Radang Tenggorokan Dapat Menyebabkan Penyakit Jantung Rematik

Dipublish tanggal: Agu 20, 2019 Update terakhir: Nov 10, 2020 Tinjau pada Mar 7, 2020 Waktu baca: 3 menit
Radang Tenggorokan Dapat Menyebabkan Penyakit Jantung Rematik

Radang tenggorokan adalah salah satu penyakit yang cukup sering dialami oleh kebanyakan orang. Mungkin kondisi ini sering dianggap sepele karena merasa hanya penyakit ringan yang dapat sembuh dengan sendirinya, padahal jika tidak ditangani dengan baik ternyata dapat menyebabkan risiko penyakit jantung rematik. 

Radang tenggorokan sendiri adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Streptococcus tipe A yang membuat tenggorokan terasa sakit saat menelan ludah ataupun menelan minuman dan makanan. Hal ini juga menyebabkan terjadinya peradangan pada faring (bagian tenggorokan yang berada di belakang langit-langit mulut). 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Jantung via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 10

Baca juga: Penyebab, Gejala, dan Pengobatan Radang Tenggorokan

Ketika radang tenggorokan tidak ditangani dengan tepat, maka suatu saat ada kemungkinan terjadi risiko demam rematik dan berujung pada penyakit jantung rematik yang dapat mengancam nyawa. Berikut ini penjelasan lengkap seputar gejala radang tenggorokan dan kemungkinan komplikasinya terhadap penyakit jantung rematik.

Gejala radang tenggorokan yang memicu penyakit jantung rematik

Penyakit radang tenggorokan umumnya dikenal sebagai penyakit ringan yang mudah ditangani, tetapi ternyata dapat memicu terjadinya penyakit jantung. Radang tenggorokan sendiri umumnya terjadi akibat virus mononucleosis infectiosa atau bakteri streptococcus yang biasa disebut strep throat.

Selain itu, radang tenggorokan juga bisa disebabkan oleh paparan asap rokok yang terus menerus, alergi, jamur candida, ataupun gejala kanker tenggorokan yang biasanya diawali oleh rasa nyeri. Tetapi gejala lain yang mungkin menjadi penyebab terjadinya penyakit jantung rematik akibat radang tenggorokan, di antaranya demam tinggi dan sakit tenggorokan yang tidak disertai dengan hidung berair (pilek) ataupun bersin.

Segera berkonsultasi ke dokter jika mengalami sakit atau radang tenggorokan yang berlangsung lebih dari 3 hari dan disertai dengan gejala di atas. Jika merasakan tanda tersebut bisa jadi tanda bahwa bakteri Streptococcus tipe A sudah menginfeksi tubuh dan menyebabkan radang tenggorokan.

Penanganan yang cepat dapat mengurangi risiko terjadinya demam rematik, karena jika dibiarkan meradang dalam waktu yang lama tentunya akan membahayakan kesehatan termasuk organ jantung. Penyakit jantung rematik sendiri merupakan kerusakan jantung yang bersifat permanen dan disebabkan oleh peradangan demam rematik. Bagian jantung yang terserang penyakit ini adalah bagian katup dan otot jantung.

Iklan dari HonestDocs
Beli Simvastatin via HonestDocs!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Seputar penyakit jantung rematik akibat radang tenggorokan

Gejala dan penyebab penyakit jantung rematik

Penyakit jantung rematik adalah penyakit yang berasal dari komplikasi demam rematik. Penyakit ini umumnya menyerang anak-anak berusia 5-15 tahun dan akan muncul gejala-gejala berikut dalam waktu 2-4 minggu pasca radang tenggorokan, seperti: 

  • Nyeri sendi yang disertai dengan pembengkakan pada lutut, siku, pergelangan tangan dan kaki
  • Demam tinggi
  • Kesulitan bernapas / sesak napas 
  • Dada terasa sakit dan nyeri
  • Sering merasa lelah
  • Muncul ruam dan benjolan yang tidak terasa nyeri pada permukaan kulit
  • Terkena gangguan saraf sydenham's chorea yang menyebabkan gerakan tubuh menjadi tidak normal

Penyebab penyakit demam rematik sendiri diawali dengan adanya infeksi tenggorokan yang disebabkan oleh bakteri. Kondisi terjadi demam rematik yang kemudian berkembang akibat respon sistem kekebalan tubuh terhadap infeksi bakteri Streptococcus tipe A, bahkan terkadang juga menyerang jaringan tubuh seperti jantung dan sendi.

Baca juga: Penyebab Sistem Kekebalan Tubuh Menurun

Kondisi penyakit jantung rematik ini akan lebih rentan menyerang seseorang dengan kondisi memiliki faktor genetik terhadap tipe penyakit jantung yang satu ini. Selain karena faktor keturunan, penyakit jantung rematik juga lebih mungkin terjadi pada orang dengan kondisi lingkungan ataupun sanitasi yang buruk.

Komplikasi penyakit jantung rematik

Penyakit jantung rematik sendiri dapat menimbulkan komplikasi lain seperti:

  • Pembesaran jantung
  • Infeksi pada lapisan jantung atau endokarditis
  • Adanya robekan atau kerusakan katup jantung
  • Terjadinya irama jantung yang abnormal atau aritmia jantung
  • Gagal jantung
  • Pembengkakan paru-paru
  • Terjadi penyumbatan pada pembuluh darah di paru-paru atau emboli paru yang bisa menghentikan sistem pernafasan 

Baca juga: Penyebab Gagal Jantung

Cara mencegah penyakit jantung rematik

Penyakit jantung rematik dapat dicegah atau dikurangi resikonya dengan beberapa cara seperti mengonsumsi antibiotik sampai habis saat mengalami radang tenggorokan. Hal ini bertujuan untuk membasmi bakteri Streptococcus tipe A. Selain itu, ketika merasakan gejala demam rematik yang dapat memicu terjadinya penyakit jantung rematik segeralah memeriksakan diri ke dokter agar kondisi tidak bertambah parah dan mencegah risiko mengalami penyakit jantung rematik.

13 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Yanagawa B, et al. Update on rheumatic heart disease. Current Opinion in Cardiology. 2016; doi:10.1097/HCO.0000000000000269.
Riggin EA. Allscripts EPSi. Mayo Clinic. Aug. 5, 2019.
Rheumatic fever. Arthritis Foundation. http://www.arthritis.org/about-arthritis/types/rheumatic-fever/.

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app