Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM

Lichen Planus - Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Update terakhir: NOV 14, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.226.492 orang

Lichen planus adalah kelainan kulit yang ditandai dengan munculnya ruam yang dipicu oleh sistem kekebalan tubuh (respon imun) yang menyerang jaringan kulit. Tidak diketahui secara pasti mengapa respons imun dapat menyerang jaringan kulit dan menyebabkan munculnya ruam pada kulit. 

Tetapi beberapa faktor dinilai dapat memicu munculnya lichen planus. Faktor-faktor tersebut meliputi:

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat
  • infeksi virus
  • alergen
  • stress
  • genetika

Kadang-kadang lichen planus terjadi bersamaan dengan gangguan autoimun lainnya. Walaupun menimbulkan ketidaknyamanan, kebanyakan kasus lichen planus bukanlah kondisi yang serius. Lichen planus juga tidak menular.

Namun, ada beberapa variasi kondisi langka yang mungkin serius dan berbahaya. Kondisi ini dapat diobati dengan obat topikal (oles) dan oral (minum) untuk mengurangi gejala, atau dengan menggunakan obat-obatan yang menekan sistem kekebalan tubuh.

Apa penyebab dan faktor risiko terjadinya Lichen Planus?

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, lichen planus disebabkan oleh antibodi yang menyerang jaringan kulit yang sehat. Walaupun Lichen planus dapat dipicu oleh berbagai faktor, tetapi dokter tidak mengetahui secara pasti apa yang menyebabkan terjadinya kondisi ini.

Lichen planus dapat terjadi pada siapa saja pada usia berapa pun, tetapi ada faktor-faktor tertentu yang membuat beberapa orang lebih mungkin untuk mengembangkan kondisi tersebut. 

Lichen planus dapat terjadi pada pria dan wanita, tetapi wanita memiliki risiko dua kali lipat terserang lichen planus oral. Kondisi ini sangat jarang terjadi pada anak-anak dan Lansia. Lichen planus paling sering ditemukan pada orang berusia paruh baya.

Faktor risiko lain termasuk memiliki anggota keluarga yang pernah menderita lichen planus, memiliki penyakit virus seperti hepatitis C, atau terpapar bahan kimia tertentu yang bertindak sebagai alergen. Alergen ini dapat meliputi:

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat
  • antibiotik
  • arsenik
  • emas
  • senyawa iodida
  • diuretik
  • jenis pewarna tertentu

Gejala Lichen Planus

Beberapa gejala lichen planus yang paling umum adalah sebagai berikut:

  • Muncul benjolan berwarna keunguan pada kulit atau alat kelamin
  • Kelainan kulit yang berkembang dan menyebar ke seluruh tubuh dalam beberapa minggu atau beberapa bulan
  • Gatal di lokasi munculnya ruam
  • Lesi putih pucat di mulut, yang mungkin nyeri atau menyebabkan sensasi terbakar
  • Muncul luka lepuh
  • Adanya garis putih tipis di atas ruam

Selama beberapa minggu, lesi muncul dan menyebar. Kondisi ini biasanya sembuh dalam 6 hingga 16 bulan.

Pada kondisi yang jarang terjadi, lesi dapat muncul pada daerah selain kulit atau alat kelamin. Seperti :

  • Selaput lendir
  • Kuku
  • Kulit kepala

Apakah Lichen Planus dapat dicegah?

Lichen planus adalah kondisi yang disebabkan oleh kelainan autoimun. Hingga saat ini mencegah terjadinya lichen planus masih menjadi tantangan tersendiri bahkan bagi para ahli. 

Anda dapat mencegah terjadinya progresivitas penyakit ini dengan segera memeriksakan diri ke dokter jika Anda menemukan gejala-gejala yang mengarah pada kelainan kulit akibat lichen planus.

Bagaimana penanganan Lichen Planus?

Diagnosis Lichen Planus

Dokter atau dokter spesialis kulit dapat memberi tahu bahwa Anda memiliki Lichen planus hanya dengan melihat penampakan ruam kulit yang muncul pada tubuh Anda. Untuk mengkonfirmasi diagnosis, Anda mungkin perlu menjalani tes lebih lanjut.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Tes dapat mencakup biopsi, yang dilakukan dengan mengambil sampel kecil dari sel kulit Anda untuk dilihat di bawah mikroskop, atau tes alergi untuk mengetahui apakah Anda memiliki reaksi alergi

Jika dokter Anda mencurigai penyebab yang mendasari adalah infeksi, Anda mungkin perlu melakukan pemeriksaan untuk hepatitis C.

Pengobatan

Untuk kasus lichen planus yang ringan, Anda tidak membutuhkan perawatan khusus. Biasanya ruam akan hilang dalam beberapa minggu atau bulan.

Tidak ada obat yang dapat digunakan untuk mengobati lichen planus. Pengobatan bertujuan untuk meringankan gejala dan mengobati penyebab yang mendasarinya. Obat-obatan yang sering diresepkan meliputi:

  • retinoid, atau suplementasi vitamin A yang dapat diambil secara topikal atau oral
  • kortikosteroid yang dapat digunakan untuk mengurangi peradangan dan dapat diberikan secara topikal, oral, atau suntikan
  • antihistamin mengurangi peradangan dan mungkin sangat membantu jika ruam yang muncul dipicu oleh alergen
  • krim non-steroid diterapkan secara topikal dan dapat menekan sistem kekebalan tubuh Anda dan membantu mengatasi ruam kulit
  • terapi cahaya untuk lichen planus dengan menggunakan sinar ultraviolet

Selain pengobatan dengan intervensi medis, ada beberapa hal sederhana yang dapat Anda lakukan di rumah untuk mengurangi gejala, yaitu:

  • Tidak menggaruk ruam yang muncul
  • Meletakan kompres dingin pada ruam
  • menggunakan krim anti-gatal yang dijual bebas (OTC)

Konsultasikan dengan dengan dokter Anda sebelum menggunakan produk OTC apapun untuk memastikan obat yang Anda beli di pasaran tidak berinteraksi dengan obat yang diresepkan dokter.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit