Penyebab Sulit Hamil dan Bagaimana Mengatasinya

Dipublish tanggal: Mar 8, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Agu 20, 2019 Waktu baca: 3 menit
Penyebab Sulit Hamil dan Bagaimana Mengatasinya

Kehadiran buah hati di tengah rumah tangga tentunya sangat dirindukan kehadirannya oleh setiap pasangan apalagi untuk pasangan yang sudah menikah beberapa waktu lamanya. 

Memang semua pasangan memiliki waktu yang berbeda-beda dalam mempunyai momongan, ada yang beruntung dan cepat dalam mendapatkan buah hati, namun ada juga yang butuh waktu lama dalam mendapatkan si kecil. 

Untuk kamu yang masih dalam tahap menunggu, disini kita akah sharing alasan mengapa kamu sulit untuk hamil serta bagaimana cara mengatasinya.

Penyebab sulit hamil pada umumnya

Memang kehamilan bukanlah sesuatu hal yang bisa pasti ditentukan waktunya.  Untuk kamu yang sudah menikah lebih dari satu tahun dan masih belum kunjung dikaruniai buah hati. 

Sebaiknya kamu bisa mulai mencari-cari info mengenai mengapa kamu belum hamil atau kamu bisa pergi ke dokter kandungan untuk mengecek apakah ada sesuatu yang ‘salah’ atau tidak normal pada dirimu dan pasanganmu. 

Namun sebelum khawatir terlalu dalam, kamu bisa mengecek alasan-alasan umum mengapa seseorang mengalami kesulitan hamil seperti dibawah ini:

  • Faktor Usia
    Menikah dalam usia yang muda memang kadang banyak menimbulkan kesan negatif di masyarakat sekarang ini, namun bila kamu menikah bukan dalam usia yang terlalu muda.

    Sebenarnya ini merupakan hal baik dan disarankan karena masa ini merupakan masa dimana wanita memproduksi sel telur lebih banyak dan juga pada masa ini merupakan masa yang baik untuk pembuahan.

    Wanita dengan usia diatas 40 tahun akan memproduksi jumlah sel telur yang sedikit sehingga akan susah hamil. Itulah sebabnya menikah dianjurkan saat masih berusia muda pada rentang usia 20 tahun-an.

    Di jaman sekarang ini banyak wanita yang lebih memilih untuk mengejar karir terlebih dahulu ketimbang menikah sehingga kebanyakan wanita menikah di usia yang mendekati 30-an atau bahkan lebih dari itu, yang mana pada usia tersebut kesuburan mulai berkurang.
  • Kualitas Sperma yang Kurang Baik
    Sperma merupakan bagian penting dalam program kehamilan. Sel telur akan bisa terbuahi dengan cepat jika memang sperma yang dimiliki memiliki kualitas yang baik atau dalam kondisi normal.

    Normalnya, pria akan bisa membuat wanita agar cepat hamil jika saat ejakulasi menghasilkan sperma dengan jumlah sekitar 39 juta. Jumlah ini merupakan jumlah normal laki-laki untuk bisa membuahi wanita dengan cepat.

    Jika saat ejakulasi jumlah sperma yang dikeluarkan dalam jumlah kurang dari 20 juta sperma maka akan sangat sulit untuk terjadi proses pembuahan. 
  • Pola hidup yang tidak sehat
    Tahukah kamu jika sekitar 15-20% infertilitas disebabkan oleh gaya hidup yang memicu stress. Ini dikarenakan kondisi psikologi yang penuh gejolak dan tekanan dapat menyebabkan gangguan spermatogenesis, spasme tuba falopi, gangguan ovulasi, dan menurunnya gairah berbubungan suami-istri.

    Lalu pola hidup yang tidak sehat seperti mengkonsumsi minuman beralkohol, merorok dan semacamnya juga akan menurunkan kualitas sperma dan sel telur sehingga kehamilan sulit dicapai.

Cara agar lebih cepat hamil

  • Jaga Pola Hidup Sehat
    Ya, pola hidup sehat dapat kamu mulai jaga dengan mengontrol asupan makanan dan minuman yang kamu konsumsi. Makanlah makanan yang sehat dan bergizi, jangan merokok atau minum minuman alkohol secara berlebihan.

    Untuk para kaum wanita, bisa mencoba mengkonsumsi makanan seperti keju, susu, yoghurt, makanan berkarbohidrat kompleks, buah dan sayuran berwarna cerah, daging ayam, telur, sayuran hijau, kacang-kacangan dan minyak zaitun mampu membantu meningkatkan kesuburan. 

    Sedangkan untuk pria, bisa mengkonsumsi makanan seperti salmon, semangka, tomat, susu rendah lemak atau yoghurt, beri, kacang-kacangan dan oatmeal. Salmon kaya akan omega 3 dan protein. 

    Protein bermanfaat untuk membuat sperma kuat tapi juga membuatnya bisa berenang lebih cepat. Yang terutama ialah jaga pola pikiranmu juga agar kamu dan pasangan tidak dalam kondisi stress setiap harinya.

  • Berhubungan saat Masa Subur
    Untuk meningkatkan kemungkinan hamil, sebaiknya kamu dan pasanganmu tahu betul kapan masa suburmu. Kamu bisa menghitung masa suburmu, biasanya masa subur ialah dalam kurun waktu seminggu setelah menstruasi. Jangan lupa untuk mencatat baik-baik tanggal menstruasinya setiap bulannya. 

  • Pilih Posisi yang Tepat dalam Berhubungan Seksual
    Posisi saat berhubungan intim ternyata juga penting agar wanita cepat hamil. Posisi suami berada di atas atau misionaris memungkinkan sperma dapat cepat berenang menuju saluran tuba setelah ejakulasi.

    Selain itu, jauhi pelumas. Pelumas memang memberikan kenikmatan dan mengurangi rasa nyeri, tapi sebenarnya bisa merusak sperma.

    Lakukan foreplay untuk menghasilkan pelicin alami. Sebaiknya setelah berhubungan intim, wanita berbaring selama 10-15 menit.

    Tips lainnya, sebelum berhubungan intim, kosongkan kandung kemih terlebih dahulu, agar setelahnya, wanita tak terburu-buru pergi buang air kecil. Namun, hal yang perlu diingat adalah pasangan dapat menikmati hubungan intim mereka.

Bila kamu belum kunjung juga memiliki anak, sebaiknya segera konsultasikan kondisimu ke dokter kandungan terdekat untuk mengecek dan mendapatkan saran medis yang terbaik dan cocok dengan kondisimu dan pasangan. 


3 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Infertility: Common signs in men and women. Medical News Today. (https://www.medicalnewstoday.com/articles/323401.php)
Signs of Infertility: In Men and Women. Healthline. (https://www.healthline.com/health/pregnancy/signs-of-infertility)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app