Mengetahui Masalah Penglihatan pada Bayi

Dipublish tanggal: Sep 19, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Okt 10, 2019 Waktu baca: 5 menit
Mengetahui Masalah Penglihatan pada Bayi

Ketika bayi baru lahir, bayi akan melihat dunia baru dengan berbagai macam hal yang dapat dijelajahi. Selain dilengkapi dengan anggota tubuh yang lengkap, seorang bayi yang sehat juga tentunya akan dianugerahi sepasang bola mata indah yang dapat digunakan untuk melihat berbagai objek baru yang ada di sekitarnya. 

Tetapi ketika bayi baru lahir, kemampuan penglihatannya masih belum optimal. Mereka cenderung hanya dapat melihat objek dalam jarak dekat dan belum dapat melihat objek yang terlalu jauh. Tetapi dalam masa pertumbuhannya, bayi akan mulai memproses informasi visual dalam memahami dunia di sekitarnya secara bertahap.

Perkembangan penglihatan bayi baru lahir hingga usia 4 bulan

Saat bayi baru lahir, bayi hanya dapat fokus dengan baik pada objek yang berjarak dekat dengan wajah mereka. Itu menjadi jarak yang tepat bagi bayi untuk melihat wajah Anda, terutama ketika Anda menggendongnya. 

Perkembangan penglihatan secara visual pada bayi perlahan baru mulai berkembang karena saat di dalam kandungan, bayi berada di dalam kegelapan. Baru setelah lahir ke dunia, bayi mulai terangsang untuk menggunakan indera penglihatannya.

Di awalnya, bayi mungkin masih sulit untuk mengenal berbagai objek yang berbeda, tetapi hal ini tidak akan terjadi begitu lama karena dalam beberapa bulan pertama bayi lahir, mata bayi akan mulai bekerja jauh lebih efektif dalam melihat. Tetapi Anda perlu memperhatikan gerakan mata anak Anda, jika bayi lebih banyak berfokus hanya pada satu titik tertentu secara terus menerus, mungkin Anda perlu berkonsultasi ke dokter mengenai kemungkinan yang terjadi.

Selain itu, pada usia 3 bulan, Anda juga dapat memperhatikan kemampuan koordinasi tangan dan mata bayi, terutama ketika ada gerakan objek tertentu. Apakah tangan dan mata bergerak ke arah objek tersebut atau tidak dan apakah gerakan tangannya cukup akurat dalam meraih objek tersebut atau tidak.

Meskipun belum diketahui secara pasti mengenai kemampuan bayi dalam membedakan warna saat lahir, tetapi kemungkinan bayi sudah mulai mengetahui perbedaan warna dari objek yang beragam di sekitarnya. Pada usia sekitar 8 minggu, bayi juga sudah mulai memiliki kemampuan untuk mengetahui wajah orang tua mereka.

Perkembangan penglihatan bayi baru lahir usia 5-8 bulan

Penglihatan mata bayi sejak usia 5-8 bulan akan terus berkembang dan akan terus membaik seiring bertambahnya usia. Kemampuan mata bayi memang belum dapat bekerja dengan baik dalam menentukan seberapa dekat atau jauh suatu objek tertentu ketika baru lahir hingga usia sekitar 5 bulan. Tetapi setelahnya, kemampuan penglihatan bayi akan mulai berkembang dan membentuk pandangan 3 dimensi untuk melihat pandangan secara keseluruhan.

Ketika bayi memasuki usia sekitar 8 bulan, ada banyak perkembangan lain yang mungkin terjadi, seperti kemampuan bergerak dan merangkak sehingga ini dapat membantu meningkatkan koordinasi tangan, mata, dan anggota tubuh mereka lainnya. Untuk itu, Anda perlu mulai mengenalkan berbagai objek baru kepada anak sehingga dapat membantu perkembangan motorik dan visualnya, termasuk peningkatan kemampuan dalam membedakan warna.

Perkembangan penglihatan bayi baru lahir usia 9-12 bulan

Pada saat bayi berusia 1 tahun, jarak pandang penglihatan mereka sudah cukup baik. Kemampuan ini sangat penting dalam membantu bayi bergerak dan menuju titik tertentu ketika merangkak atau berjalan. Bahkan, bayi juga sudah memiliki kemampuan berbicara serta kekuatan tangan yang cukup baik dalam melempar sesuatu sehingga Anda sudah bisa mengajak anak bermain peak-a-boo atau mengajaknya mengulang apa yang Anda bicarakan untuk membantu kemampuan bicaranya juga. 

