Minyak Emu: Informasi Manfaat dan Cara Kerja

Dipublish tanggal: Apr 10, 2019 Update terakhir: Okt 26, 2020 Waktu baca: 2 menit

Minyak emu atau yang biasa dikenal dengan emu oil, merupakan minyak yang cukup popular di dunia, emu sendiri adalah burung asli Australia yang memiliki nama Dromaius novaehallandiae dan merupakan jenis burung yang tidak bisa terbang. 

Saat ini emu sudah dapat ditemukan di banyak negara seperti di Amerika Serikat, Kanada dan Eropa, karena meningkatnya popularitas minyak emu yang digunakan sebagai obat serta daging emu yang bergizi.

Emu oil berupa cairan kuning cerah yang sebagian besar terdiri dari lemak yang dikumpulkan dari endapan di bawah kulit burung dan merupakan produk komersial yang tersedia secara luas dan memiliki beberapa manfaat unik.

Minyak emu terbentuk dari jumlah lemak yang dikumpulkan, lalu melewati berbagai filter dan proses sampai minyak murni diproduksi. Berbagai jenis minyak emu tergantung pada berbagai tingkat filtrasi dan pemrosesan. 

Sebagian besar minyak emu akan diproses secara penuh untuk mengurangi bakteri dan kontaminan. Beberapa minyak emu dimurnikan lebih dari yang lain untuk menciptakan kandungan asam lemak yang lebih tinggi dan jenis minyak emu ini digunakan untuk efek menguntungkan.

Mengenai Minyak Emu

Golongan

Minyak esensial

Kemasan

Kapsul, krim

Kandungan

Asam lemak esensial (omega-3, omega 6, dan omega-9), vitamin A, asam oleat, asam palmitat, asam linoleat, antioksidan

Efek samping Minyak Emu

Walaupun minyak emu atau emu oil merupakan produk alami tetapi dapat menimbulkan efek samping seperti iritasi kulit ketika mengoleskan minyak emu langsung ke kulit.

Manfaat Minyak Emu

Penggunaan minyak emu atau emu oil telah lama digunakan oleh penduduk Australia dan pertama kali minyak emu diperkenalkan ke budaya Eropa sebagai tabir surya dan pelembab alami.

Minyak emu biasanya digunakan untuk menghilangkan rasa sakit dan nyeri ringan, membantu menyembuhkan luka lebih cepat, dan memiliki manfaat bagi kulit. Minyak emu mengandung bahan kimia yang disebut asam lemak. Zat kimia ini bisa mengurangi rasa sakit dan bengkak (peradangan).

Manfaat minyak emu lainnya yang terkenal adalah penggunaannya sebagai antiinflamasi dan juga mengandung senyawa yang memiliki sifat antioksidan. Sebagai antiinflamasi, minyak emu mungkin dapat digunakan untuk mengobati kondisi-kondisi seperti radang telinga, sindrom radang usus, radang sendi, dan juga sebagai minyak pijat.

Minyak emu atau emu oil juga dapat mencegah keropos tulang yang disebabkan oleh kemoterapi, mengatasi kolesterol yang tinggi dan mencegah obesitas, mengobati bisul, dan meningkatkan kelembaban dan penyerapan kulit. Minyak emu juga dianggap memiliki kegunaan pada kulit dan luka.

Kulit mudah menyerap minyak emu dan membantu mengunci kelembaban kulit dan efektif untuk kulit kering karena minyak emu memiliki sifat pelembab dan kosmetik yang menyerupai minyak mineral. Minyak emu atau emu oil juga dapat membantu mengurangi kerusakan kulit yang terkait dengan radiasi kanker serta mencegah penuaan kulit.

Dosis Minyak Emu

Dosis minyak emu yang tepat akan bergantung pada beberapa faktor seperti usia pengguna, riwayat kesehatan, dan beberapa kondisi lainnya. Pada saat ini tidak ada informasi ilmiah yang cukup untuk menentukan kisaran dosis yang tepat untuk minyak emu atau emu oil.

Tetapi perlu diingat bahwa produk alami tidak selalu aman dan penyesuaian dosis menjadi penting untuk diperhatikan. Pastikan untuk mengikuti petunjuk yang relevan pada label kemasan produk dan konsultasikan dengan dokter Anda sebelum menggunakan minyak emu.

Interaksi Minyak Emu

Hingga saat ini, minyak emu atau emu oil masih terbilang aman untuk digunakan karena belum ada laporan dan informasi mengenai interaksi minyak emu terhadap obat-obatan lain.

Perhatian

  • Jika Anda memiliki reaksi alergi tertentu, sebaiknya hindari pemakaian minyak emu.
  • Bagi wanita hamil dan menyusui harus berbicara terlebih dahulu dengan dokter sebelum menggunakan minyak emu karena ada kemungkinan penggunaan minyak emu dapat mempengaruhi kehamilan.

18 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Zanardo, V., Giarrizzo, D. (2015, February). Re. “Review on emu products for use as complementary and alternative medicine.” Nutrition, 31(2), 415 (http://www.nutritionjrnl.com/article/S0899-9007(14)00285-8/fulltext)
Robbins, J. (2013, February 7). Ranchers find hope in flightless bird’s fat. The New York Times. Retrieved from (http://www.nytimes.com/2013/02/08/us/emu-oil-aids-the-survival-of-an-unusual-industry.html)
Mashtoub, S., Tran, C. D., Howarth, G. S. (2013, September 18). Emu oil expedites small intestinal repair following 5-fluorouracil-induced mucositis in rats. Experimental Biology and Medicine, 238(11), 1305-1317 (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/24047797)

Artikel ini hanya sebagai informasi obat, bukan anjuran medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter atau apoteker mengenai informasi akurat seputar obat.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app