GRACIA BELINDA
Ditulis oleh
GRACIA BELINDA
DR. KARTIKA MAYASARI
Ditinjau oleh
DR. KARTIKA MAYASARI
Pengobatan

Penyakit Lambung Apa Saja yang Bisa Diobati dengan Sukralfat?

Dipublish tanggal: Sep 7, 2020 Update terakhir: Sep 7, 2020 Waktu baca: 3 menit
Penyakit Lambung Apa Saja yang Bisa Diobati dengan Sukralfat?

Ringkasan

Buka

Tutup

  • Sukralfat adalah jenis obat lambung yang digunakan untuk mengatasi penyakit ulkus duodenum atau tukak lambung;
  • Sukralfat termasuk obat keras yang hanya bisa dibeli dengan resep dokter. Obat ini tersedia dalam kemasan tablet 1.000 mg dan suspensi 500 mg/5 cc;
  • Sukralfat bekerja dengan membentuk lapisan pelindung dinding lambung dari asam lambung yang bisa menyebabkan luka pada lambung;
  • Dosis umum penggunaan obat Sukralfat untuk mengatasi masalah tukak lambung dan gastritis kronis adalah 1 gr 4 kali sehari atau 2 gr 2 kali sehari;
  • Penyakit-penyakit lambung yang dapat ditangani dengan Sukralfat adalah GERD, tukak lambung, ulkus duodenum, dan gastritis kronis;
  • Klik HDMall untuk mendapatkan obat lambung dan saluran pencernaan di rumah Anda. *Gratis ongkir ke seluruh Indonesia dan bisa COD.

Lambung tetap terasa nyeri meski telah makan? Kondisi tersebut tidak bisa diabaikan begitu saja, karena bisa saja ada masalah pada lambung dan saluran pencernaan Anda. Untuk mengatasi tersebut, Sukralfat mungkin akan diresepkan oleh dokter.

Sukralfat obat apa?

Sukralfat adalah salah satu jenis obat anti-ulcerant yang digunakan untuk mengobati penyakit lambung dan saluran cerna. Sukralfat bekerja dengan cara membentuk lapisan yang melindungi lambung dari efek luka dan mempercepat penyembuhan. Jika dibiarkan terus tergerus asam lambung, kondisi lambung yang telanjur terluka bisa tambah parah. Selain itu, Sukralfat bisa diandalkan sebagai obat untuk membantu menetralkan dan menurunkan produksi asam lambung berlebih. Berikut merupakan penyakit-penyakit lambung yang dapat diatasi dengan Sukralfat.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20
Tukak lambung

Tukak lambung merupakan luka yang timbul di saluran pencernaan, baik di lapisan perut, kerongkongan bagian bawah, atau usus kecil. Dalam kondisi ini, lambung secara perlahan mengalami peradangan dan semakin lama menjadi robek. Pada kondisi yang lebih parah, tukak lambung dapat menyebabkan muntah darah. Parah atau tidaknya tukak lambung dapat dilihat dengan bantuan pemeriksaan penunjang.

Tukak lambung dapat dialami oleh siapa saja di segala usia. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri Helicobacter pylori (H. pylori), obat-obatan, efek asam lambung, hingga penyakit penyerta lainnya.  

Oleh karena itu, pemberian sejumlah obat yang meliputi antasida (penetral asam lambung), PPI seperti lansoprazole dan omeprazole, serta obat pelindung lambung seperti sukralfat, diperlukan untuk membentuk lapisan pelindung pada dinding lambung. 

Baca juga: 5 Obat Tukak Lambung di Apotek Yang Terbukti Ampuh 

Gastritis kronis

Gastritis kronis dapat didefinisikan sebagai peradangan pada lambung yang diawali dengan gejala ringan, tetapi semakin parah dari hari ke hari. Gejala awal gastritis kronis adalah rasa sakit tumpul pada bagian atas lambung yang tak kunjung hilang. Meski demikian, beberapa kasus gastritis kronis justru tidak disertai dengan rasa sakit.

