Penyebab dan Cara Mengatasi Sindrom Kaki Gelisah

Dipublish tanggal: Jul 31, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 3 menit
Penyebab dan Cara Mengatasi Sindrom Kaki Gelisah

Jika kaki terasa gatal atau kesemutan saat tidur di malam hari kemungkinan ini merupakan tanda atau gejala sindrom kaki gelisah. Sindrom kaki gelisah atau restless legs syndrome (RLS) merupakan penyakit saraf yang menyebabkan rasa gatal, geli, kesetrum, ataupun kesemutan pada kaki. Gejala ini biasanya muncul ketika istirahat di malam hari. 

Kondisi ini pun menyebabkan seseorang memiliki kaki yang bergerak tanpa terkontrol atau tidak sadar. Hal ini terjadi akibat kadar dopamine dalam otak tidak seimbang. Lalu apa yang menyebabkan sindrom kaki gelisah dan bagaimana cara mengatasinya?

Iklan dari HonestDocs
Blackmores Pregnancy Breast Feeding Gold

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Blackmores pregnancy   breat feeding gold sku

Penyebab sindrom kaki gelisah

Sindrom kaki gelisah atau restless legs syndrome (RLS) juga sering disebut dengan istilah penyakit Willis-Ekbom Disease (WED), yang dapat menyerang siapa saja, mulai dari anak-anak, orang dewasa, hingga lansia tanpa membedakan jenis kelamin.

Tidak dapat diketahui pasti apa yang menyebabkan sindrom kaki gelisah, tetapi diduga disebabkan karena faktor genetik. Selain itu, ada beberapa faktor lain yang dapat menyebabkan sindrom kaki gelisah, yaitu:

  • Kehamilan. Saat memasuki trimester ketiga, beberapa ibu hamil mengalami sindrom kaki gelisah.  Namun gejala ini akan menghilang dengan sendirinya setelah 1 bulan melahirkan
  • Penyakit tertentu. Sindrom kaki gelisah juga bisa disebabkan akibat penyakit tertentu seperti gagal ginjal, diabetes, kelainan saraf tulang belakang, hingga penyakit parkinson. Gejala sindrom kaki gelisah ini akan menghilang setelah mendapatkan pengobatan
  • Gangguan mental. Sindrom kaki gelisah juga biasa dialami oleh penderita gangguan mental. Orang yang mengalami depresi, gangguan kecemasan, atau akathisia biasanya mengalami gejala sindrom kaki gelisah. Berdasarkan hasil penelitian, orang yang mengonsumsi obat-obatan untuk mengatasi masalah kejiwaan kemungkinan besar akan mengalami sindrom kaki gelisah
  • Efek samping obat-obatan. Selain disebabkan akibat mengonsumsi obat antidepresan, sindrom kaki gelisah juga dapat disebabkan karena mengonsumsi obat pereda mual, antipsikotik, ataupun obat flu. Obat alergi yang mengandung antihistamin juga dapat memperparah gejala sindrom kaki gelisah atau restless legs syndrome (RLS)
  • Kekurangan nutrisi. Munculnya sindrom kaki gelisah juga bisa disebabkan karena tubuh kekurangan nutrisi tertentu, seperti zat besi, magnesium, folat, vitamin B12, dan vitamin D
  • Gaya hidup tidak sehat. Kebiasaan tidak sehat seperti mengonsumsi minuman beralkohol, merokok, atau kurang tidur juga dapat menyebabkan sindrom kaki gelisah

Baca juga: Gejala dan Penanganan Sindrom Kaki Gelisah dengan Obat

Cara mengatasi sindrom kaki gelisah

Hingga saat ini belum ada pengobatan khusus untuk menangani sindrom kaki gelisah. Tetapi pengobatan yang dilakukan hanya dapat meredakan gejala serta membantu memperbaiki kualitas tidur. Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk meringankan gejala sindrom kaki gelisah, antara lain:

Menerapkan gaya hidup sehat

Mengonsumsi makanan sehat dan menghilangkan kebiasaan yang tidak sehat dapat dilakukan untuk membantu meringankan gejala sindrom kaki gelisah. Biasakan untuk mengonsumsi makanan sehat dengan gizi seimbang serta hindari mengonsumsi alkohol dan kafein karena dapat memperburuk kondisi Anda. Selain itu, kandungan kafein dan alkohol juga dapat membuat saraf otak menjadi lebih aktif.

Kompres kaki

Mengompres kaki dengan air dingin dan air hangat secara bergantian juga dapat mengurangi gejala sindrom kaki gelisah (restless legs syndrome). Selain itu, berendam di air hangat juga dapat dilakukan untuk mengurangi gejala sindrom kaki gelisah dan rasa tidak nyaman pada kaki

Iklan dari HonestDocs
Beli IMBOOST FORCE 10TAB 1 STRIP via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Imboost force tablet 4

Piat kaki dan akupuntur

Melakukan pijat kaki atau akupuntur juga dapat membantu memperbaiki kualitas tidur sehingga dapat membuat kaki lebih rileks serta mengurangi gejala sindrom kaki gelisah atau restless legs syndrome (RLS).

Tidur yang cukup

Kekurangan tidur merupakan salah satu penyebab sindrom kaki gelisah. Usahakan memiliki waktu tidur yang cukup, setidaknya 7-9 jam sehari untuk mengurangi gejala sindrom kaki gelisah. Hal ini juga dapat membantu mengurangi rasa pegal pada kaki

Olahraga rutin

Olahraga yang dilakukan secara rutin sangat baik untuk kesehatan. Selain itu, olahraga juga dapat menghilangkan stres dan membantu mengurangi gejala sindrom kaki gelisah atau restless legs syndrome (RLS). Anda tidak perlu melakukan olahraga berat, cukup lakukan olahraga ringan secara rutin seperti jogging, meditasi, yoga, atau latihan pernapasan

Konsumsi suplemen

Sindrom kaki gelisah ternyata juga bisa disebabkan karena kekurangan nutrisi. Oleh karena itu, mengonsumsi suplemen tambahan, seperti suplemen zat besi dan vitamin D dapat diambil untuk mengurangi gejala sindrom kaki gelisah atau restless legs syndrome (RLS)

Baca juga: 8 Tanda dan Gejala Kekurangan Vitamin


16 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Find a sleep facility near you. American Academy of Sleep Medicine. http://www.sleepeducation.org/find-a-facility.
Xu XM, et al. Complementary and alternative therapies for restless legs syndrome: An evidence-based systematic review. Sleep Medicine Reviews. 2018; doi:10.1016/j.smrv.2017.06.003.
Riggin EA. Allscripts EPSi. Mayo Clinic. Oct. 29, 2019.

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app