Baca juga: Tahapan Bayi Mulai Melihat dengan Jelas

Masalah penglihatan pada bayi baru lahir

Setiap bayi baru lahir diharapkan memiliki mata yang sehat dan akan berkembang seiring masa pertumbuhannya. Tetapi terkadang dalam beberapa kasus, terdapat beberapa masalah mata dan penglihatan yang mungkin saja terjadi. Beberapa gejala atau tanda yang menunjukkan adanya masalah penglihatan itu antara lain:

  • Penglihatan jauh ke luar
  • Kelopak mata merah
  • Bola mata yang terus bergerak
  • Sensitivitas yang tinggi terhadap cahaya
  • Pupil mata yang berwarna putih

Hal tersebut dapat menjadi tanda beberapa masalah mata seperti infeksi mata, saluran air mata yang tersumbat, disfungsi kontrol otot mata, peningkatan tekanan bola mata (buphthalmos), maupun kanker mata. Hal ini perlu diperhatikan lebih awal dengan lebih sering melakukan kontak mata dengan anak sehingga perawatan dapat dilakukan dengan lebih cepat.

Buphthalmos (Masalah penglihatan pada bayi)

Buphthalmos adalah istilah lain dari glaukoma yang terjadi pada anak-anak. Kondisi ini digambarkan dengan salah satu atau kedua mata yang membesar. Buphthalmos ini biasanya terjadi pada anak di bawah usia 3 tahun. 

Gejala utama Buphthalmos adalah kondisi mata yang membesar. Ada beberapa gejala lain Buphthalmos yang terjadi pada anak, seperti sensitivitas tinggi pada cahaya, iritasi mata, hingga penglihatan kabur. 

Penyebab Buphthalmos 

Penyebab Buphthalmos atau glaukoma pada anak-anak adalah tekanan bola mata (tekanan intraokular) yang menumpuk dan merusak saraf optik. Peningkatan tekanan bola mata yang tinggi biasanya disebabkan oleh masalah dengan sistem aliran mata yang menyebabkan terjadinya penumpukan cairan.

Penyebab lain Buphthalmos adalah:

  • Aniridia, kelainan mata yang ditandai dengan tidak adanya iris mata baik karena genetik maupun cedera
  • Neurofibromatosis tipe 1 (penyakit von Recklinghausen), kelainan genetik yang menyebabkan gangguan pada sistem saraf pusat
  • Sclerocornea, suatu kondisi yang melibatkan sclera (lapisan putih mata) yang menyatu dengan bagian kornea mata
  • Sturge-Weber syndrome, kelainan neurologis yang menyebabkan tanda lahir merah pada dahi dan kelopak mata

Kondisi Buphthalmos pada anak-anak dapat didiagnosis melalui beberapa tes pemeriksaan, seperti biomikroskopi, oftalmoskopi, tonometri, hingga gonioskopi yang bertujuan untuk memeriksa aliran cairan pada mata.

Pengobatan Buphthalmos 

Pengobatan Buphthalmos biasanya bertujuan untuk mengurangi dan menjaga tekanan bola mata, dalam kondisi yang masih ringan, biasanya cukup diatasi dengan pemberian obat tetes mata termasuk beta blocker yang merupakan obat penurun tekanan darah.

Tetapi beberapa cara pengobatan Buphthalmos lainnya mungkin dilakukan, seperti implan, goniotomi, operasi cyclodestructive, pengangkatan sklera parsial, atau penggunaan kacamata pada anak. Jika tidak segera diobati, mata yang terus membesar akan merengangkan jaringan yang ada di sekitar mata dan menyebabkan kerusakan permanen.

Kondisi masalah penglihatan pada bayi (Buphthalmos) tidak dapat dicegah, tetapi memperhatikan kondisi mata anak dengan sering melakukan kontak mata dapat membantu Anda menemukan tanda masalah penglihatan pada anak. Pemeriksaan mata secara teratur  pada anak juga diperlukan untuk membantu mencari cara pengobatan atau perawatan yang mungkin dibutuhkan. 


12 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Milestones in Infant Vision Development. Verywell Health. (Accessed via: https://www.verywellhealth.com/top-milestones-in-vision-development-3421601)
Baby Vision. What to Expect. (Accessed via: https://www.whattoexpect.com/first-year/baby-vision)
Caring for a Baby With Vision Problems. Parents. (Accessed via: https://www.parents.com/baby/health/eyes/caring-for-a-baby-with-vision-problems/)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app