Left Atrial Enlargement (LAE): Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Update terakhir: Mar 27, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.016.432 orang

Apakah Left Atrial Enlargement (LAE) itu?

Left Atrial Enlargement (LAE) atau pembesaran atrium kiri jantung merupakan kondisi di mana atrium kiri jantung mengalami pembesaran sehingga menyebabkan atrium kiri membengkak.

Atrium kiri merupakan salah satu dari empat ruang jantung dan terletak di bagian atas kiri dari tubuh. Atrium kiri bertugas menerima darah baru yang teroksigenasi dari paru-paru, kemudian memompa darah ke ventrikel kiri melalui katup mitral. Selanjutnya, dari ventrikel kiri, darah yang kayak oksigen tadi dipompa keluar melalui katup aorta untuk didistribusikan ke seluruh jaringan tubuh melalui sister peredaran darah.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Mengenai Left Atrial Enlargement (LAE)

Penyebab Left Atrial Enlargement (LAE)

Beberapa faktor penyebab yang dapat mempengaruhi terjadinya Left Atrial Enlargement (LAE) adalah:

  • Usia. Perubahan yang terjadi pada tubuh seiring bertambahnya usia dapat mempengaruhi ukuran atrium kiri jantung.
  • Jenis kelamin. Pria cenderung memiliki ukuran atrium kiri yang lebih besar daripada wanita.
  • Ukuran tubuh. Seringkali ukuran tubuh juga mempengaruhi ukuran atrium kiri jantung
  • Hipertensi (tekanan darah tinggi). Pembesaran atrium kiri jantung juga seringkali terjadi pada orang yang memiliki tekanan darah tinggi.
  • Disfungsi katup mitral. Pada stenosis mitral, katup mitral menyempit sehingga ventrikel kiri sulit terisi. Pada regurgitasi mitral, darah bocor dari ventrikel kiri ke atrium kiri. Pada stenosis mitral dan regurgitasi mitral, atrium kiri lebih sulit memompa darah ke ventrikel kiri sehingga terdapat peningkatan tekanan di atrium kiri dan menyebabkan pembesaran.
  • Disfungsi ventrikel kiri. Jika ada masalah dengan ventrikel kiri jantung, tekanan di atrium kiri akan meningkat untuk dapat mengisi ventrikel kiri dengan benar. Peningkatan tekanan ini dapat menyebabkan pembesaran atrium kiri jantung.
  • Fibrilasi atrium atau atrial fibrilasi. Ini adalah aritmia (detak jantung tidak teratur) yang meningkatkan risiko stroke dan gagal jantung. Dalam kondisi ini, dua atrium jantung berdenyut tidak selaras dengan dua ventrikel jantung. Fibrilasi atrium dapat terjadi sesekali, atau bisa permanen.

(baca juga: https://www.honestdocs.id/atrial-fibrilasi)

Gejala Left Atrial Enlargement (LAE)

Sebagian orang yang mengalami Left Atrial Enlargement (LAE) atau pembesaran atrium kiri jantung tidak mengalami gejala apapun. Tetapi ada beberapa tanda yang mungkin saja dapat Anda alami, antara lain: sesak napas, aritmia (detak jantung tidak normal), bengkak, sakit dada, bahkan pingsan.

Diagnosis Left Atrial Enlargement (LAE)

Left Atrial Enlargement (LAE) dapat diagnosis menggunakan ekokardiogram, yang menggunakan gelombang suara untuk mengambil gambar struktur jantung. Selain itu CT Scan dan MRI juga dapat digunakan untuk mendiagnosis pembesaran atrium kiri jantung atau Left Atrial Enlargement (LAE).

Pencegahan Left Atrial Enlargement (LAE)

Ada beberapa cara untuk menurunkan risiko terkena Left Atrial Enlargement (LAE) atau pembesaran atrium kiri jantung, yakni:

  • Mempertahankan tekanan darah tinggi dan kolesterol
  • Mengonsumsi makanan yang sehat bagi jantung (buah dan sayur)
  • Menghindari mengonsumsi alkohol dan tembakau
  • Mempertahankan gaya hidup yang aktif dan berolahraga
  • Mencoba menurunkan berat badan jika mengalami kegemukan
  • Mengurangi stress karena dapat berakibat pada detak jantung

Pengobatan Left Atrial Enlargement (LAE)

Untuk mengobati Left Atrial Enlargement (LAE) harus diperhatikan faktor-faktor penyebabnya terlebih dahulu karena tidak ada pengobatan khusus untuk mengatasi Left Atrial Enlargement (LAE).

  • Jika Left Atrial Enlargement (LAE) terjadi akibat tekanan darah tinggi, maka dapat mengonsumsi obat seperti beta-blocker, makan makanan sehat untuk jantung, membatasi asupan garam, melakukan aktivitas fisik dan mempertahankan berat badan yang sehat, membatasi alkohol, dan mengelola stress.
  • Jika Left Atrial Enlargement (LAE) terjadi akibat stenosis mitral, maka dapat mengonsumsi obat diuretik, obat antikoagulan untuk mencegah pembekuan darah, hingga penggantian katup mitral.
  • Jika Left Atrial Enlargement (LAE) terjadi akibat atrial fibrasi, maka dapat mengonsumsi obat antikoagulan untuk mengurangi risiko pembekuan darah, melakukan kardioversi, ablasi, serta penggunaan alat pacu jantung untuk detak jantung yang lambat.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit