ADELIA MARISTA SAFITRI, S.K.M
Ditulis oleh
ADELIA MARISTA SAFITRI, S.K.M
DR. KARTIKA MAYASARI
Ditinjau oleh
DR. KARTIKA MAYASARI

5 Manfaat Bawang Hitam yang Tak Kalah dari Bawang Biasa

Dipublish tanggal: Jul 9, 2020 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 2 menit
5 Manfaat Bawang Hitam yang Tak Kalah dari Bawang Biasa

Ringkasan

Buka

Tutup

  • Bawang hitam adalah bawang putih yang difermentasi pada suhu tinggi dan kelembapan tertentu, sehingga warna bawangnya jadi kehitaman.
  • Proses fermentasi meningkatkan senyawa polifenol dan S-allyl-sistein pada bawang hitam, berfungsi untuk melindungi tubuh dari peradangan. 
  • Bawang hitam mampu mengatur keseimbangan insulin dalam tubuh. Sangat cocok dikonsumsi untuk mengatur kadar gula darah.
  • Senyawa aktif pada bawang hitam dapat meningkatkan kadar kolesterol baik sekaligus mengurangi konsentrasi lipoprotein aterogenik. Efektif untuk menurunkan risiko penyakit jantung.
  • Efek senyawa anti-inflamasi, antioksidan, hingga neuroprotektif pada bawang ini ditemukan mampu meningkatkan daya ingat meski sudah usia lanjut.
  • Bawang hitam tetap tidak dapat menggantikan obat-obatan medis dari dokter. Konsumsi sewajarnya atau konsultasikan dulu ke dokter sebelum menggunakan bawang hitam untuk mendukung pengobatan.

Bawang merah, bawang putih, dan bawang bombay merupakan jenis bawang-bawangan yang paling mudah ditemukan di pasaran. Namun, bagaimana dengan bawang hitam? Meski jarang diketahui, manfaat bawang hitam ternyata sangat banyak bagi kesehatan. Memangnya seperti apa, sih, bentuk bawang hitam itu?

Mengenal bawang hitam

Bawang hitam sebetulnya merupakan bawang putih yang difermentasi pada suhu tinggi dengan kelembapan tertentu. Nah, proses itulah yang membuat warna bawang putih jadi kehitaman. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Dibandingkan bawang putih pada umumnya, bawang hitam memiliki senyawa allicin yang lebih rendah. Allicin adalah senyawa belerang yang memberikan aroma tajam khas bawang putih.

Bagi Anda yang tidak suka aroma bawang putih segar, maka bawang hitam cocok jadi alternatif untuk Anda.

Baca Selengkapnya: Kandungan dan Manfaat Bawang Putih Bagi Kesehatan

Manfaat bawang hitam untuk kesehatan

Dilihat dari nutrisinya, bawang hitam mengandung kadar flavonoid, senyawa fenolik, dan antioksidan yang lebih banyak daripada bawang putih biasa. Maka tak heran jika bawang hitam dinilai lebih berkhasiat bagi tubuh.

Berikut manfaat bawang hitam untuk kesehatan, antara lain:

1. Mengatasi peradangan dalam tubuh

Proses fermentasi membuat senyawa bioaktif dalam bawang hitam jadi meningkat. Salah satunya, kandungan polifenolnya bisa meningkat 9,3 kali lebih banyak daripada bawang putih segar.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Kadar S-allyl-sistein juga meningkat 4,3 menjadi 6,3 kali lipat selama pemrosesan. S-allyl-sistein itu sendiri merupakan senyawa organik dalam bawang putih yang berperan dalam melindungi tubuh dari stres oksidatif dan peradangan.

2. Membantu mengendalikan gula darah

Sama seperti bawang putih segar, bawang hitam nyatanya sangat bagus dikonsumsi untuk mengatur kadar gula darah. Pasalnya, jenis bawang unik yang satu ini mampu mengatur keseimbangan insulin dalam tubuh.

Kombinasi antioksidan dan nutrisi lainnya juga membuat bawang hitam efektif menurunkan kadar trigliserida dalam darah. Tak hanya aman bagi gula darah, hal itu juga yang membuat manfaat bawang hitam cocok untuk mengendalikan berat badan Anda.

3. Menjaga kesehatan jantung

Kandungan polifenol pada bawang hitam 5 kali lebih tinggi daripada bawang putih segar. Maka tak heran jika bawang hasil fermentasi ini lebih efektif melindungi jantung Anda dari kerusakan akibat radikal bebas.

Secara bersamaan, senyawa aktif pada bawang hitam juga dapat meningkatkan kadar kolesterol baik sekaligus mengurangi konsentrasi lipoprotein aterogenik (penanda risiko penyakit arteri koroner). Pada akhirnya, risiko penyakit jantung dapat diminimalisir.

4. Meningkatkan daya ingat

Siapa sangka bahwa manfaat bawang hitam juga bisa dirasakan oleh otak Anda. Efek senyawa anti-inflamasi, antioksidan, hingga neuroprotektif pada bawang ini ditemukan mampu meningkatkan daya ingat meski sudah usia lanjut.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

The Journal of Food and Drug Analysis menduga hal ini ada kaitannya dengan kandungan antioksidan pada bawang. Antioksidan berfungsi untuk mengurangi kerusakan akibat radikal bebas dan stres oksidatif, yang pada akhirnya membantu menurunkan risiko penyakit Alzheimer.

Karena memiliki sifat anti-inflamasi, bawang putih hitam juga mampu melindungi otak dari risiko penurunan kognitif. Meskipun memang, masih diperlukan penelitian lebih lanjut guna membuktikannya.

Baca Juga: Manfaat Bawang Dayak, Cara Penggunaan, dan Efek Samping

5. Menghambat pertumbuhan tumor dan sel kanker

Menurut sebuah penelitian dalam jurnal InterchOpen tahun 2018, bawang hitam telah terbukti mencegah metastasis dan menghambat pertumbuhan tumor. Bahkan, bawang hasil fermentasi ini juga mampu meningkatkan kematian sel kanker. 

Meskipun manfaat bawang hitam sangat menakjubkan, tetap saja tidak dapat menggantikan obat-obatan medis dari dokter. Ini juga bukan berarti Anda boleh makan bawang hitam sebanyak yang Anda mau. Sebaiknya tambahkan bawang hitam ke dalam olahan masakan favorit Anda secukupnya dan rasakan sendiri khasiatnya bagi tubuh.

7 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Nutrition Research and Practice. The effects of black garlic (Allium sativum) extracts on lipid metabolism in rats fed a high fat diet. (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4317477/). Februari 2015.
Journal of Food and Drug Analysis. Black garlic: A critical review of its production, bioactivity, and application. (https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S1021949816301727). Januari 2017.

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app