Kenali Plantar Fasciitis Dari Penyebab, Gejala dan, Pengobatannya

Update terakhir: Jul 6, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 775.512 orang

Mengenai Plantar Fasciitis

Plantar fasciitis adalah penyakit yang terjadi pada tumit kaki. Hampir semua orang pernah mengalami nyeri di tumit. Nyeri tersebut disebabkan adanya inflamasi pada plantar fascia di telapak kaki. Jaringan ikat ini melengkung sesuai bentuk telapak kaki yang membentang dari tumit hingga batas jari-jari kaki. Rasa nyeri tersebut didasari adanya trauma atau cedera yang menimbulkan peradangan pada tumit.

Plantar fascia merupakan jaringan ikat yang sangat tebal dan terdapat di kedua telapak kaki. Plantar fascia berfungsi sebagai penopang badan dan menyangga posis kaki terutama saat berjalan, berlari, dan melompat.  Plantar fascia juga dihubungkan dengan otot-otot di sekitar telapak yang berfungsi untuk mengatur gerakan kaki.

Setebal apapun jaringan ikat tersebut, Tekanan yang berlebihan juga dapat memicu robekan pada plantar fascia. Ditambah lagi dengan adanya gerakan atau tarikan terus-menerus menyebabkan jaringan ini membengkak dan mengalami inflamasi. Berolahraga tanpa pemanasan pada kaki juga memicu cedera yang mengakibatlkan peradangan

Plantar fasciitis menjadi suatu kendala tersendiri yang sangat merugikan. Kondisi ini menyebabkan rasa nyeri saat menggunakan kaki kita untuk kegiatan sehari-hari seperti berjalan dan berlari. Ada beberapa faktor resiko yang perlu dikenali yang berhubungan dengan terjadinya plantar fasciitis.

  1. Usia
  2. Jenis Kelamin
  3. Obesitas
  4. Olahraga
  5. Ibu hamil

Faktor usis memungkinkan terjadinya gejala yang semakin berat. Penyakit ini paling sering terjadi pada usia 40 tahun keatas.

Penyakit ini paling sering mengenai wanita daripada pria

Badan yang sangat berat menimbulkan tekanan yang berlebih sehingga plantar fascia mudah sekali terjadi peradangan dan pembengkakan apabila terjadi cedera telapak kaki

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat GRATIS Ongkir via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir minimal pembelanjaan Rp50.000.

Medicine delivery 01

Olahraga yang menggunakan kaki secara berlebihan seperti lari maraton, lompat tali, dan panjat tebing meningkatkan tarikan antara tendon dan otot sekitar kaki sehingga rentan terjadi peradangan.

Ibu hamil sering mengeluhkan rasa nyeri pada tumit yang disebabkan oleh berat badan yang semakin bertambah pada masa kehamilan dan janin yang semakin membesar.

Gejala Plantar Fasciitis

Mayoritas gejala yang timbul terletak di tumit. Nyeri seperti tertusuk-tusuk dirasakan saat bangun pagi dan saat mulai menapak lantai. Beratnya rasa nyeri bergantung sampai dimana inflamasi ini timbul. Nyeri akan semakin bertambah apabila telapak kaki digunakan untuk berjalan. Pada kasus berat nyeri dapat menjalar ke telapak kaki bagian depan. Apabila kondisi ini dibiarkan terus-menerus maka plantar fascia akan mengalami pembengkakan

 

Diagnosis Plantar Faciitis

Untuk memastika diagnosis, dokter akan melakukan pemeriksaan pada kaki anda. Pemeriksaan fisik dimulai dari pemeriksaan gerak refleks kaki, gerakan otot-otot kaki, reflek nyeri, sensasi tekan dan perabaan, koordinasi, dan keseimbangan tubuh. Dokter akan mencari sumber nyeri dan memastikan bahwa ini disebabkan oleh inflamasi pada plantar fascia.

Pemeriksaan lain seperti X-ray, MRI, dan USG dapat dilakukan apabila terjadi kondisi yang lebih berat pada telapak kaki. Pemeriksaan ini akan menunjukkan gambaran secara detil mengenai adanya inflamasi hingga robekan pada plantar fascia.

Pemeriksaan darah lengkap terkadang juga dapat dilakukan untuk menyingkirkan beberapa penyakit yang dapat menimbulkan gejala yang mirip dengan plantar fasciitis seperti osteoarthritis, fraktur tulang kalkaneus, bursitis kalkaneus, tarsal tunnel syndrome, rematik kaki, dan gangguan neuropati. Riwayat gejala dan penyakit harus lebih diteliti untuk menilai suatu penyakit diluar nyeri tumit.

 

Penanganan Plantar Fasciitis

Penyakit plantar fasciitis yang ringan biasanya dapat sembuh sendiri. Terapi yang bisa dilakukan adalah dengan mengistirahatkan kaki dan mengkompres daerah yang nyeri dengan es. Apabila memerlukan obat-obatan, obat anti inflamasi nonsteroid seperti ibuprofen, aspirin atau dengan parasetamol efektif untuk mengurangi rasa nyeri.

2. Injeksi Kortikosteroid

Pemberian obat kortikosteroid injeksi juga dapat mengurangi pembengkakan dengan cepat. Mengikat daerah tumit dengan splint membantu meringankan nyeri dan mengurangi pembengkakan.

3. ESWT

Metode Extracorporeal Shock Wave Therapy digunakan untuk memperbaiki jaringan ikat plantar fascia yang tidak merespon obat-obatan.

4. Operasi

Kasus yang berat membutuhkan pembedahan untuk melepaskan jaringan plantar fascia. Operasi dilakukan apabila obat-obatan masih tidak menyembuhkan gejala dan gejala menetap selama lebih dari 6 bulan.


Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit