Olopatadine HCl: Manfaat, Dosis, & Efek Samping

Dipublish tanggal: Nov 5, 2020 Update terakhir: Nov 5, 2020 Waktu baca: 3 menit

Ringkasan

Buka

Tutup

  • Olopatadine HCl adalah obat yang dapat digunakan untuk mengobati mata merah atau gatal akibat alergi. Tidak untuk mengatasi iritasi mata akibat penggunaan lensa kontak;
  • Dosis olopatadine HCl 0,1% untuk orang dewasa adalah 2 x sehari 1 tetes pada setiap mata yang terinfeksi, dengan jarak 6-8 jam;
  • Efek samping olopatadine HCl meliputi pandangan buram, mata merah, sakit kepala, kelopak mata bengkak, dan mata terasa mengganjal;
  • Konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan olopatadine HCl saat hamil atau merencanakan kehamilan, maupun sedang menyusui;
  • Karena obat dapat menyebabkan pandangan buram, sebaiknya tunggu dulu sampai pandangan kembali jernih sebelum mulai beraktivitas;
  • Klik untuk mendapatkan olopatadine HCl berupa Patanol atau obat mata lainnya ke rumah Anda di HDmall. *Gratis ongkir ke seluruh Indonesia & bisa COD.

Olopatadine HCl atau olopatadin hidroklorida adalah obat yang dapat digunakan untuk mengatasi mata merah atau gatal akibat alergi. Obat ini mengandung antihistamin yang mampu mengurangi kerja histamin, zat pemicu mata gatal atau berair. 

Namun, olopatadine HCl tidak bisa digunakan untuk mengatasi sembarang iritasi mata. Jika mata Anda mengalami iritasi akibat pemakaian lensa kontak, maka obat ini tidak cocok untuk Anda.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Mengenai Olopatadine HCl

Golongan

Resep dokter

Kemasan

Obat tetes mata

Kandungan

Olopatadine HCl

Manfaat Olopatadine HCl

Olopatadin hidroklorida mampu menghentikan proses penghancuran sel mast sekaligus melepaskan histamin dan leukotrien. Kedua zat itulah yang memunculkan reaksi alergi pada mata.

Atas dasar itulah, olopatadine HCl dapat dimanfaatkan untuk mengobati gejala alergi pada mata yang ditandai dengan:

  • Sensasi gatal;
  • Kemerahan;
  • Berair;
  • Panas atau menyengat seperti terbakar.

Efek samping Olopatadine HCl

Sama seperti obat pada umumnya, penggunaan olopatadine HCl dapat menimbulkan efek samping. Akan tetapi, reaksinya bisa jadi berbeda-beda, tergantung dari dosis obat, usia, dan daya tahan tubuh masing-masing orang.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Sejumlah efek samping olopatadine HCl yang mungkin terjadi antara lain:

  • Pandangan buram;
  • Mata merah, kering, atau terasa panas seperti terbakar;
  • Sakit kepala;
  • Kelopak mata bengkak;
  • Mata terasa mengganjal.

Reaksi alergi yang serius cukup jarang terjadi. Namun, waspadai jika muncul gejala alergi parah (anafilaktik) seperti:

  • Ruam;
  • Gatal atau bengkak (terutama di wajah, lidah, atau tenggorokan);
  • Pusing parah;
  • Kesulitan bernapas.

Bila itu terjadi, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Dosis Olopatadine HCl

Dosis olopatadine HCl bisa jadi berbeda-beda pada setiap orang. Hal ini tergantung dari usia, jenis kelamin, tingkat keparahan penyakit, dan kebutuhan masing-masing orang.

Secara umum, dosis olopatadine HCl untuk mengatasi alergi konjungtivitis musiman adalah sebagai berikut:

Dewasa

  • Larutan 0,1%: 2 x sehari 1 tetes pada setiap mata yang terinfeksi, dengan jarak 6-8 jam;
  • Larutan 0,2% atau 0,7%: 1 x sehari 1 tetes pada setiap mata yang terinfeksi.

Anak-anak

  • Anak usia 2 tahun ke atas: menggunakan larutan 0,2% atau 0,7%, 1 x sehari 1 tetes pada setiap mata yang terinfeksi;
  • Anak usia 3 tahun ke atas: menggunakan larutan 0,1%, 2 x sehari pada setiap mata yang terinfeksi, dengan jarak 6-8 jam.

Sebelum menggunakan obat, pastikan Anda sudah mencuci tangan terlebih dahulu. Hindari menyentuh ujung pipet untuk mencegah kontaminasi obat.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Gunakan obat secara teratur dan pada jam yang sama setiap hari. Jika Anda diresepkan obat mata jenis lain, baik obat tetes maupun salep, berikan jeda minimal 5 menit sebelum menggunakannya. Dahulukan penggunaan obat tetes mata, baru salep mata, supaya obat tetes bisa terserap maksimal ke dalam mata.

Obat ini mengandung pengawet yang dapat terserap pada lensa kontak. Oleh karena itu, sebaiknya lepas dahulu lensa kontak Anda sebelum menggunakan olopatadine HCl. 

Petunjuk penggunaan:

  1. Miringkan kepala ke belakang dan lihat ke atas;
  2. Tarik kelopak mata bawah ke arah bawah, lalu pegang pipet tepat di atas mata;
  3. Teteskan obat sesuai anjuran;
  4. Lihat ke arah bawah, lalu tutup mata selama 1-2 menit;
  5. Letakkan satu jari di sudut dalam mata dekat hidung, lalu tekan dengan lembut. Tindakan ini dapat membantu mencegah obat mengalir ke luar mata;
  6. Hindari menggosok-gosok mata setelahnya.

Interaksi Olopatadine HCl

Potensi interaksi obat terjadi ketika digunakan bersamaan dengan obat lain, sehingga dapat mengubah cara kerja obat. Sebagai akibatnya, obat tidak dapat bekerja dengan maksimal atau bahkan menimbulkan racun yang membahayakan tubuh. Oleh sebab itu, penting untuk mengetahui obat apa saja yang sedang Anda konsumsi dan beri tahukan pada dokter. 

Perhatian

Hal-hal yang harus diperhatikan selama menggunakan olopatadine HCl adalah sebagai berikut:

  • Beri tahukan dokter jika Anda memiliki riwayat alergi obat maupun penyakit tertentu;
  • Sampaikan pada dokter jika Anda sedang mengonsumsi obat, suplemen, maupun herbal apa pun;
  • Konsultasikan dulu dengan dokter sebelum menggunakan olopatadine HCl saat hamil atau merencanakan kehamilan, maupun sedang menyusui;
  • Hindari mengemudi atau menyalakan mesin berat sebab obat ini dapat menyebabkan pandangan buram. Tunggu dulu selama 1-2 menit sampai obat terserap sempurna dan pandangan kembali jernih sebelum kembali beraktivitas.

Artikel terkait:


3 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Healthline. Olopatadine, Ophthalmic Solution. (https://www.healthline.com/health/olopatadine-ophthalmic-solution). 14 Maret 2018.
Drugs.com. Olopatadine ophthalmic. (https://www.drugs.com/mtm/olopatadine-ophthalmic.html). 25 Februari 2020.

Artikel ini hanya sebagai informasi obat, bukan anjuran medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter atau apoteker mengenai informasi akurat seputar obat.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Ingin beli obat ini? Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dengan pembayaran via bank transfer, kartu kredit, COD (di sebagian besar kota), Alfamart, dan OVO. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum.

Chat di WhatsApp
Buka di app