Nyeri Leher - Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Update terakhir: Apr 10, 2019 Waktu baca: 5 menit
Telah dibaca 546.107 orang

Leher terdiri dari tulang belakang yang memanjang dari tengkorak hingga ke tubuh bagian atas. Cervical disc (bantalan tulang leher) berfungsi sebagai bantalan tulang dan membantu kepala dan leher agar bisa tegak dan menekuk.

Tulang, ligamen, dan otot leher merupakan bagian tubuh yang menyokong kepala Anda dan membantu kepala untuk bergerak. Kelainan, peradangan, atau cedera apapun dapat menyebabkan nyeri leher atau kaku leher.

Iklan dari HonestDocs
HonestDocs Health Shop - Pesan Obat Jadi Lebih Mudah!

GRATIS biaya antar obat ke seluruh Indonesia hingga Rp.30,000 (minimum transaksi Rp.50,000)

Medicine delivery 01

Kadang-kadang beberapa orang pernah mengalami nyeri leher atau kaku leher. Dalam banyak kasus, hal tersebut terjadi karena postur yang buruk atau karena penggunaan yang berlebihan. Kadang-kadang, nyeri leher disebabkan oleh cedera karena jatuh, kontak olahraga, keseleo atau tegang pada tengkuk leher.

Seringkali, nyeri leher bukanlah suatu kondisi yang serius dan dapat sembuh dalam beberapa hari. Tetapi dalam beberapa kasus, nyeri leher dapat mengindikasikan suatu kondisi cedera yang serius atau penyakit dan memerlukan pengobatan dokter.

Jika Anda memiliki nyeri leher yang berlanjut selama lebih dari seminggu, parah, atau disertai dengan gejala lain, segera cari pertolongan medis.

Penyebab Nyeri Leher

Nyeri leher atau kaku leher dapat terjadi karena berbagai macam penyebab, seperti:

Keseleo dan tegang otot

Kondisi ini biasanya disebabkan oleh beberapa aktivitas dan perilaku seperti:

  • Postur atau sikap badan yang buruk
  • Bekerja di meja terlalu lama tanpa mengubah posisi
  • Tidur dengan leher dalam posisi yang buruk
  • Menggerakkan leher berlebihan saat berolahraga

Cedera

Leher sangat rentan terhadap cedera, terutama saat jatuh, kecelakaan mobil, dan olahraga, di mana otot dan ligamen leher dipaksa untuk bergerak di luar pergerakan normal.

Iklan dari HonestDocs
HonestDocs Health Shop - Pesan Obat Jadi Lebih Mudah!

GRATIS biaya antar obat ke seluruh Indonesia hingga Rp.30,000 (minimum transaksi Rp.50,000)

Medicine delivery 01

Jika tulang leher (vertebra serviks) patah, sumsum tulang belakang juga bisa rusak. Cedera leher akibat kondisi yang tiba-tiba pada kepala biasa disebut juga dengan whiplash.

Serangan jantung

Nyeri leher juga bisa merupakan suatu gejala dari serangan jantung, tetapi biasanya sering disertai dengan gejala serangan jantung lainnya, seperti:

  • Sesak napas
  • Berkeringat
  • Mual
  • Munta
  • Nyeri lengan atau rahang

Jika leher Anda nyeri dan Anda memiliki gejala serangan jantung seperti yang telah disebutkan diatas, segera cari pertolongan medis atau langsung ke ruang gawat darurat.

Meningitis

Meningitis adalah peradangan jaringan tipis yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang. Pada orang yang menderita meningitis, demam dan sakit kepala sering terjadi dan disertai dengan leher yang kaku. Meningitis dapat berakibat fatal dan merupakan keadaan darurat medis.

Jika Anda memiliki gejala meningitis, segera cari pertolongan medis.

Penyebab lainnya

Penyebab lain nyeri leher termasuk beberapa hal sebagai berikut:

  • Artritis reumatoid yang menyebabkan nyeri, pembengkakan sendi, dan taji tulang. Ketika kondisi ini terjadi di daerah leher, nyeri leher biasanya dapat terjadi.
  • Osteoporosis yang dapat melemahkan tulang dan dapat menyebabkan patah tulang kecil. Kondisi ini sering terjadi pada tangan atau lutut, tetapi bisa juga terjadi di leher.
  • Fibromyalgia adalah suatu kondisi yang menyebabkan nyeri otot di seluruh tubuh, terutama di daerah leher dan bahu.
  • Seiring bertambahnya usia, cervical disc (bantalan tulang leher) dapat mengalami degenerasi. Kondisi ini dikenal sebagai spondylosis, atau osteoartritis pada leher. Keadaan ini dapat mempersempit ruang di antara vertebra dan juga menambah stress pada sendi Anda.
  • Ketika disk atau bantalan tulang menjulur, karena trauma atau cedera, disk atau bantalan tulang tersebut dapat menambah tekanan pada sumsum tulang belakang atau akar saraf. Kondisi ini biasa disebut disk serviks hernia, yang juga dikenal sebagai disk atau bantalan tulang yang pecah atau terlepas.
  • Stenosis tulang belakang terjadi ketika tulang belakang menyempit dan menyebabkan tekanan pada sumsum tulang belakang atau akar saraf yang keluar dari tulang belakang. Kondisi ini bisa disebabkan oleh peradangan jangka panjang yang disebabkan oleh radang sendi atau kondisi lain.

