Bertambah Umur, Vagina Mengalami Perubahan

Dipublish tanggal: Jun 21, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Sep 2, 2019 Waktu baca: 3 menit
Bertambah Umur, Vagina Mengalami Perubahan

Majalah kesehatan wanita dan American Congress of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) bergabung pada sebuah survei khusus yang mencari tahu berapa banyak wanita yang mengerti tentang anatomi tubuh mereka sendiri. 

Hasilnya cukup menyedihkan, tidak seluruhnya wanita mengerti tentang anatomi tubuh mereka sendiri. Untuk membantu Anda mengetahui lebih baik anatomi vagina Anda artikel berikut akan membahas mengenai hal tersebut.

Pada Usia 20an Tahun

Menyusut dengan normal

Pubertas hampir selesai dan organ intim Anda telah mencapai ukuran dewasa. Kecuali pada bagian labia majora, yaitu bibir terluar yang melingkupi bagian vagina. Jangan panik jika Anda melihat bagian ini makin menyempit. Ketika Anda bertambah umur, lemak subkutan, termasuk lemak yang berada pada daerah kelamin Anda akan berkurang.

Pada Usia 30an Tahun

Bayangan Gelap

Perubahan hormon yang datang dengan kehamilan atau pertambahan umur dapat menyebabkan labia majora Anda, bibir bagian dalam yang mengelilingi klitoris dan pintu bukaan vagina berubah warna menjadi gelap. Jadi Anda dapat merasa tenang jika, pada pemeriksaan pribadi Anda selanjutnya, bagian di bawah sana berwarna kelabu agak gelap.

Peregangan Besar

Selama kehamilan uterus mengembang hingga seukuran semangka. Kemudian kembali mengecil ke ukuran semula dalam waktu 6 Minggu setelah melahirkan. Sekitar 32 persen dari wanita yang melahirkan saat ini melahirkan dengan cara sectio caesar.

Membiarkan pembukaan vagina mereka seperti meregang meskipun bekas jahitan operasi mereka mungkin akan mengakibatkan rasa nyeri atau kesemutan dalam beberapa tahun.

Pada Usia 40an Tahun

Hal-hal Kecil

Meskipun suplai sel telur pada wanita berkurang dengan cepat pada awal usia 40an tahun, mereka masih mengalami ovulasi dan mengalami masa menstruasi. Siklus menstruasinya biasanya lebih pendek dan cenderung berkurang pada usia 51 tahun misalnya karena menopause

Tubuh Anda mengakhiri pembuahan 5 hingga 10 tahun sebelum menopause.

Pemerasan Dalam-dalam

Organ reproduksi Anda didukung oleh kumpulan tendon, jaringan dan otot. Kelebihan berat badan, bertambahnya umur, atau olahraga terlalu keras selama bertahun-tahun dapat mengendurkan dasar panggul, meregangkan organ-organ dan kebocoran pada kandung kemih atau perasaan berat di bawah. 

Anda dapat melakukan senam kegel untuk menguatkan otot-otot di daerah tersebut.

Menyelamatkan Kekeringan

Berkurangnya kadar hormon estrogen mempengaruhi keseimbangan asam basa pada vagina. Hal ini dapat menyebabkan terjadinya peradangan, diikuti dengan penipisan dan keringnya dinding vagina. 

Jika hal tersebut terjadi akan menyebabkan gatal-gatal, rasa panas dan nampak kemerahan. Cara untuk untuk mengatasinya adalah dengan melakukan hubungan seksual secara teratur. Dengan melakukan hubungan seksual secara teratur dinding vagina akan terhindar dari kekeringan.

Pada Usia 50an tahun

Menopause membawa serta dengan mereka perubahan vagina dan vulva yang paling terlihat. Tanpa menyebutkan seorang wanita paling mungkin untuk membawa perhatian dari dokter mereka. 

Berkurangnya kadar estrogen menyebabkan pada penipisan, berkurangnya elastisitas, vulva dan jaringan vagina lebih kering. Keringnya vagina mengakibatkan hubungan seksual terasa menggunakan kertas kasar dan mudah teriritasi. Selain itu sebagian dari Anda mungkin merasa seperti ingin pipis.

Baru-baru ini, beberapa ahli medis telah melakukan kampanye untuk perubahan ini untuk menjadi secara formal merujuk pada sindrom menopause genitourinari. Perubahan nama ini tidak seharusnya membuat Anda merasa Anda memiliki sindrom huruf kapital S. 

Namun untuk menarik perhatian pada fakta bahwa kelompok dari gejala vagina, vulva dan kandung kemih mengikuti menopause secara teratur. Hal ini merupakan pengingat pada wanita dan ahli kesehatan mereka bahwa terdapat cara untuk menangani gejala ini kata Faubion.

Pada Usia 60an Tahun

Tiba-tiba merasa panas dan keringat malam dapat terjadi selama beberapa tahun, namun hal ini akan membaik seiring dengan waktu. Perubahan vagina dari menopause hanya akan memburuk. Sekitar 50 hingga 60 persen wanita melaporkan masalah dengan kekeringan vagina. 

Mereka berkata jika Anda tidak mengambil langkah untuk menyembuhkannya, Anda mungkin akan berada pada siklus berbahaya. Ketika berhubungan seksual terasa sangat menyakitkan bagi wanita setelah menopause l, terdapat reaksi involunter ini. 

Percaya atau tidak, ketika sebagian dari kita sibuk pada senam kegel, beberapa wanita mungkin membutuhkan terapi fisik untuk meregangkan otot dasar panggul.


23 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
How Your Vagina Changes in Your 20s, 30s, and 40s. Women's Health. (https://www.womenshealthmag.com/health/a19890906/vaginal-changes-with-age/)
Changes in the Vagina and Vulva, Sexual Side Effects of Menopause. North American Menopause Society (NAMS). (https://www.menopause.org/for-women/sexual-health-menopause-online/changes-at-midlife/changes-in-the-vagina-and-vulva)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app