Jangan sekali-kali menganggap remeh gastritis kronis. Jika kondisi ini terjadi dalam waktu lama, lapisan lambung bisa terkikis. Tak cuma itu, gastritis kronis bahkan bisa mengakibatkan metaplasia maupun displasia alias prakanker pada sel. Itulah sebabnya penanganan sedini dan seakurat mungkin perlu dilakukan, termasuk pemberian obat dan perawatan selama dalam masa pemulihan.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20
GERD

GERD barangkali merupakan akronim yang tak lagi asing di telinga kita. Gastroesophageal Reflux Disease alias refluks (naiknya) asam lambung, yep, seperti itulah jika akronim GERD dipanjangkan. Sederhananya, sih, penyakit asam lambung. 

Penyakit asam lambung adalah kondisi yang ditandai dengan nyeri ulu hati dan sensasi terbakar yang dirasakan pada dada akibat naiknya asam dari lambung menuju  esofagus alias kerongkongan.

Meski belum ditemukan penyebab pastinya, ada sejumlah faktor yang dapat memicu GERD, mulai dari faktor keturunan, stres, konsumsi obat-obatan tertentu, kelebihan berat badan, hamil, hiatus hernia, terlalu banyak mengonsumsi kopi, coklat, alkohol, dan makanan berlemak tinggi.

Ulkus duodenum

Ulkus duodenum atau tukak duodenum merupakan kondisi yang ditandai dengan luka atau lubang pada lapisan dalam lambung (mukosa) dan bagian atas usus halus. Luka ini terjadi karena lapisan duodenum terkikis oleh asam lambung atau getah pencernaan. 

Biasanya orang yang mengalami ulkus duodenum akan terbangun pada malam hari akibat nyeri perut. Nyeri yang juga timbul saat lapar tersebut biasanya akan menghilang setelah pemberian obat.

Panduan saat mengonsumsi Sukralfat 

Sukralfat termasuk obat keras dan tersedia dalam kemasan tablet 1.000 mg dan suspensi 500 mg/5 cc yang hanya bisa dibeli dengan resep dokter. Obat ini harus diminum sekitar 1 jam sebelum makan atau saat perut kosong dengan jadwal yang teratur. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Pemberian Sukralfat akan disesuaikan dengan indikasi dan tingkat keparahan kondisi pasien. Umumnya Sukralfat diberikan oleh dokter untuk dikonsumsi selama 4-8 minggu (1-2 bulan) demi memperbaiki kondisi lambung dan saluran cerna pasien. Pastikan untuk mengikuti dosis dan aturan pakai dari dokter demi hasil yang maksimal.

Untuk mengatasi masalah tukak lambung dan gastritis kronis, dosis umum penggunaan Sukralfat adalah 1 gr 4 kali sehari atau 2 gr 2 kali sehari. Sementara dosis umum yang diberikan dalam mengatasi pendarahan di saluran cerna adalah 1 gr diminum 6 kali sehari dengan dosis maksimal 8 gr sehari.

Efek samping dan interaksi obat 

Pemakaian Sukralfat bisa saja menimbulkan sejumlah efek samping yang umum terjadi, seperti sembelit, sakit perut, mual dan muntah, diare, mulut kering, sakit kepala, serta perut kembung. 

Efek samping tersebut bisa berbeda pada setiap pasien. Jika Anda mengalami tanda gatal, ruam pada kulit, pembengkakan, sakit kepala hebat, atau kesulitan bernapas, hentikan pengobatan untuk sementara waktu dan segera berkonsultasi dengan dokter gastroenterologi.

Baca juga: 6 Penyakit yang Dapat Ditangani Dokter Spesialis Gastroenterologi

Selain efek samping tersebut, Sukralfat juga dapat menimbulkan interaksi obat dengan obat lain, seperti Ciprofloxacin, Ketoconazole, Ranitidine, Cimetidine, Digoxin, dan Tetracycline sehingga menyebabkan penyerapan obat menjadi terhambat.

3 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app