Dalam kasus yang jarang terjadi, kaku leher atau nyeri leher dapat terjadi karena:

  • Kelainan bawaan
  • Infeksi
  • Abses
  • Tumor
  • Kanker tulang belakang

Kapan menemui dokter saat mengalami Nyeri Leher?

Jika gejalanya menetap lebih dari seminggu, berkonsultasilah dengan dokter . Anda juga harus mengunjungi dokter jika terdapat beberapa hal sebagai berikut:

  • Nyeri leher parah tanpa sebab yang jelas
  • Benjolan di leher Anda
  • Demam
  • Sakit kepala
  • Terdapat kelenjar yang bengkak
  • Mual
  • Muntah
  • Kesulitan menelan atau bernapas
  • Lemas
  • Mati rasa
  • Kesemutan di leher
  • Rasa nyeri yang menjalar ke lengan atau kaki Anda
  • Ketidakmampuan untuk menggerakkan lengan atau tangan Anda
  • Ketidakmampuan untuk menyentuh dagu ke dada
  • Disfungsi kandung kemih atau usus

Jika Anda mengalami kecelakaan atau jatuh dan leher Anda terasa nyeri, segera cari pertolongan dan pengobatan medis.

Cara mengobati Nyeri Leher

Dokter Anda akan melakukan pemeriksaan fisik dan menanyakan mengenai riwayat medis lengkap Anda. Bersiaplah untuk memberitahu dokter Anda tentang gejala-gejala yang Anda alami. 

Anda juga harus memberitahu dokter tentang semua obat-obatan dan suplemen yang diresepkan dan obat-obatan yang dijual bebas yang telah Anda konsumsi.

Meskipun tampaknya tidak ada hubungannya, Anda juga harus memberi tahu dokter Anda tentang cedera atau kecelakaan yang pernah Anda alami.

Pengobatan untuk nyeri leher akan tergantung pada diagnosisnya. Selain riwayat medis menyeluruh dan pemeriksaan fisik oleh dokter, Anda mungkin juga memerlukan satu atau lebih pemeriksaan pencitraan dan pemeriksaan berikut dapat membantu dokter menentukan penyebab nyeri leher Anda:

  • Tes darah
  • X-ray
  • CT scan
  • MRI scan
  • Electromyography, yang memungkinkan dokter Anda memeriksa kesehatan otot Anda dan saraf yang mengendalikan otot Anda

Pungsi lumbal

Tergantung pada hasil dari pemeriksaan, dokter Anda mungkin akan merujuk Anda ke spesialis. Pengobatan untuk nyeri leher dapat termasuk:

  • Terapi dingin dan panas
  • Latihan, peregangan, dan terapi fisik
  • Obat pereda nyeri
  • Suntikan kortikosteroid
  • Relaksan otot
  • Penyangga leher
  • Traksi leher
  • Obat antibiotik jika Anda mengalami infeksi
  • Perawatan di rumah sakit jika suatu kondisi seperti meningitis atau serangan jantung adalah penyebabnya

Operasi, yang jarang diperlukan

Terapi alternatif meliputi:

  • Akupunktur
  • Pengobatan chiropractic
  • Pijat
  • Transcutaneous electrical nerve stimulation (TENS)

Pastikan Anda mencari seorang profesional yang berlisensi ketika menggunakan metode alternatif ini.

Cara meredakan Nyeri Leher di rumah

Jika Anda mengalami nyeri leher ringan atau kaku, leher lakukan langkah-langkah sederhana di bawah ini untuk meredakannya:

  • Kompres dingin selama beberapa hari pertama. Setelah itu, kompres panas dengan bantalan pemanas atau dengan mandi air panas.
  • Konsumsi obat penghilang rasa sakit yang dijual bebas, seperti ibuprofen atau acetaminophen.
  • Beristirahatlah selama beberapa hari dari olahraga, aktivitas yang dapat memperburuk gejala Anda, dan angkat berat. Ketika Anda melanjutkan aktivitas normal, lakukanlah secara perlahan-lahan karena gejala Anda dapat sembuh dengan sendirinya.
  • Latihlah leher Anda setiap hari. Perlahan rentangkan kepala Anda dalam gerakan dari sisi ke sisi dan dari atas ke bawah
  • Gunakan postur atau sikap badan yang baik.
  • Hindari memegang handphone di antara leher dan bahu Anda.
  • Ubahlah posisi Anda sesering mungkin. Jangan berdiri atau duduk dalam satu posisi yang terlalu lama.
  • Pijatlah leher dengan lembut.
  • Gunakan bantal leher khusus untuk tidur.l 
  • Jangan gunakan penyangga leher tanpa persetujuan dokter Anda. Jika Anda tidak menggunakannya dengan benar, alat tersebut dapat memperburuk gejala Anda.

Kesimpulan mengenai Nyeri Leher?

Kebanyakan orang mengalami nyeri leher karena postur atau sikap badan yang buruk dan tegang otot. Dalam kasus ini, nyeri leher Anda akan hilang jika Anda mempraktekkan postur  atau sikap badan yang baik dan mengistirahatkan otot leher Anda ketika sakit.

Konsultasikanlah ke dokter Anda jika nyeri leher Anda tidak membaik dengan pengobatan di rumah.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit