Perawatan Wajah

Mengenal Metode Skin Peeling dalam Menangani Jerawat

Dipublish tanggal: Mar 12, 2019 Update terakhir: Mar 4, 2020 Tinjau pada Mar 29, 2019 Waktu baca: 3 menit
Mengenal Metode Skin Peeling dalam Menangani Jerawat

Jika kamu memasuki usia remaja, besar kemungkinannya untuk jerawatan. Sekitar 10% remaja memiliki malasah jerawat. Namun masalah jerawat tidak hanya dimiliki oleh para remaja, banyak orang dewasa yang tetap memiliki masalah jerawat hingga usia 40an.

Oleh karena jerawat adalah masalah kulit yang dimiliki oleh semua kalangan, Banyak para ahli kecantikan yang berlomba lomba untuk menemukan cara menghilangkan jerawat. 

Jika menghilangkan jerawat dengan menjaga kebersihan muka atau meminum suatu obat-obatan sudah biasa, maka apakah kamu pernah mendengar istilah Acne peeling? Acne peeling sebenarnya adalah prosedur Skin peeling yang digunakan untuk mengikis jerawat. 

Skin peeling sendiri dikenal sebagai chemical exfoliation atau derma-peeling, ialah suatu prosedur menggunakan bahan kimia pada wajah yang membuat kulit bagian terluar terkelupas sehingga memungkinkan kulit baru untuk tumbuh dan menggantikannya. 

Teknik ini dapat digunakan untuk beberapa indikasi yang berhubungan dengan perbaikan struktur kulit . Kulit baru yang tumbuh kembali biasanya lebih halus dan lebih tidak keriput daripada kulit lama. Namun perlu diingat jika kulit yang baru tumbuh tersebut juga sementara akan lebih sensitif terhadap matahari.

Tidak ada prosedur kosmetik yang tidak memiliki resiko atau efek samping. Sebelum kita membahas tentang bahaya atau efek samping dari Acne/ skin peeling, ada baiknya jika kita mengetahui khasiat dan kegunaan dari teknik menghilangkan jerawat yang sedang booming saat ini.

Kondisi yang dapat Diperbaiki dengan Skin Peeling

Pengelupasan kulit menggunakan bahan kimia yang dilakukan pada bagian wajah, leher, atau tangan. skin peeling dapat digunakan untuk:

  • Mengurangi garis-garis halus di bawah mata dan di sekitar mulut.
  • Mengurangi kerutan yang disebabkan oleh kerusakan akibat sinar matahari, penuaan dan faktor keturunan.
  • Memperbaiki penampilan jaringan parut (bekas luka) yang berada di epidermis.
  • Mengobati beberapa jenis jerawat (dari ringan hingga berat).
  • Mengurangi bintik-bintik yang biasanya muncul pada usia lanjut, bintik-bintik dan bercak gelap karena kehamilan ,minum pil kontrasepsi (melasma) atau paparn sinar matahari.
  • Tingkatkan tampilan dan nuansa kulit yang kusam dalam tekstur dan warna.
  • Pembesaran pori-pori
  • Kutil
  • Freckles karena kelainan genetik

Skin Peeling untuk Menangani Jerawat

Sebenarnya skin peeling bukan termasuk standar baku penanganan jerawat. Di banyak panduan penanganan jerawat seperti milik Perhimpunan dokter-dokter kulit AAD Amerika dan DDG Jerman tidak ada pilihan skin peeling dalam poin penatalaksanaan jerawat. Jadi bila tetap dilakukan maka akan menjadi tanggung jawab dokter pribadi.

Karena jelas bahwa tujuan skin peeling adalah untuk mengupas kulit maka sudah pasti peeling tidak bisa dijadikan obat jerawat. Peeling hanya berguna sebagai pembantu pengobatan. 

Peran ke dua skin peeling adalah dalam penanganan bekas jerawat. Semisal ada bekas hitam akibat jerawat maka peeling dapat dipakai bila pemakaian krim topikal gagal.

Prosedur Skin Peeling yang Keliru dalam Penanganan Jerawat bisa Berbahaya

Skin peeling sendiri sebenarnya tidak berbahaya jika dilakukan sesuai dengan indikasi dan dilakukan dengan cara yang benar, namun ada beberapa oknum-oknum tertentu yang tidak terlalu mengerti tentang mekanisme skin peeling, sehingga banyak terjadi komplikasi saat melakukan hal ini. Hal- hal yang keliru terkait acne peeling adalah :

  • Skin peeling tidak direkomendasikan pada jerawat akut, sehingga jerawat akut yang dikikis begitu saja akan menimbulkan peradangan yang lebih parah atau mungkin menyebabkan infeksi
  • kesalahan lainnya adalah waktu peeling yang tidak diperhatikan.Skin peeling sebaiknya dilakukan dengan jeda minimal sebulan. Dengan tujuan menunggu lapisan kulit tumbuh normal kembali. Ini amat penting terutama bila pengupasan dilakukan amat dalam.
  • Kesalahan yang paling fatal yang pernah saya dengar adalah skin peeling dilakukan oleh tenaga bukan dokter. Skin peeling harus dilakukan oleh seorang dokter. 
  • Skin peeling hanya untuk jerawat dan bekas jerawat yang berasa sebatas epidermis. Lebih spesifik lagi dokter itu adalah dokter spesialis kulit. Bila bukan dokter kulit maka dokter tersebut sudah bersertifikat kompetensi yang diakui oleh pemerintah.

Bila Anda memiliki masalah kulit wajah berjerawat sah-sah saja jika Anda ingin mencari alternatif perawatan jerawat apapun, namun dalam memilih pengobatan diharapkan Anda untuk lebih bijak, apalagi jika menyangkut bagian tubuh yang sangat penting seperti wajah.

Untuk masalah jerawat yang membandel, sebaiknya konsultasikan pada dokter kulit agar mendapatkan penanganan yang tepat untuk mengatasi masalah jerawat. 

Dokter akan menganalisis kondisi kulit Anda dan meresepkan obat yang sesuai kebutuhan, baik dalam bentuk topikal/krim maupun obat oral/minum

 

15 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Vemula S, et al. (2018). Assessing the safety of superficial chemical peels in darker skin: A retrospective study. DOI: (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/29518457)
Soleymani T, et al. (2018). A practical approach to chemical peels: A review of fundamentals and step-by-step algorithmic protocol for treatment. (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6122508/)
Rendon MI, et al. (2010). Evidence and considerations in the application of chemical peels in skin disorders and aesthetic resurfacing. (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2921757/)

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit
Buka di app