanker lidah, kanker mulut, kanker tenggorokan, serta kanker kerongkongan. Sungguh penyakit yang serius dan menakutkan. Lebih dari 93% terdapat kasus kanker tenggorokan yang penyebabnya adalah kebiasaan merokok. Fakta ini sangat meyakinkan betapa berisikonya jika Anda sering merokok dalam jumlah banyak.

Paru-Paru
Salah satu organ tubuh yang terkenal menjadi sasaran penyakit akibat merokok adalah paru-paru. Semua zat kimia yang terkandung dalam rokok sangat berbahaya. Zat kimia yang berbahaya tersebut mampu menyumbat saluran pernapasan. Akibatnya, sistem pernapasan jadi tidak lancar. Asupan oksigen juga berkurang. Akibatnya, fungsi paru-paru terganggu.

Penurunan fungsi paru-paru sangat berbahaya dan menimbulkan berbagai gangguan kesehatan. Awal mulanya, rokok hanya menyebabkan batuk dan sesak napas saja. Akan tetapi, lama kelamaan batuk semakin parah dan berdahak. Pada jangka panjang, paru-paru berpotensi besar mengalami PPOK, di antaranya pneumonia, bronkitis, hingga emfisema akibat kebiasaan merokok.

Kulit
Kebiasaan merokok dapat menyebankan penuaaan dini. Hal tersebut sangat terlihat pada kulit. Jika diperhatikan, pasti perokok aktif akan terlihat lebih tua dari usianya. Penyebanya adalah rona wajah jadi tidak segar serta jauh lebih kusam. Gejala ini semakin terlihat jika lebih sering merokok. Kulit perokok aktif juga lebih cepat kendur atau berkerut, terutama di sekitar bibir dan mata.

Fenomena perubahan fisik tersebut disebabkan karena kulit tidak mendapat oksigen yang cukup. Kurangnya asupan oksigen terjadi karena terganggunya organ dan saluran pernapasan akibat zat kimia rokok. Zat kimia mampu menyumbat pembuluh darah, mengentalkan darah, dan menurunkan fungsi paru-paru. Akibatnya, kulit kering dan mudah berkerut.

Otak
Berbagai bahan penyusun rokok tentu saja sangat berbahaya. Banyak dampak negatif yang ditimbulkan jika Anda sering merokok. Zat kimia tersebut mampu melemahkan pembuluh darah pada otak. Pembengkakan atau aneurisma otak juga bisa terjadi, sehingga risiko strok meningkat 50%. Kondisi ini sangatlah serius.

Iklan dari HonestDocs
Beli Simvastatin via HonestDocs!

Simvastatin berfungsi untuk menurunkan kadar kolesterol yang tinggi pada pasien – pasien dislipidemia. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Pembengkakan pembuluh darah pada otak tersebut juga bisa pecah begitu saja jika sudah parah. Tentu Anda tidak mau mengalaminya, bukan? Sungguh, risiko merokok sangat membahayakan tubuh dan mengancam hidup Anda.

Jantung
Berbagai zat kimia yang terkandung dalam bahan penyusun rokok sudah pasti berbahaya. Anda harus segera berhenti merokok untuk menghindari ancaman penyakit jantung. Penyakit kronis ini harus segera dihindari agar tidak mengganggu fungsi organ dan sistem organ tubuh.

Gangguan jantung dapat terjadi karena zat kimia pada rokok mengalir lewat darah ke jantung. Fungsi jantung yang menyaring darah tentu akan lebih keras bekerja akibat adanya komponen kimia tersebut. Jantung yang bekerja ekstra tersebut akan menurun fungsinya secara perlahan. Bahkan, banyaknya zat kimia dalam rokok tidak bisa lagi diatasi dan menyebabkan penyumbatan.

Tulang dan Persendian
Tulang merupakan organ tubuh paling kuat, namun lama kelamaan akan rapuh juga. Melemahnya tulang juga bisa terjadi akibat merokok. Semakin sering merokok, fungsi tulang semakin menurun dan rusak. Racun dalam rokok ini menyebabkan peradangan di bagian tulang, bahkan sendi. Akibatnya, perokok aktif lebih rentan mengalami osteoporosis juga rematik, berapapun usianya.

Kebiasaan merokok sangat membahayakan tubuh hingga mengancam nyawa. Berbagai risiko kesehatan tersebut menjadi bukti bahwa merokok harus dihindari. Penjelasan mengenai bagaimana zat kimia rokok menyerang setiap bagian tubuh, bisa dipelajari. Hilangkan segera ketergantungan merokok agar tidak menyesal di kemudian hari.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit