Vaksin MR: Jadwal, Manfaat, dan Efek Samping

Dipublish tanggal: Apr 15, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 2 menit
Vaksin MR: Jadwal, Manfaat, dan Efek Samping

Mengenai Vaksin MR

Vaksin MR merupakan kombinasi antara vaksin campak dan rubella. Penyakit MR ini belum dapat diobati, tetapi dapat dicegah dengan melakukan vaksin MR.

Campak sendiri merupakan penyakit yang dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh dan menyebabkan demam, ruam, batuk, pilek, serta mata merah dan berair. Bahkan campak dapat menyebabkan efek serius seperti infeksi telinga, diare, pneumonia, kerusakan otak, hingga kematian.

Iklan dari HonestDocs
Beli Pendukung Gizi & Nutrisi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 8

Sementara rubella atau yang dikenal dengan campak jerman merupakan infeksi virus yang dapat menyebabkan demam, sakit tenggorokan, sakit kepala, ruam, mata merah dan gatal.

Bahkan dapat berdampak buruk pada ibu hamil yang mengalami campak jerman sehingga dapat menyebabkan keguguran atau cacat lahir pada bayi dalam kandungan. Maka sebaiknya vaksin MR diberikan sebelum kehamilan sehingga dapat mencegah bayi terkena virus campak dan rubella.

Terkadang masih banyak masyarakat yang keliru antara vaksin MR dan vaksin MMR. Vaksin MR sendiri merupakan bagian dari vaksin MMR (Measles, Mumps, Rubella), tetapi di Indonesia keduanya dipisahkan karena penyakit Mumps atau gondongan sudah jarang terjadi di Indonesia.

Baca juga: Perbedaan Vaksin MR dan Vaksin MMR

Jadwal Vaksin MR

Vaksin MR (Measles-Rubella) ditujukan bagi bayi dengan usia 9 bulan hingga anak usia 15 tahun. Vaksin ini bertujuan untuk mengurangi penyakit campak dan mengatasi penyakit rubella serta cacat bawaan rubella seperti gangguan pendengaran, gangguan penglihatan, dan kelainan jantung yang terjadi karena terinfeksi rubella pada saat kehamilan.

Manfaat Vaksin MR

Vaksin MR diberikan untuk mencegah terjadinya penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh virus campak dan rubella (campak jerman). Penularan penyakit dapat melalui saluran pernapasan, terutama dari kontak langsung seperti batuk dan bersin dengan penderita yang terinfeksi virus tersebut.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Batuk dan Flu via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 9

Dengan dilakukannya vaksinasi, diharapkan sistem pertahanan tubuh mampu mengenali virus tersebut, sehingga tubuh dapat mengatasinya jika nantinya benar-benar terinfeksi.

Efek Samping Vaksin MR

Vaksin MR akan menimbulkan tanda-tanda reaksi normal seperti demam ringan, ruam merah, bengkak ringan, dan nyeri di sekitar lokasi suntikan vaksin, tetapi akan menghilang dengan sendirinya dalam 2-3 hari.

Dalam kasus yang jarang terjadi, vaksin MR juga dapat menimbulkan reaksi alergi setelah melakukan vaksinasi. Tetapi tidak benar jika efek samping vaksin MR dapat menyebabkan kelumpuhan atau autisme.

Untuk menghindari terjadinya komplikasi yang dapat timbul dari pelaksanaan vaksin MR, sebaiknya vaksin MR tidak diberikan terlebih dahulu kepada orang-orang yang memiliki kondisi sebagai berikut:

  • Seseorang yang sedang melakukan radioterapi atau mengonsumsi obat seperti kortikostreoid dan imunosupresan
  • Ibu hamil disarankan tidak melakukan vaksinasi (jika ingin melakukan vaksin MR sebaiknya sebelum hamil)
  • Penderita leukimia, anemia berat ataupun kelainan darah lainnya
  • Memiliki kelainan fungsi ginjal berat
  • Baru saja melakukan transfusi darah
  • Memiliki riwayat alergi terhadap kandungan vaksin (neomycin)
  • Sedang dalam kondisi tidak sehat, seperti mengalami batuk, pilek, demam, dan diare

1 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
M-R-Vax (Measles and Rubella Virus Vaccine Live): Uses, Dosage, Side Effects, Interactions, Warning. RxList. (https://www.rxlist.com/m-r-vax-ii-drug.htm)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app