Serangan Jantung - Gejala, Cara Menangani, dan Obat

Update terakhir: Mar 23, 2019 Waktu baca: 4 menit
Telah dibaca 1.187.607 orang

Definisi Penyakit Jantung

Penyakit jantung adalah salah satu penyakit yang sangat membahayakan jiwa. Penyakit jantung dapat mengancam hampir semua orang terutama yang memiliki riwayat atau kebiasaan hidup yang buruk. Penyakit jantung paling banyak diderita oleh laki-laki dan menjadi salah satu penyakit yang dapat berakibat fatal apabila tidak ditangani dengan baik.

Jantung merupakan organ utama yang berfungsi sebagai sitem kardiovaskuler. Jantung memompa darah selama 24 jam 7 hari dari dan ke dalam tubuh untuk mengalirinya darah ke organ-organ penting yang ada di dalam tubuh. Jantung membawa darah yang kaya akan oksigen untuk membantu memelihara kerja organ yang membutuhkan oksigen. Jantung juga memiliki otot-otot yang berfungsi untuk memompa darah.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Jantung memiliki 4 ruang yaitu atrium kanan, atrium kiri, ventrikel kanan, dan ventrikel kiri. Di antara atrium dan ventrikel terdapat katup yaitu mitral di kanan dan trikuspid di kiri yang berfungsi untuk mencegah pompa balik jantung pada sirkulasi. Pembuluh darah besar seperti aorta dan arteri pulmonal berfungsi sebagai jalan keluar masuknya darah dari jantung menuju seluruh bagian tubuh .

Faktor Serangan Jantung

Terjadinya penyakit jantung disebabkan oleh banyak faktor. Penyakit jantung yang sering muncul di masyarakat sekitar paling banyak terjadi pada laki-laki di rentang usia 45 tahun keatas. Penyebab terjadinya penyakit jantung antara lain:
Obesitas
Hipertensi
Makanan yang kurang bergizi
Diabetes melitus
Kolesterol tinggi
Stres
Kurang olahraga
Riwayat keluarga
Riwayat kongenital (sejak lahir)
Merokok

Jenis-Jenis Penyakit Jantung Yang Sering Terjadi

Penyakit jantung dapat muncul tiba-tiba. Melalui pemeriksaaan klinis di rumah sakit, dokter akan menentukan jenis penyakit jantung yang diderita. Berikut merupakan jenis penyakit jantung yangs sering terjadi di Indonesia.
Angina Pektoris
Angina pektoris merupakan rasa tidak nyaman akibat keterbatasan pasokan oksigen yang masuk ke dalam jantung sehingga tidak cukup oksigen yang dibawa darah. Gejalanya berupa nyeri dada seperti tertekan yang secara perlahan dapat menjalar ke bahu hingga lengan kiri. Nyeri dada dapat hilang sendirinya atau dapat berulang kali dan tidak hilang saat istirahat. Kondisi tersebut dikenal sebagai angina tidak stabil.
Infarksi Miokard
Infarksi miokard merupakan rusaknya otot jantung yang menyebabkan terhambatnya aliran darah yang dipompa ke jantung. Gejalanya berupa nyeri dada seperti tertekan, mual muntah, nyeri menjalar ke leher, pundak, dan lengan kiri, keringat, detak jantung semakin cepat, sesak napas, hingga penurunan kesadaran. Infarksi miokard memicu kerusakan jaringan di jantung akibat ketidakmampuan otot jantung untuk memompa darah.
Jantung koroner
Penyakit jantung koroner terjadi akibat penumpukan kolesterol dan lemak yang berlebihan di dinding pembuluh darah yang dinamakan aterosklerosis sehingga mengakibatkan penyempitan pada pembuluh darah yang menuju ke jantung. Plak yang semakin menumpuk menyebabkan aliran darah terganggu dan otot jantung tidak bisa memompa darah dengan lancar. Gejalanya berupa nyeri dada, keringat dingin, mual, muntah, cepat lelah, dan beresiko henti jantung.
Infeksi Organ Jantung
Jantung juga dapat terinfeksi oleh bakteri seperti pada endokarditis dan miokarditis. Gejala yang ditimbulkan antara lain sesak napas, nadi tidak teratur, demam, nyeri dada, hingga penurunan kesadaran.
Penyakit jantung kongenital
Penyakit jantung yang ditemukan dari lahir memiliki gambaran yang khas dan gejala khas hingga kebiruan. Beberapa jenis penyakit jantung bawaan antara lain VSD (ventricular septal defect),  ASD (atrial septal defect), PDA (patent ductus arterious) , TOF (tetralogy of Falot) , dan TGA (transportation of Great Artery)
Henti Jantung
Henti jantung atau cardiac arrest merupakan kondisi yang muncul mendadak dimana jantung berhenti tiba-tiba yang dapat disertai perabaan nadi yang hilang. Kondisi ini memerlukan alat yang dinamakan defibrilator.

Diagnosis Penyakit Jantung

Penyakit jantung yang beragam dibutuhkan pemeriksaan atau temuan klinis dan perlu dilakukan perekaman jantung dengan EKG (ekokardiogram) dengan melihat kelistrikan jantung dan adanya kelainan pada ruang jantung. 

Pemeriksaan lainya seperti rontgen jantung dan CT koroner dapat mendeteksi adanya kelainan struktur organ jantung yang menimbulkan gejala.

Yang Perlu Dilakukan Saat Serangan Jantung

Serangan jantung memerlukan tindakan medis segera di rumah sakit. Dokter akan memberikan tindakan medis sesuai dengan gejala yang timbul dan melalui hasil pemeriksaan. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Berbagai jenis terapi mulai dari obat-obatan reaksi cepat hingga pemasangan alat bantu jantung melalui tindakan operasi dilakukan untuk mengembalikan fungsi jantung ke kondisi normal

Obat-obatan yang biasa diberikan untuk menangani serangan jantung adalah:

  • Obat ACE inhibitor , untuk memperlebar pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah.
  • Obat antiplatelet, untuk menjaga gumpalan darah tidak membesar dan mencegah terjadinya penggumpalan darah baru.
  • Aspirin
  • Obat beta blockers, digunakan untuk memperlambat detak jantung dan umumnya diberikan jika jantung memiliki kesulitan untuk memompa darah.
  • Nitrogliserin, untuk memperlebar pembuluh darah dan meningkatkan sirkulasi darah.
  • Obat trombolitik

Sedangkan, tindakan operasi yang biasa dilakukan untuk menangani serangan jantung adalah:

  • Operasi CABG (Coronary Artery Bypass Graft), apabila penderita mengalami penyumbatan pembuluh darah koroner.
  • Angioplasti koroner, dengan memasukan kateter ke dalam pembuluh darah besar yang terletak di lengan atau pangkal paha.
  • Transplantasi jantung.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit